Di Nikahi Pria Beristri

Di Nikahi Pria Beristri
Bab 61


__ADS_3

"Sejak kapan Kaka ku yang tampan nya kebangetan ini bisa ngomong kangen sama adik-adik nya...??? tanya Alya yang meragukan alasan Kaka nya yang tidak biasa itu


"Ya sejak sekarang lah" sahut Arya spontan


Nyonya Rani memperhatikan wajah putra sulung nya itu dengan sangat jelas, benar yang di katakan oleh Putri nya Alya, kedatangan Arya kali ini memang terlihat tidak biasa, wajah nya yang terlihat bahagia dan berseri...


"Ar,,, apa ada sesuatu yang ingin kau katakan....??? tanya sang mama


"Emm,,, gak, gak kok ma...,!! ucap Arya yang masih merasa ragu untuk menyampaikan yang sebenarnya pada sang mama


"Arya, mama sangat faham betul dengan sifat mu, kamu tidak bisa membohongi mama, bahkan adik-adik mu pun dapat melihat dengan jelas bahwa saat ini kau tengah bahagia,, tidak kah kau berniat membagi kebahagiaan itu dengan kami,,,??? ucap sang mama yang sengaja memancing Arya


"Emm,,, sebenarnya... ma, apa Arya boleh bertanya sesuatu pada mama...???


"Tanyakan saja, jika mama punya jawaban nya, mama akan menjawabnya " sahut nyonya Rani


Arya duduk semakin dekat dengan sang mama, Nyonya Rika merasakan sesuatu yang tidak biasa terjadi dengan putra nya, tidak biasanya Arya bersikap serius seperti saat ini jika bukan menyangkut hal yang penting


"Ma, jika suatu hari aku membawa Amel dan putra kami kembali, apa mama akan menerima nya lagi...??? tanya Arya yang tiba-tiba membuat nyonya Rani terdiam


untuk beberapa saat Arya menjadi merasa was-was dengan sikap diam mama nya, Arya takut keluarga nya akan membenci Amel setelah kejadian tiga tahun nya lalu...


"Arya,,, " ucap Nyonya Rani yang meraih tangan sang putra dan memandangi wajah nya dengan ekspresi yang datar namun penuh kasih sayang, seketika Arya semakin merasa cemas dengan sikap mama nya yang terlihat menakutkan baginya,,, sesaat kemudian...


"Apa kau yakin akan membawa Amel dan anak kalian kembali...??? tanya Nyonya Rani


"Iya ma" sahut Arya dengan penuh keyakinan


"Arya,,, mama hanya minta satu hal padamu, jangan menyakiti dirimu sendiri dengan mengatakan yang tidak mungkin, sudah cukup selama ini kamu menderita nak,,, sadarlah, Amel sudah pergi jauh, mungkin sekarang dia sudah bahagia bersama keluarga baru nya"


"Ma,,,, aku mengatakan yang sebenarnya " sangkal Arya karna sang mama yang menganggap ucapan nya hanya sebuah omong kosong

__ADS_1


Nyonya Rani memandang Arya dengan tatapan prihatin, begitu juga dengan Alya dan Arsya yang beranggapan sama dengan sang mama,,,.


"Arya,,, jangan katakan apapun lagi, sekarang pergilah tidur, malam sudah semakin larut, besok pagi kita akan bicara lagi, mungkin papamu sekarang juga sudah tidur" ucap Nyonya Rani yang langsung berdiri meninggalkan ketiga anak-anak nya itu ...


"Kak, kami juga balik kekamar ya, Kaka istirahat lah lebih awal dan tenangkan pikiran Kaka,,, sampai ketemu lagi besok pagi,,, selamat malam ka" ucap Alya


"selamat malam ka, mimpi indah ya, kita ke kamar duluan" sahut Arsya si adik bontot


Arya membuang nafas gusar setelah melihat satu persatu mama dan adik-adiknya meninggalkan ia sendiri di ruang keluarga, satu pun dari mereka tak ada yang mempercayai ucapan Arya bahwa ia akan membawa Amel kembali bersama nya,,, bukan tanpa alasan,,,, semenjak kepergian Amel Arya sempat mengalami depresi dan selalu berhalusinasi akan membawa Amel dan putranya kembali bersamanya, itu sebab nya Nyonya Rani meragukan kata-kata putra nya itu,


Setelah berfikir sejenak, Arya memilih kembali kerumah nya tanpa pamit dan membatalkan niat nya untuk menginap di rumah orang tua nya malam itu ....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Keesokan hari nya...


Sepasang insan manusia yang masih betah berada di bawah selimut, keduanya sama-sama terlelap di alam mimpi,,, tiba-tiba sepasang mata dari salah satu Nya baru saja terjaga,,,,


"Di mana aku...??? tanyanya pada diri sendirilah


Julian mengangkat wajah nya dan melihat seorang wanita muda yang saat ini berada dalam pelukan nya, ia menyadari bahwa tak ada sehelai benang pun yang menutupi tubuh mereka berdua


"Lily,,,,??? apa yang terjadi, mengapa... mengapa ....??? ucap Julian sembari memegang kepalanya dan berusaha mengingat kejadian semalam,


Flashback on


saat Lily akan melangkah pergi keluar dari kamar Julian, tiba-tiba dari arah belakang sepasang tangan kekar melingkar di pinggang nya dan langsung mencumbui nya dengan beringas,,,


"Ka, ka juki apa yang Kaka lakukan, lepas ka, lepaskan,,,," ucap Lily yang berusaha memberontak


Namun bukan nya melepas, Julian malah semakin menggila, di angkatnya tubuh ramping Lily dan di lempar nya begitu saja ke atas tempat tidur,,, dengan tatapan penuh nafsu, Julian terus mencumbui Lily tanpa ampun, ia benar-benar tidak memberi kesempatan sedikit pun untuk Lily bisa bernafas walau sejenak,

__ADS_1


( Sisanya bayangin sendiri ya guys, soalnya gak bisa jelasin, takut kena pelanggaran 😅🤭 )


Flashback off


tiba-tiba Lily terbangun dan tersadar dengan apa yang terjadi


"Aakhhhh,,,, " teriak Lily spontan membuat Julian terkejut dan membungkam mulut lily dengan telapak tangan nya


"Ka, ka Juki,,, Ki kita,,,??? ucap Lily yang terlihat gemetar saat mendapati tubuhnya dan Julian sama² tak menggunakan sehelai benang pun


"Lily,,, tenang kan dirimu,,, aku, aku minta maaf,, aku tidak bermaksud melakukan itu semua padamu, kemarin aku benar-benar tidak sadar, aku terlalu banyak minum hingga tanpa sadar aku telah melakukan hal yang tidak senonoh padamu " ucap Julian dengan penuh penyesalan


"Hiks hiks,,, la lalu sekarang ba bagai mana ka, a aku, aku,,,, hiks " ucap Lily terbata di sertai dengan Isak tangis nya


"Lily, tenang lah, aku akan bertanggung jawab atas apa yang sudah aku lakukan terhadap mu, aku akan menikahi mu" ucap Julian tanpa berpikir panjang


"Tapi ka, kita...?!!


"Kau tidak perlu khawatir, nanti malam aku akan datang pada orang tua mu untuk melamar mu secara resmi" sahut Julian sebelum Lily menyelesaikan ucapannya


"Ka Juki, bukan itu masalah nya,,," sangkal Lily


Julian mengerutkan keningnya saat mendengar ucapan Lily "Apa maksud mu...??? tanya nya


"Ka, aku Lily dan aku adalah sahabat adik mu, bagai mana mungkin kita bisa menikah, Bahkan mungkin ini terlalu mendadak, juga hubungan di antara kita tidak lebih hanya sebatas adik dan Kaka,,,, tapi, tapi kau dan aku sudah...!!!


"Lily aku mengerti maksud mu, tapi bagai mana pun aku sudah terlanjur merenggut kesucian mu, aku bukan pria bajingan yang akan lari dari tanggung jawab setelah apa yang ku perbuat pada mu,,,, sekarang tidak ada pilihan lain, aku akan menikahi mu secepat nya, sebaiknya kau bersihkan dulu dirimu dan aku akan mengantarmu pulang " ucap Julian tegas


.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2