Di Madu

Di Madu
105. Final..... episode terakhir.


__ADS_3

Aldo mematung saat pintu kamarnya terbuka dan menampilkan Kalila yang berdiri di pintu dengan pakaian yang begitu terbuka.


Kalila mencoba berjalan mendekat ke arah Aldo yang sedang mematung, walaupun gugup tapi Kalila tetap memberanikan diri untuk berjalan sampai ke suaminya.


"Kamu gak lagi kasih kode dan ngegoda suami kamu kan Lila?? ini gak lucu. "


ucap Aldo saat Kalila berada di depannya.


Kalila tersenyum dan tangannya mengulur mengusap rambut Aldo dan Aldo hanya bisa terdiam merasakan sentuhan tangan istrinya.


"Bukan menggoda tapi aku mau menjalankan kewajiban dan memberikan kamu hak sebagai suami, maaf karena kamu harus menunggu berbulan bulan dan malam ini sampai seterusnya aku akan memberikan hak kamu kalau kamu memintanya Kak. "


jelas Kalila dan Aldo langsung tersenyum lalu menggenggam tangan Kalila yang sedang mengusap pipinya.


"Jangan meminta berhenti di tengah jalan karena Kakak gak akan menghentikannya. "


ucap Aldo yang langsung menarik Kalila kedalam dekapannya lalu merebahkan tubuh Kalila di atas ranjang.


Aldo mengungkung tubuh Kalila dan saat ini Kalila sedang menatap padanya, tatapan sayang dan tatapan gugup karena Aldo merasakan nya kalau istrinya sedang gugup tapi pura pura kuat.


Aldo langsung melancarkan aksinya dengan mengawalinya sebuah ciuman bibir yang begitu menggebu, Kalila hanya bisa merespon sebisanya karena ini pengalaman awalnya.


Aldo langsung menuju intinya saat melihat wajah Kalila yang merona karena dia berhasil mencapai puncaknya, padahal Aldo hanya bermain main di inti tubuhnya tapi respon Kalila begitu di luar dugaan.


Kalila langsung mendesis saat merasakan sesuatu menembus inti tubuhnya dan Aldo langsung mencium bibir Kalila untuk mengurangi rasa sakitnya.


Kalila merasakan sakit dan perih pada intinya saat ini, Aldo langsung melanjutkan permainannya saat merasakan inti tubuh istrinya sudah menyesuaikan dengan miliknya.


Kalila merasakan sensasi berbeda saat suaminya menghentakkan miliknya, rada perih dan sakit menguar entah kemana dan Kalila merasakan rasa yang sulit di jelaskan.


Keduanya sama sama merasakan kenikmaataaan luar biasa, kamar yang tadinya hening menjadi berisik dengan suara suara desahaaan keduanya yang bersahutan, Aldo langsung mempercepat permainannya saat merasakan akan mencapai puncaknya dan aldo memenjamkan matanya saat merasakan sensasi luar biasa untuk pertama kalinya.


Kalila bahkan beberapa kali mencapai puncaknya saat aldo baru merasakan puncaknya, Aldo mencium kening dan bibir Kalila lalu melepaskan penyatuannya.

__ADS_1


Aldo merentangkan tangannya agar Kalila masuk kedalam. dekapannya dan Kalila langsung memeluk tubuh polos Aldo yang begitu wangi menurutnya padahal tubuh Aldo penih dengan peluh yang lumayan banyak.


"Makasih Kalila istri tersayangku, kamu sudah memberikan semua untuk aku, terimakasih sudah menjaganya dan Kakak yang pertama mendapatkannya, aku sayang kamu Kalila dan marilah menua bersama denganku. "


ucap Aldo dengan nada yang begitu lembutnya dan membuat Kalila bahagia karena dia baru merasakan di cintai sedalam ini oleh pria yaitu suaminya.


"Makasih juga karena Kakak sudah mencintai aku, aku juga sayang sama Kakak dan aku mau menua bersama Kakak. "


ucap Kalila dan Aldo langsung mengeratkan pelukannya pada Kalila.


Aldo begitu bersyukur mendapatkan cinta dari Kalila, awalnya Aldo takut kalau tidak bisa mencintai Kalila karena awalnya Kamelia yang di cintainya tapi Aldo berhasil mencintai Kalila dan membuka hatinya mungkin karena sama sama hidup bersama jadilah aldo jatuh cinta pada Kalila dan menganggap cinta pada Kamelia adalah sebuah obsesinya.


.


Di tempat Kamelia saat ini.....


Kamelia baru saja selesai berbagi peluh dengan suaminya, beda dengan Aldo dan Kalila yang baru saja mengawalinya, nafas Kamelia masih memburu karena pencapaian terdahsyatnya.


Adit sampai merendam semua nafsunya karena takut Kamelia dan kandungannya kenapa napa, entah apa yang di makan istrinya itu karena tiba tiba Kamelia berubah menjadi agresif bahkan permainan malam ini Kamelia yang memimpin, tubuh Adit yang lelah setelah seharin aktifitas membuat dia menikmati service dari istrinya itu.


"Ada apa dengan kamu Sayang?? malam ini sangat agresif dan sangat menggebu sekali?? "


tanya Adit saat merasakan deru nafas istrinya yang sudah kembali tenang.


"Entah kenapa Mas dengan aku, tiba tiba menginginkan kamu dan ingin lebih dari biasanya, bawaan Babby kita kayanya Mas semua ini. "


jawab Kamelia dan Adit langsung tertawa mendengarnya karena istrinya itu memberikan jawaban seperti menuduh pada calon Babby nya.


"Gak masalah buat Mas dan hanya takut menyakiti Babby kita kalau kamu agresif seperti itu, Mas senang dengan semua yang kamu lakukan tapi redam sedikit yaa kasihan Babby kita takut kenapa napa. "


jelas Adit dengan nada lembutnya dan penuh hati hati karena takut menyinggung istrinya.


Adit gak mau membuat Kamelia tersinggung karena mood ibu hamil sangat dahsyat, bisa tiba tiba baik pake banget, lemah lembut juga pake banget, tapi kalau marah dan juteknya banget sekali karena membuat Adit ketar ketir untuk merayunya kembali.

__ADS_1


"Iya Mas dan aku akan ingat pesan kamu, lagian Babby nya udah masuk mau ke bulan delapan jadi gak terlalu beresiko juga kan. "


ucap kamelia dan adit mengiyakannya.


"Mas Adit makasih buat semua yang telah kamu berikan buat aku, walaupun di awal kita tidak memiliki perasaan apapun dan kita di jodohkan, aku bahkan statusnya DIMADU oleh kamu, tapi aku bahagia karena saat ini kamu seutuhnya untuk aku dan aku sangat mencintai kamu Mas Adit. "


jelas Kamelia dengan nada lembutnya dan membuat Adit tersenyum lalu mencium puncak kepala istrinya penuh sayang.


"Mas juga makasih karena kamu menerima pernikahan ini, Mas juga berterimakasih karena kamu mau bertahan walaupun kamu jadi istri kedua dan statusnya DIMADU, kamu adalah cahaya di hidup Mas yang begitu penuh kebodohan dan dengan mudahnya di tipu oleh wanita, Mas juga sangat mencintai kamu istriku Kamelia, mari kita jalani pernikahan ini sampai menua nanti dan sampai maut memisahkan kita, kita sambut kebahagiaaan terbesar kita sebentar lagi untuk melengkapi pernikahan ini, calon buah hati kita dan buah cinta kita. "


jawab adit dan membuat kamelia langsung mengeratkan pelukannya membuat Adit langsung membalas pelukannya.


.


.


.


.


TAMAT.


Hai kakak kakak semuanya, makasih karena sudah mengikuti ceritanya dari awal hingga akhir, maaf kalau ceritanya tidak sesuai dengan ekspestasi kalian yaa dan tselalu setia mengikuti cerita cerita saya yang lainnya.


semoga kakak kakak semua di limpahi kebahagiaan, rezeki yang banyak juga halal dan di berikan kesehatan agar selalu mengikuti ceritanya.


maaf karena ceritanya di tamatkan karena episode nya sudah sangat melar sekali sampai seratus lebih dan itu pencapaian saya yang sangat luar biasa.


oh iya sampai lupa, makasih untuk kakak kakak yang memberikan LIKE, KOMENTAR, VOUTE, HADIAH dan menyimpannya di pavorite, semoga kebaikan kakak kakak semua di balas oleh yang diatas.


salam sayang dari saya author JENY CHAN, jangan lupa jaga kesehatannya yaa, nantikan cerita cerita saya selanjutnya.


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2