Di Nikahi Pria Beristri

Di Nikahi Pria Beristri
Bab 29


__ADS_3

Dengan segala perasaan yang hancur, Nisa melajukan mobil nya dan berlalu meninggalkan rumah sakit tempat Amel di rawat, Entah apa yang ada di pikiran Nisa saat ini, yang jelas, tujuan satu-satunya yang saat ini terlintas di benaknya hanya menuju tempat kediaman sahabat nya yaitu Bram,,,,,


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Nis, apa kau habis menangis,,,,??? tanya Bram saat melihat mata sembab Nisa


"Tidak bram, aku baik-baik saja" ucap Nisa yang mencoba berkilah


"Nisa, kau tidak bisa membohongi ku,,, mata sembab mu itu tidak dapat menutupi kenyataan kalau kau habis menangis "


Nisa menyadari apa yang di ucapkan oleh Bram memang benar ada nya,,, tanpa berkata apapun Nisa langsung saja mendekat pada Bram dan memeluk nya dengan erat hingga air mata yang sebelumnya tertahan kini telah tumpah tanpa bisa ia tahan lagi,,, Bram menjadi serba salah di buat nya, namun ia tak mau membuat Nisa kecewa, iapun membiarkan Nisa tetap berada dalam pelukan nya dan menangis untuk meluapkan segala isi hati nya yang tertahan selama ini,

__ADS_1


Hingga beberapa saat Nisa merasakan hati nya yang sudah mulai tenang, perlahan ia melonggarkan pelukannya terhadap Bram dan kembali ke tempat duduk semula,,,


"Bram, maaf,,,". hanya dua kata itu yang mampu Nisa ucapkan kala menyadari bahwa ia baru saja tanpa sengaja memeluk sahabatnya itu


"Nisa,,, jika aku boleh tau, atas dasar apa kau meminta maaf padaku dan mengapa kamu tiba-tiba datang padaku dalam keadaan seperti ini,,,?!! ucap Bram yang tidak mampu menahan diri untuk tidak bertanya


"Bram,, Pertama aku meminta maaf pada mu karna aku baru saja refleks memelukmu tanpa meminta izin terlebih dahulu,,, yang kedua, aku baru saja dari rumah sakit setelah menjenguk Amel,, di sana juga ada mertua ku dan kedua adik ipar ku,,,.... ( Nisa menjeda sesaat ucapan nya )


"Lalu,,, apa mereka menyakiti mu,,,,?!!!


Bram sangat faham dengan apa yang di rasakan Nisa saat ini, namun sebagai laki-laki ia merasa marah ketika mengetahui alasan Nisa datang padanya,, bukan marak kepada Nisa, melainkan ia merasa marah kepada Arya yang merupakan suami sah Nisa,,,,

__ADS_1


( Arya, sekali lagi kau telah merusak kepercayaan ku pada mu, sebagai suami dari Nisa sahabat ku, kau telah membuat aku merasa yakin bahwa kau memang bukan lah pria yang baik dan bertanggung jawab, aku hanya merasa bingung bisa-bisa nya Nisa sampai cinta mati pada mu dan rela berkorban sebesar ini demi keluarga mu, dan hari ini ia datang pada ku dan menumpahkan air mata kesedihan nya sementara kau di sana sedang tertawa bahagia Karna istri muda mu itu sedang mengandung anak mu,,, 'dan kau Nisa, maaf kan aku kali ini jika aku benar-benar akan ikut campur dalam urusan rumah tangga mu, aku hanya tidak bisa membiarkan mu terus menerus dalam kesedihan seperti ini,, kau mencoba menutupi satu kebenaran lagi dari ku tentang penyakit yang kamu derita saat ini, beruntung sebelum nya kak Jee sudah menceritakan yang sebenarnya pada ku tentang dirimu, )


"Uumm,,, Nisa maaf sebelum nya, aku ada urusan di luar sebentar,,, sebaiknya kau tenang kan dulu dirimu, tetaplah disini sampai aku kembali nanti, aku janji tidak akan lama, aku akan panggil Bi Inah untuk menemani mu di sini"


"Tapi,,, Bram,,,!!!


"Aku hanya sebentar Nis, kau tenang saja, aku janji tidak akan lama, tetaplah disini sampai aku kembali, " ucap Bram meyakinkan Nisa


.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2