
Beberapa saat kemudian....
"Sayang, di mana anak-anak...??? tanya Arya saat melihat sang istri yang tengah sibuk menata makanan di atas meja
"Tadi nata bilang dia ingin main dengan Abang nya, coba mas cek gih di taman belakang, sekalian panggil kesini biar bisa makan bareng mumpung masih hangat"
"Oke,,," sahut Arya singkat
Di taman belakang, terlihat dua bocah beda usia tengah mengobrol santai sambil sesekali bercanda ria,. Rey dan Renata yang terlihat saling menyayangi satu sama lain, kedua adik Kaka itu begitu akur dan hampir tak pernah bertengkar sama sekali,
Rey yang yang kini telah tumbuh menjadi anak yang memiliki pemikiran dewasa, tak heran setiap orang yang ia temui dan menemuinya akan mengatakan bahwa Rey telah tumbuh dewasa sebelum akal nya,. ia selalu bisa mengerti sang adik dan tak pernah sekalipun menentang apa yang ingin di lakukan oleh Renata,
setiap apa yang di minta oleh adiknya itu, Rey selalu berusaha untuk mewujudkan nya meski ia harus selalu siap mendengarkan Omelan sang mama, karena setiap kali ia selalu memanjakan sang adik
"Bang, nanti kalau nata udah gede, nata mau jadi palugari"
"PALUGARI...??? apa itu..." tanya Rey yang tak mengerti dengan apa yang di katakan oleh adik nya
"Itu loh, yang naik pesawat tiap hari dan selalu berdandan cantik" ucap Renata dengan wajah yang terlihat berbinar seolah membayangkan apa yang ia ucapkan barusan...
"Oohh, itu nama nya pramugari,,, kau itu masih kecil dek, mana tau kamu tentang pramugari seperti itu"
__ADS_1
"Tau lah bang, kan nata sering berpergian sama Abang papa dan mama, nata juga pingin jadi cantik tiap hari"
"Ga harus jadi pramugari pun kamu tetep cantik kok,,, mending jadi pebisnis kaya papa dan mama, kan tetap aman...!!!"
"Aman sih, tapi kan nata mau nya naik pesawat tiap hari, jadi Nat anau jadi PALUGARI aja"
"Anak-anak papa lagi pada bahas apaan nih, kok serius banget kayak nya...???" tanya Arya yang bicara setengah berteriak dari jarak yang cukup jauh,,, karna penasaran dengan obrolan apa yang di bahas kedua putra dan putri nya itu, akhirnya Arya pun menghampiri mereka...
"Papa,,," ucap Rey
"Di panggil mama tuh, makanan udah siap,,,,!!! sahut Arya sembari mengarahkan pandangan nya ke dalam Villa
"Ayok,,," jawab Rey dan Renata bersamaan
di ruang makan, Seketika suasana berubah menjadi begitu ramai seolah penghuni nya begitu banyak,, namun pada kenyataannya hanya empat orang yang sedang berada di ruang makan itu dan tengah manikmati makanannya,,,
Rey dan Renata terus saja berceloteh sambil sesekali menyuapkan makanan mereka,. kedua adik Kaka itu terlihat begitu akur dan begitu ceria,,,
Amel dan Arya hanya bisa saling menatap dan melempar senyum satu sama lain, saat mendengar dan menyaksikan obrolan antara Rey dan Renata yang tengah membahas masa depan dan cita-cita mereka,,,
"Bang, dari tadi perasaan nata terus yang cerita, Abang gak ada cerita sama nata kalau Abang udah gede nanti mau jadi apa...." ucap Renata yang mulai lelah berbicara
__ADS_1
"Bukan nya Abang tidak cerita,,,, habis dari tadi Abang tak punya kesempatan sama sekali untuk bicara, jadi Abang hanya menjadi pendengar yang baik saja untukmu"
"Sudah-sudah, sekarang ngobrol nya di jeda dulu, habiskan dulu makanan nya setelah itu baru lanjut lagi". sahut Amel ya h melerai kedua anak nya itu...
Baik Arya maupun Amel, kedua nya sama-sama saling melengkapi dan berbahagia setelah beberapa waktu lalu telah mengalami berbagai macam masalah dan ujian,,,
Kehidupan rumah tangga yang dulu di awali dengan sebuah keterpaksaan, namun siapa sangka pada akhirnya akan berbuah kebahagiaan,..
itu lah yang di alami oleh Amel dan Arya, hingga sekarang mereka telah di karuniai dua malaikat kecil yang kini telah melengkapi mereka, Dan hidup mereka pun berbahagia untuk selamanya
.
.
.
__ADS_1
TAMAT