Di Madu

Di Madu
54. Kamelia yang marah


__ADS_3

Aldo yang sudah tahu alamat rumah Kalila dari KTP pun akhirnya mengendarai mobilnya menuju rumah Kalila, Kalila hanya diam dan tidak memperdulikan kemana Aldo membawanya.


Perjalanan beberapa menit akhirnya mobil yang di kendarai Aldo tiba di kediaman Kalila, Aldo langsung keluar dari mobil untuk membantu Kalila keluar dari mobil.


Mamanya Kalila yang mendengar suara keributan di luar rumah pun langsung keluar dan alangkah kagetnya saat melihat putrinya menangis lalu sedang berdebat dengan pemuda.


"Lila kamu kenapa Sayang?? "


Tanya sang Mama sambil menghampiri putrinya.


"Mama.....sakit, hikss.....hikss......."


Jawab Kalila dengan tangisnya dan Mamanya langsung membantu membawa Kalila masuk kedalam rumah.


"Ada apa sama kamu Sayang?? Kenapa bisa luka luka gini sih??, baru juga sehari pakai motor. "


Tanya Mamanya lagi saat Kalila duduk di sofa di ruang tamu.


"Maaf Tante, ini semua salah saya yang menyerempet Kalila tadi dan Kalila jadi luka luka. "


Ucap Aldo dan Mamanya Kalila baru sadar kalau ada orang lain di ruang tamu nya.


"kamu bilang menyerempet, ini tuh di tabrak tau. "


Sewot Kalila yang tidak menerima dengan ucapan Aldo.


"Lila gak baik berbicara seperti itu. "


Ucap mamanya yang mengingatkan ucapan putrinya.


"Tante saya akan bertanggung jawab sampai Kalila sembuh total, motornya besok saya ganti baru. "


Ucap Aldo dan mamanya Kalila mengiyakannya.


"Dengan kamu bertanggung jawab sudah Tante percaya, kedepannya kamu juga berhati hati lah kalau mengendarai kendaraan. "


Ucap Mamanya Kalila dan Aldo mengiyakannya.


"Terimakasih untuk kepercayaannya, Saya pamit pulang Tante dan besok saya akan datang membawa motor pengganti untuk Kalila. "


Pamit Aldo dan Mamanya Kalila menganggukkan kepalanya.


Setelah kepulangan Aldo, Kalila berjalan tertatih menuju kamarnya, karena mamanya sedang mengantarkan Aldo keluar rumah.


.


.


Di kantor Kamelia saat ini........


Kamelia langsung mengerjakan pekerjaannya saat kembali dari makan siang, Bunga juga kembali ke meja keerjanya dan Kamelia langsung fokus dengan pekerjaannya.

__ADS_1


Handphone Kamelia ternyata masih di Adit dan lupa tadi untuk di ambil, bagi Kamelia handphone tidak terlalu penting karena saat bekerja juga jarang memegang handphone.


"Lia kamu ini aku hubungi gak angkat terus deh, Pak Danil hari ini gak masuk dan minta semua berkas di simpan di ruangannya. "


Ucap Bunga yang langsung nyelonong masuk kedalam ruangan Kamelia.


"Kamu lupa yaah, handphone aku masih di Adit dan lupa gak di ambil tadi. "


Jawab Kamelia yang tetap fokus dengan layar monitornya.


"Astaga Lia, kamu ini santai sekali sih dan handphone itu penting tau. "


Heran Bunga dan Kamelia hanya menghela nafasnya.


"Bunga aku sibuk jangan recokin dulu yaa. "


Ucap Kamelia dan Bunga langsung melototkan matanya lalu mengerucutkan bibirnya sambil berjalan menuju pintu untuk keluar ruangan.


Kamelia hanya tersenyum dan kembali mengerjakan pekerjaannya yang lumayan banyak, Kamelia memang tipekal yang selalu mengutamakan pekerjaannya dahulu barulah santai kalau semua sudah di zona aman.


Hanya dua jam pekerjaan Kamelia yang menggunung pun akhirnya selesai sebagian, hanya pekerjaann yang perlu tanda tangan Atasannya yang di dahulukan oleh Kamelia.


"Akhirnya berkas Pak Danil selesai dan sisanya bisa besok di kerjakannya. "


Gumam Kamelia setelah selesai mengerjakan pekerjaannya.


Kamelia merapihkan meja nya sambil menunggu berkas yang sedang di print out, Kamelia menghela nafasnya saat mengingat bagaimana posesif nya Adit padanya, Kamelia malah takut terjerat dan tidak bisa bergerak bebas kalau Adit terus saja posesif padanya.


Gumam Kamelia yang mengingat kejadian siang tadi saat di restoran.


Kamelia menyelesaikan pekerjaannya tepat pukul empat sore, Kamelia langsung merapihkan meja dan akan bersiap untuk pulang, Kamelia tidak mengambil jam lembur dan memilih pulang semenjak menikah dengan Adit.


Mengenai laporan pernikahannya, Kamelia akan melaporkan ke pihak HRD setelah berkas resmi pernikahannya sudah ada dari KUA.


Kamelia tersenyum saat melihat Bunga datang ke ruangannya lalu duduk di hadapannya, Kamelia terus memperhatikan gerak gerik Bunga yang terlihat ingin mengatakan sesuatu.


"Lia kerjaan aku boleh besok gak di berikannya?? Belum beres soalnya. "


Tanya Bunga dan membuat kamelia tertawa mendengar ucapan sahabatnya itu.


"Besok saja Bunga, aku juga baru menyelesaikan berkas Acc pak Danil jadi aman. "


Jawab Kamelia dan membuat Bunga tersenyum senang.


"Ayo pulang Lia dan gak usah lembur, Pak Danil besok kan kembalinya. "


Ajak Bunga dan Kamelia menyetujuinya.


Kamelia langsung memeriksa meja kerja dan juga laci meja kerjanya, di rasa aman semua akhirnya Kamelia beranjak untuk membawa tas selempang juga tas kerjanya.


Keduanya langsung mengisi absensi pulang lalu segera keluar dari area Bank, ternyata Adit sudah menunggunya dan langsung di hampiri oleh Kamelia.

__ADS_1


"Mas Adit Sudah lama nunggunya?? "


Tanya Kamelia saat masuk kedalam mobil setelah berpamitan dengan Bunga.


"Lima menitan laah, kita ke rumah kamu yaa sayang. "


Jawab Adit sambil melajukan mobilnya menuju kediaman orang tua Kamelia.


"Ada perlu memang pulang ke rumah Mama aku Mas?? "


Tanya Kamelia yang merasa aneh karena suaminya mengajak ke rumah orang tua nya.


"Tadi Kalila nelphone minta di jemput, saat Mas jemput ternyata ngabarin udah di rumah, Mas nanya ada apa?? Lila bilang dia kecelakaan di tabrak orang. "


Jawab Adit dan membuat Kamelia melototkan matanya.


"Kok bisa kecelakaan sih?? "


Tanya Kamelia dan Adit menggelengkan kepalanya.


"Mas gak sempat nanya banyak kerjaan, sekarang kita kesana dan tanyakan ada apa?? "


Jawab Adit dan Kamelia menganggukkan kepalanya.


Kamelia meminta handphone nya dan langsung menghubungi Kalila namun tidak ada jawaban membuat Kamelia kesal dan menatap kesal juga ke arah suaminya.


"Makanya jangan sita handphone aku, jadinya ada masalah penting aku gak tahu kan. "


Kesal Kamelia dan Adit langsung terdiam karena dia baru pertama melihat istrinya marah.


"Maafkan Mas yaa, jangan marah dan Mas janji gak akan ulangi lagi Sayang. "


Ucap Adit dan Kamelia langsung memalingkan wajahnya karena kesal pada Suaminya.


Adit hanya bisa diam saja karena dia takut Kamelia akan marah lebih parah kalau dia berbicara kembali, Kamelia sendiri memilih diam karena takut semakin kesal kalau berbicara pada suaminya, tiba di rumahnya. Kamelia langsung keluar dari mobil dan meninggalkan Adit yang tertegun dengan sikap Kamelia padanya.


"Astaga istriku mengerikan sekali kalau sedang marah, baru kali ini Kamelia marah. "


gumam Adit dalam hatinya sambil menatap istrinya yang memasuki rumah Mama mertuanya.


Kamelia langsung masuk kedalam rumah dan langsung masuk setelah mengucapkan salam, Mamanya langsung tersenyum saat Kamelia mencium tangannya.


"Bagaimana keadaan Lila?? "


Tanya Kamelia saat setelah mencium tangan Mamanya.


Mamanya Kamelia akan menjawab namun suara salam Adit membuyarkannya dan memilih menjawab salam Sang menantu.


.


.

__ADS_1


Bersambung........


__ADS_2