
"Emm,,, sayang mas mau pulang sekarang,,, kamu dan Rey jaga diri baik-baik ya,,, " ucap arya yang sengaja menekan panggilan sayang pada Amel,,,
"I iya mas,,, kalau gitu mas hati-hati ya" ucap Amel kikuk dengan pipi yang memerah
sementara di satu sisi, Julian dan Dinda terlihat kaget saat mendengar panggilan Arya pada Amel yang sangat mesra namun sebisa mungkin julian menutupi rasa terkejut nya agar kecemburuan nya tidak dapat terlihat oleh siapapun,,, ( Sayang,,,??sayang,,,?? apa Amel dan Arya sudah kembali,,, mengapa rasanya sesakit ini,,, ) gumam Julian dalam hati
Arya berlalu meninggalkan apartemen kediaman amel, setelah memastikan Arya sudah tidak terlihat lagi, Amel pun menutup pintu dan kembali ke ruang tamu ,,,,
saat di ruang tamu,,, Amel menjadi salah tingkah karna tatapan mata yang tajam dari Dinda dan Julian padanya yang seolah ingin menerkam mangsanya tanpa ampun ...
"Emm,,, ka ka Juki,,, Din Dinda, aku ke kamar dulu ya" ucap Amel yang perlahan membalikkan badannya bermaksud hendak kekamar
__ADS_1
"AMEL....!!? " panggil Dinda yang tiba-tiba membuat langkah Amel terhenti
Dinda berjalan menghampiri Amel dan menatapnya dengan penuh tanya,,,. " Amel, kau berhutang penjelasan pada ku,,, " ucap Dinda dengan suara yang terdengar seram di telinga Amel hingga mampu membuat bulu kuduk terasa merinding
sementara Julian hanya diam tanpa berniat untuk berkata sepatah pun, meski rasa penasaran dan cemburu yang ia rasakan cukup besar namun ia lebih memilih untuk membiarkan Dinda yang mengintrogasi Amel hingga hingga jelas ke akar²nya
"Amel,,, kau sudah berjanji pada ku untuk menjelaskan semua nya saat kau kembali dan sekarang aku sudah siap menunggu mu untuk mengatakan semuanya,,, aku harap kamu tidak akan membuat aku dan ka Juki kecewa" ucap Dinda dengan penuh penekanan
"Dinda,,, ka Juki maafkan aku,, aku akan menjelaskan semuanya pada kalian, aku juga tidak akan menutupi apapun lagi dari kalian karna menurutku ini adalah hidup ku dan aku sendiri yang menjalani nya,,, sebelum aku menceritakan pada kalian yang sebenarnya, aku harap kalian bisa menerima keputusan ku ini,,,," "Sebenarnya aku tidak bermaksud membohongi kalian,,, sejak tadi siang saat di restoran, aku dan mas Arya sudah memutuskan untuk kembali bersama dan memulai hubungan kami dari awal lagi,," ucap Amel yang tiba-tiba terhenti saat melihat reaksi Julian yang tiba-tiba berubah menjadi datar dan dingin, walau pun Amel sendiri tidak mengetahui apa penyebab nya, yang Amel tau, Julian adalah bos nya dan Julian juga merupakan satu-satunya pria yang selama ini selalu ada untuk nya dan juga putranya,,, Amel merasa berhutang Budi dengan sangat banyak pada Julian dan juga Dinda, itu sebab nya ia merasa takut jikalau sengaja atau tidak sengaja ia menyinggung perasaan sepasang adik kaka yang baik itu
Dinda menyadari bahwa api kemarahan di mata Julian telah berkobar dengan sangat jelas, Dinda tau bahwa di balik diam nya Julian, hatinya baru saja tergores hingga menyebabkan luka, walaupun Dinda sendiri tidak mengetahui seberapa dalam luka itu, namun ia bisa merasakan bahwa Kaka nya itu sekarang tengah merasakan kehancuran saat mengetahui wanita yang ia cintai dan selalu ia lindungi selama beberapa tahun terakhir ini ternyata telah memutuskan untuk kembali pada pria yang sama ( Arya )
__ADS_1
"Amel,,, Apa kau sudah yakin dengan keputusan mu...??? tanya Dinda yang seolah tengah mengintrogasi Amel
Amel menatap Dinda dengan senyuman sekilas "Iya Din,,, aku sudah meyakinkan diriku untuk semua keputusan yang aku ambil, kau tak perlu khawatir karna aku sudah mempertimbangkan semua nya dengan sangat hati-hati, jadi aku rasa kepuasan ku saat ini sudah benar,," jawab Amel dengan tegas
"Lalu bagai mana dengan rey,,,?!
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG