Di Nikahi Pria Beristri

Di Nikahi Pria Beristri
Bab 51


__ADS_3

setelah beberapa saat, amel dan Arya memutuskan untuk kembali masuk ke restoran dan melanjutkan makan siang mereka yang sempat tertunda, keduanya berjalan dengan masing-masing arah, amel kembali ke tempat di mana julian sudah menunggu nya begitu juga dengan Arya yang kembali menyusul riko yang sudah menunggunya sejak tadi....


Riko dapat melihat dengan jelas bahwa ada yang berbeda dengan sahabat sekaligus atasan nya itu,


"Weii,,, kayanya itu muka bersinar banget, gak kaya sebelum nya...?!! " ucap riko yang penasaran tentang apa yang terjadi dengan sahabat nya itu


Arya tidak mengucap sepatah katapun, dia hanya menanggapi ucapan riko dengan senyuman...


"Pak bos, kalau punya kabar gembira jangan lupa bagi-bagi dong, jangan main rahasiaan sendiri aja" goda riko lagi


"Tidak ada yang terjadi,,, nanti sore aku akan bertemu dengan rey, amel sudah memberi kita ijin untuk menemuinya" ucap Arya


"Rey,,,??? maksud mu,..??? tanya riko


" Reyhan amera, putra ku dan amel" Jawab singkat Arya


"Woww,,, " ucap riko yang menanggapi dengan senyuman jahil nya...


di sisi lain...


"Mel,,, apa terjadi sesuatu, katakan padaku apa Arya menyakiti mu...??? tanya julian saat amel baru saja tiba

__ADS_1


" tidak ka, mas Arya hanya meminta ijin pada ku untuk bertemu dengan rey. " jawab amel sembari melanjutkan makan nya


"lalu, kau mengijinkan nya...???


Amel meletakkan kembali pisau garpu yang sudah ia pegang sebelumnya...


" Ka, aku pikir aku tidak berhak melarangnya untuk menemui rey, bagai mana pun dia ayah kandung rey, dan rey juga berhak mengenal ayah nya, selama ini rey tidak pernah mendapatkan kasih sayang tulus dari papanya secara langsung dan kali ini aku tidak akan menghentikan nya lagi"


julian tersenyum getir menanggapi ucapan amel,,, ( ku pikir selama ini aku sudah mengisi hati rey dan memberinya kasih sayang layaknya seorang ayah, ) gumam julian dalam hati


"amel, apapun yang menjadi keputusan mu, aku akan selalu ada untuk mu dan ret, aku akan selalu mendukung kalian, jangan khawatir, jika Arya mengancamu atau menyakiti mu, jangan sungkan untuk mengatakan padaku, aku akan melindungi kalian"


amel tersenyum menanggapi ucapan julian,, "Hemm,,, ka juki tenang saja, mas Arya tidak akan berani menyakitiku atau pun rey"


"Hehee,,, bukan apa-apa, sebaiknya aku segera kembali ke kantor, jam makan siang hari ini sudah habis, dan hari ini adalah hari pertama aku di kantor, aku tidak mau membuat citra ku menjadi buruk" ucap amel dengan senyuman yang menyertai di wajah nya


"Huhhh,,, baik lah, aku akan mengantar mu" sahut julian


Keduanya pun berjalan meninggalkan restoran itu, riko memandang penuh selidik pada Arya yang sejak yadi melihat amel tanpa mengalihkan pandangan nya,


"Ekhhmmm" riko berdehem

__ADS_1


"Apa sih lu...??? sahut Arya kesal


" bilang aja kamu cemburu " sahut riko


"Siapa juga yang cemburu,,, lagian gak akan ada yang bisa merebut apa yang yang sudah menjadi milik ku" sahut Arya dengan penuh percaya diri


"Percaya diri amat lu bro...?!!! ucap riko yang meragukan Arya


" kau jangan meremehkan ku, gini-gini amel masih mencintaiku"


"Woi bro,,, kalau mimpi jangan ketinggian, memangnya kau yakin masih ada cinta di hati amel untuk mu...??? tanya riko yang masih tak mengerti, sebab itu tidak mengetahui apa yang sebenarnya sudah terjadi antara bos dan wanitanya itu


" Hhmm, aku hanya menebak saja, tapi aku rasa apa yang ku pikirkan memang benar, buktinya amel menambahkan gabungan nama ku dan nama nya di belakang nama putra Kami" sahut Arya yang mencoba beralasan


"Gabungan nama...??? tanya riko


" Ya,,, amera,,, amel dan Arya" jawab Arya singkat


.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2