Di Nikahi Pria Beristri

Di Nikahi Pria Beristri
Bab 55


__ADS_3

"Heii,,, siapa kau, beraninya kau membentak ku di rumah ku sendiri,,, aku tegaskan pada mu,,, jangan pernah mengatakan hal yang tidak pantas tentang kedua wanitaku" bentak Arya


"Hehh,,, kedua wanita mu,, lalu aku kau anggap apa...?!!!! terik Jee


Arya tertegun sejenak, setelah beberapa saat ia pun kembali tersadar " apa maksud mu,,, kau adalah Kaka sepupu Nisa dan kau juga Kaka ipar ku"


Jee mendengus kesal mendengar penuturan Arya yang hanya menganggap nya sebagai Kaka ipar


"Apa selama ini aku hanya kau anggap sebagai Kaka ipar mu,,,? kenapa setelah semua yang ku lakukan untuk mu tidak pernah kau anggap,,,? selama ini aku telah berusaha melakukan yang terbaik untuk mu, tapi kau tidak pernah menyadari perasaan ku yang sebenarnya,,,!! " ucap Jee Dengan suara yang mulai serak


"Apa maksud mu...??? tanya Arya yang seolah tak mengerti

__ADS_1


"Apa maksud ku,,,?? aku sudah mengatakan nya dan kau masih bertanya apa maksud ku...?? Arya aku tanya padamu apa kau masih punya hati,..? apa kau masih punya otak... harus kah aku mengatakan nya dengan jelas dan lantang di hadapan semua orang bahwa aku mencintaimu,, lalu jawaban apa yang akan kau berikan setelah aku mengatakan nya.... ???? ucap Jee dengan air mata yang akhirnya tumpah dan penuh dengan emosi


sekali lagi Arya di buat tertegun dengan pernyataan Jee tentang perasaan nya,,, selama ini Arya tidak pernah berfikir bahwa mencintai nya,,, yang Arya tau, selama ini Jee menaruh perhatian terhadap nya hanya karna Jee merasa kasihan, karna setelah kepergian Nisa dan Amel, hidup Arya menjadi berantakan dan Jee lah yang mengurus nya...


"ARYA,,, JAWAB AKU,, JANGAN HANYA DIAM, AKU BENCI KEDIAMAN MU...!!!"


"CUKUPPP....!!!! jangan katakan apapun lagi,,, Jee dengarkan baik-baik, kau sudah ku anggap sebagai Kaka ku sendiri dan aku tidak memiliki perasaan apapun pada mu,,, sampai kapanpun aku hanya akan mencintai kedua wanita ku,,, selamanya hanya akan ada Nisa dan Amel di hatiku " jawab Arya tegas


"Jee,,, sebaiknya kau bereskan barang-barang mu dan bersiap sekarang juga, aku akan meminta Riko untuk mengirim mu kembali ke Jerman " ucap Arya dingin


"Tidak, ..aku tidak akan pernah meninggalkan mu, aku akan tetap di sini,,, sampai kapan pun aku akan tetap di sini " ujar Jee yang tidak terima ingin di pulangkan

__ADS_1


"Kau harus pulang,, lagi pula Nisa sudah tiada, dan kau juga tak punya kerabat lain di sini,, kita tidak memiliki hubungan darah, hubungan mu dan aku sekarang tidak lebih hanya sebatas mantan ipar dan juga bukan kewajiban ku untuk membiarkan mu tetap tinggal disini, aku tidak ingin terjadi kesalahpahaman di suatu hari nanti, karna cepat atau lambat aku pasti akan membawa Amel dan anak ku kembali "ucap Arya dengan penuh penekanan


Lagi-lagi Jee menahan kesal karna Arya terus menyebutkan nama Amel setiap kali ia berkata,,, "Hehh,,, Amel, Amel, Amel dan Amel lagi,,, apa hanya ada nama Amel yang memenuhi otak mu itu,,, aku benar-benar sudah muak dengan semua ini,,, harus nya waktu itu aku langsung melenyapkan bocah itu agar aku tidak perlu takut lagi kalau dia akan kembali,,,," ucap Jee yang membuat emosi Arya semakin mendidih


"Apa maksud mu,,...??? ucap Arya yang menahan marah saat mendengar ucapan jee


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2