
Amel tersenyum hangat kala memandang wajah teduh sang putra,,, rasa lelah yang ia rasakan seketika menghilang ketika melihat dan memeluk pangeran kecil nya itu, untuk beberapa saat Amel terhanyut melupakan pekerjaan rumah nya yang begitu menumpuk saat ia sedang asyik memanjakan Rey kecil...
"Reyyy,,,," teriak seorang pria muda bertubuh kekar dan wajah tampan dengan pakaian formal yang masih melekat di tubuh nya
"Om jukiii,,, "Sahut Rey kecil yang melepaskan pelukannya dari sang ibu dan berlari ke arah Lelaki a yang ia panggil dengan sebutan om Juki itu
( Julian Kiandra, yang biasa di panggil Juki oleh Amel dan Rey, dia adalah kakak kandung Dari sahabat baik Amel yang bernama Dinda, Selama Amel di ular negri, Juki adalah pria yang selalu ada bersamanya dan selalu membantunya dalam segala hal, di mulai dari mencarikan pekerjaan untuk Amel dan saat-saat ketika Amel melalui masa-masa kehamilan nya hingga melahirkan dan bahkan hingga sampai detik ini, tak heran jika Rey sangat lah dekat dengan nya, karna dialah pria yang selalu berdiri di samping Amel dan putra nya sepanjang waktu, ,,, Julian Kiandra berusia 30 tahun dan berstatus lajang, dia merupakan seorang CEO dari salah satu perusahaan terbesar di luar negri, dan Amel bekerja di tempat nya dengan menjabat di posisi sekretaris CEO,,,
Amel sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Dinda dan kakak nya yang telah berkenan membantu nya hingga memberikan pekerjaan padanya, walau pun pada awalnya itu sama sekali tidak termasuk dalam impian Amel, karna sebelum nya ia bercita-cita ingin menjadi seorang dosen, namun ketika beberapa tahun lalu telah terjadi hal yang besar yang telah membuat nya harus melupakan apa yang menjadi tujuan hidup nya,,,
Amel meninggalkan kota tempat di mana ia telah melalui masa-masa yang sulit dan penuh dengan air mata dan kuliah nya yang bahkan belum sempat ia selesai kan,,,, dan kini ia telah bahagia bersama putra semata wayangnya, namun tidak berhenti sampai disitu, melainkan ini akan menjadi awal dari kisah mereka yang sebenarnya, di mana Amel yang selalu di rundung kekhawatiran setiap waktu, takut jika suatu saat nanti ia akan di pertemukan kembali dengan seorang pria yang telah menanam kan benih di rahim nya yang kini benih itu telah berubah menjadi seorang bayi laki-laki yang sangat tampan,, Amel takut jika ia bertemu dengan Arya, entah alasan apa yang akan di berikan Amel sebagai jawaban kalau-kalau suatu saat Arya menanyakan alasan mengapa ia pergi dan menghindari kenyataan yang sebenarnya )
__ADS_1
_______
Amel tersenyum melihat tingkah putra nya yang begitu menggemaskan,
"Rey, bisakah kau biarkan om Juki duduk dulu, mama akan membuat kan minum untuk nya" ucap Amel yang menyadarkan putranya
Dengan patuh Rey menarik tangan Juki dan mengajaknya duduk di sofa
"Oh iya om lupa,,, tadi om gak sengaja lewat toko penjual ayam goreng, terus om ingat kalo Rey suka ayam goreng jadi om belikan untuk Rey,," ucap Juki sambil mengerahkan paper bag itu kepada Rey, dengan riang Rey menerima nya
"Makasih om Juki,,, Ley cayang cama om Juki" ucap Rey tulus
__ADS_1
Juki terharu mendengar nya, ia membawa Rey kedalam pengakuan nya dan mencium pipi Rey dengan gemas saking tak tahan nya melihat wajah lucu dan imut Beby Boy itu,,,
"Minuman datang" ucap Amel yang membawa nampan berisi teh hangat untuk Juki dan susu untuk Rey juga beberapa cemilan yang terdapat di dalam nya
"Yeayy,,, makacih mama"
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG