Di Nikahi Pria Beristri

Di Nikahi Pria Beristri
Bab 99


__ADS_3

"Maafkan aku Bu, ma, sebenarnya waktu itu aku bermaksud untuk memberi kejutan saat aku mengundang kalian makan malam/syukuran kecil kecilan waktu itu, tapi keburu mas Arya kecelakaan jadi aku mengurungkan niatku untuk mengatakan nya, karna aku sudah berjanji pada diriku sendiri bahwa orang pertama yang akan mengetahui tentang kehamilan ku ini adalah mas Arya, dan saat kemarin mas Arya sadar, aku langsung memberi tahunya,,, sekali lagi maafkan aku, aku harap kalian dapat mengerti..."


dinda mendekat pada sang sahabat sekaligus adik iparnya itu,,,


"Amel, kami sangat mengerti apa maksud mu, dan kami turut bahagia dengan berita ini, selamat atas kehamilan mu, maaf kami tidak bisa memberikan apa-apa kecuali ucapan selamat yang tulus dari hati kami" ( ucap nya seraya tersenyum )


"Terima Dinda, kau adalah sahabat ku yang terbaik, juga Kaka ipar ku satu-satunya yang paling aku sayangi " ujar Amel yang langsung memeluk Dinda dengan penuh kasih sayang, semua orang tersenyum bahagia melihat adegan mengharukan itu,,,,


Riko, Julian dan Lily yang kebetulan juga baru tiba, mereka juga turut berbahagia untuk berita tentang kehamilan Amel, dan Arya juga telah di nyatakan sembuh oleh dokter, hanya tinggal menunggu beberapa hari untuk ia benar-benar memulihkan keadaan nya, setelah itu baru bisa pulang


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


4 TAHUN KEMUDIAN....

__ADS_1


Sebuah keluarga kecil yang kini tengah berkumpul dan berbahagia,,,


saat ini Arya bersama anak dan istri nya tengah berada di villa keluarga Mahessa yang terletak di daerah Kota B, mereka tengah manikmati liburan panjang setelah beberapa lama telah menghabiskan waktu dengan banyak pekerjaan yang begitu menguras tenaga dan pikiran...


Saat ini Amel tengah sibuk di dapur untuk menyiapkan makan malam mereka, sebenarnya Arya sudah menyarankan agar sebaiknya membiarkan pelayanan yang melakukan nya, karena setiap villa milik keluarga Mahessa, memiliki Dua orang pelayan dan dua orang satpam yang menjaganya/mengurusnya


Namun bukan Amel namanya kalau ia mematuhi perintah suaminya dan hanya berdiam diri tanpa melakukan apapun,


"Mama,,, mama,,, mama,,," teriak Renata putri kecil Amel dan Arya yang kini sudah berusia 3 tahun 3 bulan,


"Mama, Nata pingin makan, nata laper mama" Adu Renata dengan bahasa cadel nya


"Oh,,, kasian sekali putri mama, kalau begitu nata tunggu sebentar ya, mama akan buatkan sup kesukaan Nata"

__ADS_1


"Oke mama,,, kalau gitu nata mau main sama Abang dulu ya, sambil nunggu mama masak sup buat nata"


"Oke sayang, main nya baik-baik sama Abang yaaa". Ucap Amel dengan setengah berteriak karena Renata sudah berlari menjauh


Renata amera,, Janin yang dulu berada dalam kandungan Amel, sekarang telah tumbuh menjadi gadis kecil yang sangat cantik, lucu dan menggemaskan,,, Kini Renata sudah berusia 3 tahun 3 bulan, ia tumbuh dan berkembang menjadi anak yang cerdas dan memiliki kepintaran yang luar biasa yang jarang di dapati pada anak manapun yang se usianya,


Renata sangat sensitif dengan hal yang berbau masakan/makan, ia akan cepat bereaksi jika setiap kali sang mama sedang memasak di dapur,,,, Entah kenapa Renata termasuk anak yang suka makan, namun ia juga tidak sembarangan dalam memilih makanan nya, ia sangat mengerti makanan apa yang bisa ia makan dan makanan mana yang harus di jauhinya,


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2