Di Nikahi Pria Beristri

Di Nikahi Pria Beristri
Bab 38


__ADS_3

'DEG'. "Ma mas,,, Arya,,,,?!! ucap Amel yang tertegun melihat seorang Pria yang berdiri tepat di hadapan nya...


"Amel,,,,,"


Amel berlari menjauh meninggalkan Arya tanpa sepatah kata pun, ia berusaha menghindari Arya sebisa mungkin, namun semua upayanya itu hanyalah sia-sia,,, ia tak mampu mengalahkan langkah kaki jenjang Arya sehingga ia pun akhirnya mau tak mau Amel harus siap menghadapi segala kemungkinan jika sesuatu terjadi nanti....


"Amel, berhenti, aku tidak akan membiarkan mu pergi lagi, sekarang katakan pada ku di mana putra kita,,,??? tanya Arya sembari mencengkram kuat tangan Amel


'Deg' sekali lagi Amel di kaget kan dengan pertanyaan Arya,,, " da dari mana mas Arya tau,, ka kalau aku me melahirkan bayi laki-laki,,,??? tanya Amel dengan suara yang terbata-bata


"Tidak penting dari mana aku tau, yang jelas sekarang katakan pada ku di mana dia,,,,??? tanya Arya dengan suara yang dingin dan menusuk


"Mas, Se sebaiknya ki kita bicara di tempat lain saja"


"Katakan saja, tidak perlu banyak alasan lagi, aku tau kau hanya mencari celah agar bisa kabur dari ku"

__ADS_1


"Ti tidak mas, aku janji aku tidak akan pergi, aku mohon lepaskan dulu tangan ku, ini sangat sakit" ucap Amel yang meringis menahan sakit akibat ulah Arya


hingga beberapa saat kemudian dengan segala pertimbangan yang matang, Arya pun setuju untuk menuruti permintaan Amel dan membawa nya ke suatu tempat agar bisa berbicara dengan tenang ..


Saat tiba di sebuah tepi danau yang di sana terdapat pemandangan yang begitu indah di iringi saat-saat tenggelam nya mata hari... Arya menarik tangan Amel dengan kasar dan menghempaskan nya begitu saja,, ekspresi wajah nya yang begitu sulit di tebak, dan Amel dapat melihat kilat kemarahan yang ada di mata pria itu...


"Cepat katakan sebelum aku kehabisan kesabaran" ucap nya dingin


Amel menarik nafas dan menghembuskan nya Perlahan sebelum ia memulai pembicaraan, namun bukan lah seorang Arya jika ia bisa bersikap sabar sedikit saja,,,. "AMEL,,, kau benar-benar menguji kesabaran ku" bentak nya


"Tidak, kau sudah membuat ku menunggu selama tiga tahun,,, dan Sekarang aku tidak akan memberimu kesempatan lagi"


"Huhh,, baiklah jika itu keinginan mu, maka sekarang pun sudah tidak ada lagi yang perlu kau tunggu, karna aku tidak akan pernah menjawab semua pertanyaan mu"


"AMEL,,, berani nya kau,,,!!! teriak arya

__ADS_1


"Hehh,,, ku pikir setelah tiga tahun aku meninggalkan kota ini, kau akan berubah, tapi ternyata aku salah,,,, seorang Arya tetaplah seorang Arya, di mana ia yang memiliki sifat egoisme yang tetap melekat pada dirinya hingga sekarang "


"Apa maksud mu,,,?? Amel sebaiknya kau tidak perlu mengubah topik pembicaraan, cepat katakan di mana putra ku, atau jangan salahkan aku jika aku mencari tau sendiri keberadaan nya"


"Hehh,,, coba saja, aku tidak akan pernah membiarkan mu merebutnya dari ku,,," tantang Amel


"Ok,,, akan aku ikuti permainan mu, cepat atau lambat aku akan merebut nya dari mu,,INGAT ITU,,," ucao arya Sembari berlalu meninggalkan Amel seorang diri di tempat sepi itu....


Sejujurnya Amel merasa takut dengan ancaman Arya, ia sangat Takut jika Arya benar-benar akan merebut Rey dari nya, karna Amel sangat tau, tidak ada yang tidak mungkin bagi seorang Arya untuk melakukan nya, ia punya segalanya dan segalanya akan mudah ia dapatkan dengan uang, namun amek berusaha menahan rasa takut nya agar tidak terlihat lemah di hadapan Arya,,,


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2