Di Nikahi Pria Beristri

Di Nikahi Pria Beristri
Bab 22


__ADS_3

Pria itu pun menunduk hormat pada Nisa yang ada di hadapan nya,,, " benar nyonya, saya Riko, " ucap perkenalan diri yang cukup singkat


"Baik,,, Bagai mana kau bisa menemukan Amel sebelum nya, dan mengapa dia bisa seperti ini, apa dia terluka parah,,,?!!! tanya Nisa yang begitu menghawatirkan keadaan Amel


"Saya kurang tau nyonya,,, sebaiknya kita tunggu sampai Dokter yang menangani nya keluar" ucap Riko


Sementara Jee yang hanya bisa diam dan tak mengatakan sepatah kata pun, ekspresi wajah nya menunjukan bahwa ia sangat tidak senang dengan semua yang terjadi,,,. ( Huhh,,, ini sangat menyebalkan, mengapa juga pria ini datang untuk menyelamatkan Amel,,, coba biarkan saja dia mati, dengan begitu aku tak perlu repot-repot mengotori tangan ku ini untuk menyingkirkan nya ) gumam jee dalam hati


Sementara Nisa terus mondar mandir tak karuan karna terlalu khawatir pada Amel, sesaat ia pun dikagetkan dengan suara dering ponsel nya yang nyaring.... dengan segera Nisa mengangkat telpon itu...


"Halo Bram,,,?!!! ucap Nisa pada si penelpon yang ternyata adalah Bram teman nya


"Halo Nisa, kamu di mana,,,?? aku sudah menunggumu di jembatan xx sejak tadi" tanya Bram


"Ah, maaf aku lupa mengabari mu,,, aku terlalu panik tadi,,,, Mm sekarang aku sudah di rumah sakit, orang suruhan suamiku sudah menemukan nya lebih dulu, dan sekarang Amel sedang di periksa oleh dokter" ucap Nisa


"Ok, share RS nya, aku akan menyusul mu kesana"

__ADS_1


"Baiklah"


Setelah beberapa saat kemudian dokter pun keluar,,,. "Keluarga Pasien,,,,??? tanya dokter


"Saya dok, saya Kaka nya, bagaimana keadaan Amel dok,,,??? " sahut Nisa yang langsung menghampiri dokter itu


"Tidak ada yang serius dengan lukanya, hanya ada beberapa luka lecet saja,,, tapi maaf sebelum nya jika saya lancang,,, apa suami pasien tidak ikut,,,?!!! tanya dokter


"Emm,,, suami sedang di luar negeri dok, memangnya kenapa dok,,,??? tanya Nisa


"Oh, tidak ada masalah, hanya saja saya perlu mengingat kan agar pasien harus tetap menjaga kesehatan nya, karna usia kandungan nya masih sangat muda dan sangat lemah,,, "


( Apa,,,?!!!! wanita sialan itu Hamil,,, bagai mana bisa,,, ini tidak bisa di biarkan,,, aku tidak boleh sampai kehilangan kesempatan,,, Arya harus menjadi milikku ) gumam jee dalam hati, dengan segala kemarahan nya


Dokter itu tersenyum pada Nisa dan mengangguk "Benar,,, usia kandungan nya sekarang baru memasuki Minggu ketiga"


Tanpa di sadari, di saat yang bersamaan Arya telah tiba di sana dan tertegun sejenak kala mendengar sebuah kabar yang membuat iya bahagia,,, ia segera berlari menghampiri dokter yang sedang berbicara dengan Nisa,,,

__ADS_1


"Dokter,,,, apa saya tidak salah dengar,,, benarkah istri saya hamil,,,?!! tanya Arya yang membuat Dokter itu Bingung


Semua orang merasa kaget dengan kedatangan Arya yang secara tiba-tiba,,,


"Mas Arya,,, kamu disini,,,??? tanya Nisa yang juga ikut merasa bingung


"Iya sayang, aku di sini,,, saat baru tiba di bandara, aku langsung kesini,, dan,,, dan apa benar yang di katakan oleh dokter tadi,,, apa benar Amel sedang mengandung anak ku,,,?!! tanya Arya lagi dengan tetap mata ya g berbinar


Sekali lagi dokter itu di buat bingung dengan sikap Arya,,, di sisi satu ia memanggil Nisa dengan sebutan sayang tapi di sisi lain wanita yang bernama Amel itu adalah istri nya,,, Nisa mengerti arti tatapan dokter itu pada suaminya,,,


"dokter, saya tau maksud dari ekspresi anda,,, saya Anisa Rayanza istri pertama Tuan Arya mahessa,,, dan pasien yang ada di dalam adalah Amelia Zahira dia istri kedua tuan Arya" ucap Nisa yang berusaha menjelaskan pada dokter itu,,,..


dokter itu pun mengangguk dan tersenyum tanda mengerti dengan penjelasan Nisa,,, ia pun membenarkan pertanyaan Arya tentang kehamilan Amel, dan mempersilahkan nya untuk melihat keadaan Amel secara langsung .


.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2