
Hari-hari berlalu begitu cepat,,,
kini Amel dan Arya sudah kembali berkumpul dan hidup dalam satu atap bersama dengan putra mereka,,,
Hari ini Arya dan Amel berencana akan ziarah ke makam almarhum Nisa, karna sejak kembali nya Amel dari luar negri, ia tidak pernah berkunjung ke tempat peristirahatan terakhir madu nya itu, yang sudah ia anggap sebagai kakak nya sendiri...
"Sayang, apa sebaiknya Rey kita titip di rumah mama dulu...? tanya Arya pada Amel
"Biarkan dia ikut mas,,, aku ingin memperkenalkan Rey pada mbak Nisa,,, kalau saja dia tau sekarang Rey sudah besar, dia pasti sangat senang" ucap Amel dengan suara yang sendu,,,
kenangan di masa lalu yang ia lewati selama bersama Nisa, kembali berputar di benak nya,,, Amel Ingat bagai mana Nisa yang memperlakukan nya dengan sangat baik dan rela mengorbankan kebahagian nya demi agar Arya dan Amel menikah,,,
Amel mengakui kebodohan nya sendiri, bisa-bisa nya ia merasa iri dengan Nisa yang jelas-jelas telah berkorban banyak demi dirinya dan Arya,,,,
"Sayang,,," panggil Arya pada sang istri yang terlihat bengong.
"Eemm,,, iya mas, kenapa...??? tanya Amel yang tersadar
__ADS_1
"Kenapa...??? apa kau baik-baik saja...? tanya Arya
"Hmm.... Iya mas, aku baik-baik saja, aku hanya teringat dengan mbak Nisa, bahkan aku belum sempat meminta maaf dengan nya, aku sudah banyak merepotkan nya semasa hidup, bahkan dia telah berkorban banyak untuk ku, tapi....
"Sudahlah sayang, Yang lalu biarlah berlalu, mas yakin Nisa sudah memaafkan mu,.. lagi pula kamu tidak salah apa-apa,,, sekarang lebih baik kita melupakan masa lalu dan fokus pada kehidupan kita hari ini dan ke depan nya,,,"
"Iya mas,,,," sahut Amel singkat,,,.
Selama perjalanan, Rey merasa bosan karna sejak tadi ia tak tau kemana arah dan tujuan mereka,,,. karna memang kebetulan dari rumah Arya menuju pemakaman cukup jauh dan memakan waktu,,,,
"kita akan ke makam mama Nisa sayang,,," ucap Amel menanggapi Rey
"Mama Nica ...??? ( tanya Rey yang bingung karna baru pertama Kali mendengar nama itu )
"Iya sayang, dia istri papa kamu jadi dia adalah mama kamu juga" ucap Amel yang menjelaskan pada sang putra walau pun ia tau kalau Rey mungkin masih belum mengerti tentang hal itu
"Kalau dia mama Ley juga, kenapa dia tidak tinggal dengan Ley, papa dan mama...??? tanya Rey dengan polos nya
__ADS_1
Amel tersenyum hangat menanggapi pertanyaan Rey, sementara Arya hanya menjadi pendengar dan tetap fokus menyetir. "Sayang,,, mama Nisa sekarang sudah di surga, dia tidak bisa tinggal sama-sama kita lagi,,, tapi dia masih bisa melihat kita, terutama Rey" ucap Amel seraya tersenyum
"Mama,,, culga itu apa...??? tanya Rey dengan kepolosan nya yang membuat Amel dan Arya merasa gemas mendengar pertanyaan nya.... tepat di saat itu mereka juga telah tiba di pemakaman umum tempat di mana alm Nisa di semayamkan
.......................
"Nanti saat Rey sudah dewasa, Rey akan tau apa itu surga,,, sekarang sebaiknya kita turun, karna kita sudah sampai, dan mama Nisa sudah menunggu kita di rumah nya " ucap Amel yang membuat Rey kebingungan saat melihat tidak ada perumahan sama sekali di depan mereka...
"Lumah...??? apa kita halus jalan kaki untuk sampai lumah mama nica...??? tanya Rey lagi
.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1