
"Seingatku, aku masih menyimpan surat itu,,, sebentar akan aku Carikan" ucap Feliks yang bergegas ke kamarnya dan mengambil sebuah kotak yang di dalam nya terdapat sebuah amplop yang berisi beberapa lembar foto pernikahan beserta surat yang di maksud,,,,
setelah beberapa saat Feliks menemukan nya dan memberikan itu pada Arya,,,, sesaat setelah Arya membaca surat itu dan melihat foto-foto pernikahan nya dengan Amel,,, Arya merasakan darah nya seolah mendidih menahan Amarah,,,, Arya menyadari seseorang telah berniat jahat pada Amel dan berusaha memisahkan amel dari nya,,,
"Arya,,, apa kau tau sesuatu tentang pengirim itu ...???? tanya Feliks
"Aku tidak tau,, tapi yang jelas aku mengerti bahwa maksud dari surat ini, seseorang ingin Amel mendapat masalah dan berusaha memisahkan kami berdua" ucap Arya dengan nada geram
"apa maksud mu...?? tanya Feliks dan bu warsih bersamaan
"Maksud ku, seseorang merasa tidak bahagia atau iri dengan kebahagiaan yang di peroleh Amel, itu sebabnya orang itu mencoba melakukan segala cara untuk membuat Amel menderita,,,, aku tidak akan membiarkan itu terjadi, aku akan mencari orang itu sampai dapat,," ucap Arya dengan penuh tekad
"Apa mungkin kepergian Amel ada hubungan nya dengan orang itu....? tanya Feliks
Arya terdiam sesaat memikirkan apa yang di katakan oleh Feliks, mungkin kah yang di katakan Feliks ada benarnya, entah lah, Arya pun merasa bimbang dengan pikiran nya sendiri....
flashback off
sesaat Arya berhenti menceritakan tentang masa lalu yang ia lewati selama kepergian Amel...
Amel memandang wajah Arya dengan penuh tanya,,,,
__ADS_1
"Mas, kenapa berhenti,, ceritakan padaku apa yang terjadi selanjutnya, siapa dalang di balik pengiriman surat itu,,, kenapa dia tega melakukan itu padaku, selama ini aku tidak pernah merasa memiliki musuh dimana pun, atau menyinggung siapapun, tapi kenapa dia tega membuat ku mendapat masalah...??? tanya Amel
Arya tertunduk sebelum melanjutkan kata-katanya,,, perlahan ia berusaha untuk tetap terlihat tenang,,,,
"ini semua bukan salah kamu, aku lah penyebab semua masalah yang terjadi selama ini,,, secara tidak sengaja aku dan Nisa telah membawa mu masuk kedalam lubang masalah hingga menyebabkan kamu yang menanggung akibatnya,,, "
"Apa maksud mu mas,,, katakan dengan jelas, kenapa ini bukan salah ku...??? tanya Amel yang belum mengerti
"Setelah kembali dari kampung halaman, selain mengerahkan anak buah ku untuk mencari mu, aku juga memerintahkan pada beberapa orang kepercayaan ku untuk mencari tau siapa dalang di balik pengiriman surat itu dan setelah beberapa lama, aku pun mendapat jawaban untuk pertanyaan yang selama ini selalu menghantuiku, "
flashback on
di kediaman arya Mahessa
"Bi,,, apa tuan Arya sudah bangun....??? tanya jee pada bi aya ( Kepala pelayan )
"Nyonya, seperti nya tadi malam tuan tidak pulang" ucap bi Aya sembari menundukkan kepalanya di hadapan Jee Juita Kaka sepupu almarhum Anisa Rayanza
Jee merasa geram saat mengetahui bahwa ini adalah yang kesekian kalinya Arya tidak pulang kerumah setelah kepergian Amel dan Nisa ( Arya, tidak kah sekali saja kau berfikir untuk menetap di rumah,,,, jika terus seperti ini, kapan aku akan memiliki kesempatan untuk bisa mengambil hati mu,,, ku pikir semua nya akan menjadi mudah saat satu persatu penghalang telah pergi dengan sendirinya,,, aku harus segera mengambil tindakan, aku tidak mau kehilangan kesempatan ini lagi,,,, )
di saat yang bersamaan, suara deru mobil baru saja tiba di halaman rumah,,, Arya masuk dalam keadaan yang berantakan, tubuh dan pakaian nya menjadi tidak terurus, setelah kepergian dua wanita yang ia cintai, Arya tidak pernah memedulikan dirinya/penampilan dan kesehatan tubuhnya lagi,,,
__ADS_1
Walaupun semua tanggung jawab urusan rumah telah di ambil oleh Jee sejak kepergian Nisa, namun Arya tidak pernah peduli dengan itu semua, Jee yang mengurus hingga menyediakan berbagai macam keperluan yang Arya butuhkan namun Arya tidak pernah menganggap nya sama sekali...
"ARYA...!!! Teriak Jee saat melihat Arya baru saja memasuki rumah
arya melirik sekilas kemudian berlalu tanpa mempedulikan Jee... Jee semakin kesal karna Arya tidak pernah melirik nya sedikit pun
"Arya,,, berhenti...!!! ucap Jee sembari berlari kearah Arya dan langsung memeluk nya
Arya hanya diam dan tidak memberikan respon apapun,,, dia hanya berdiri mematung seolah tidak terjadi apa-apa, beberapa pelayan yang di buat bingung dengan sikap Jee yang tiba-tiba memeluk majikan mereka...
Jee sadar bahwa tak ada respon dari Arya,,, tiba-tiba Jee mendorong tubuh Arya dengan cukup kuat hingga arya mundur beberapa langkah, "ARYA,,, SAMPAI KAPAN KAMU AKAN TERUS SEPERTI INI, DI MANA ARYA YANG CERIA YANG AKU KENAL, MENGAPA HANYA KARNA KEPERGIAN DUA WANITA ITU, KAMU JADI SEPERTI INI,,, APA YAMG MEREKA PERBUAT PADA MU HINGGA KAMU MENJADI SEPERTI INI " bentak Jee dengan emosinya yang sudah meluap
"Heii,,, siapa kau, beraninya kau membentak ku di rumah ku sendiri,,," ucap Arya dengan suara yang datar dan dingin
.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1