
Di 'RS Medika GM'
"Dok, bagaimana keadaan suami dan anak saya dok, mereka baik-baik saja kan dok... hiks". ( Amel yang berucap di sela Isak tangis nya )
"Nyonya, putra anda baik-baik saja, tidak ada yang serius dari lukanya, ia hanya mengalami benturan kecil di kepalanya dan kami sidah menanganinya, tapi suami anda....
"Suami saya kenapa dok,,, katakan suami saya kenapa....Hiks,, Huhhhuuu. "
"Suami anda mengalami pendarahan yang cukup parah di bagian otaknya hingga beliau saat ini sedang koma"
Bagai tersambar petir di siang hari, Amel seketika rubuh dan tak berdaya setelah mendengar penjelasan dari dokter, Bu warsih berusaha untuk menenangkan putrinya, tak berselang lama kedua orang tua Arya dan adik kembar nya pun juga tiba di RS tersebut,
__ADS_1
Nyonya Rani yang berlari ke arah Amel dan Bu Warsih, ia pun tak kuasa menahan air mata saat mendengar kabar bahwa putra sulung dan cucu kesayangan nya telah mengalami kecelakaan, Semua orang yang ada di sana ikut menangis setelah mengetahui bahwa Arya tengah koma, namun tidak dengan tuan Adi, beliau hanya diam dan tak banyak bicara sejak tiba di rumah sakit itu,. Meski dalam hatinya merasakan kesedihan yang teramat dalam, namun ia masih dapat berfikir jernih layaknya orang dewasa/tua...
Ia berjalan menghampiri istri dan menantunya,,, "Ma, Amel, berhentilah menangis, jika Arya melihat kalian seperti ini, dia akan semakin sedih, sekarang yang kita perlukan hanyalah berdo'a untuk kesembuhan nya"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah beberapa saat dokter pun memberikan ijin untuk menjenguk pasien, Bu Warsih, Feliks dan Dinda memilih untuk melihat Rey terlebih dahulu begitu juga dengan Arsya dan Alya, Mereka hanya ingin memberi ruang pada Amel dan kedua mertuanya untuk melihat keadaan Arya, bagai manapun mereka juga tak bisa masuk sekaligus karna itu akan mengganggu ketenangan pasien....
Amel merasa lemas dan tak mampu berkata-kata saat melihat begitu banyak alat penunjang kehidupan yang menempel di tubuh sang suami , air mata yang semula mereda kini Kembali tumpah tak terbendung, nyonya Rani segera membawa sang menantu kedalam pelukan nya, walau sebenarnya sebagai seorang ibu ia adalah orang pertama yang paling merasakan sakit dan kesedihan atas semua yang terjadi pada putra dan cucunya,
Beberapa saat kemudian... beberapa orang polisi yang datang dan mengetuk pintu kamar pasien.... "Permisi, bisa bicara dengan keluarga pasien atas nama Arya Mahessa...??? ucap salah satu polisi
__ADS_1
tuan Adi pun mengangguk dan ikut untuk bicara dengan beberapa anggota kepolisian itu,,,. "Saya ayah dari pasien atas nama Arya Mahessa" ucap tuan Adi memperkenalkan diri
"Baiklah tuan, kami sudah menyelidiki kejadian sebelumnya, dan menurut dugaan kami sementara, ini semua terjadi murni karna kecelakaan semata"
"Mohon maaf sebelumnya pak, apa bapak yakin tidak ada yang mencurigakan di balik terjadi nya kecelakaan putra dan cucu saya...??? tanya tuan Adi yang belum yakin dengan pernyataan dari pihak kepolisian
"Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kami belum bisa meyakini itu, karna berdasarkan saksi mata dan juga bukti rekaman cctv Lampu merah, sepertinya mobil yang menabrak mobil tuan Arya itu tengah mengalami rem blong, sehingga membuat si pengemudi tak mampu mengendalikan nya, tapi anda tidak perlu khawatir, karna penyelidikan ini masih akan tetap berlanjut"
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG