
Sore hari nya,,, sesuai dengan janji sebelum nya, Amel akan mempertemukan putra nya dengan sang ayah....
"Mama,,, kita mau kemana....??? tanya Rey saat Amel akan menyiapkan pakaian terbaik Rey untuk bertemu dengan sang ayah malam ini...
Amel tersenyum dan memegang kedua bahu putranya,,,,. " Rey,,, mama ingin bertanya sesuatu,,, apa Rey benar-benar ingin bertemu papa....?? tanya amel dengan mode serius
Sebelum menjawab, Rey lebih dulu menganggukkan kepalanya pada sang mama, "Mama ga boongin Ley lagi kan,,,?? tanya Rey yang begitu lugu
"Iya sayang, kali ini mama serius, mama akan membawa Rey bertemu dengan papa"
Di saat yang bersamaan, suara bel di apartemen Amel berbunyi, seseorang tengah berdiri di depan pintu menunggu sang empunya membukakan.
"Seperti nya ada tamu di luar, Rey diam dulu ya, mama mau bukakan pintu" ucap Amel sembari berdiri meninggalkan Rey, tanpa ia sadari Rey malah mengikuti nya,,,,
saat Amel membuka pintu,,,
"Mas Arya...?!!! ucap Amel yang setengah kaget namun sesaat kemudian ia pun tersenyum
Arya juga membalas senyuman Amel, untuk sesaat keduanya saling terpaku dan bertemu tatap,... Rey menyelusup melewati sang mama dan memperhatikan seorang pria yang berdiri di depan pintu dengan senyuman yang mengembang menghiasi wajahnya
"Apa ini papa....??? tanya Rey yang polos dan berhasil menyadarkan sepasang insan itu...
Arya beralih menatap Rey dan sesaat kemudian ia kembali menatap Amel, Amel tersenyum dan mengangguk,,,, dengan perasaan yang bahagia Arya berjongkok di hadapan Rey untuk menyetarakan tubuhnya dengan tubuh Rey,,,
__ADS_1
"Sayang, ini papa" ucap Arya seraya tersenyum pada Rey dan merentangkan kedua tangannya untuk memeluk sang putra,. namun sepertinya bocah itu masih terlihat ragu pada Arya yang mengakui dirinya sebagai papa nya...
Amel pun memahami apa yang di rasakan Rey, Amel mengajak keduanya untuk masuk terlebih dahulu agar bisa berbicara lebih leluasa lagi ...
"Rey sayang,. apa kau lupa dengan wajah papa..." ucap Amel sembari memperlihatkan boneka yang sering di bawa oleh Rey kemanapun ia pergi
Untuk sesaat Rey menatap boneka nya dan bergantian menatap wajah Arya, dan sesaat kemudian..
"Papaaaa,,,,," teriak Rey kegirangan dan berhambur memeluk sang papa, dengan rasa bangga dan bahagia nya yang tak terkira, Arya pun menyambut pelukan sang putra dengan penuh kasih sayang,
...----------------...
"Mel,,,, Amel,,,, ada tamu ya...???? tanya Dinda sambil berteriak saat baru saja keluar dari kamar nya
Amel yang melihat Dinda berdiri seolah mematung di tempatnya, ia pun menghampiri nya ...
"Din..." ucap Amel singkat
"Mel,,, itu, itu .... tuan Arya" ucap Dinda dengan suara yang terbata
"iya din,,, nanti setelah aku dan Rey kembali, aku akan menjelaskan semuanya pada mu" ucap Amel yang berusaha memberi pengertian pada Dinda
Dinda hanya bisa mengangguk dengan ekspresi wajah yang masih terlihat kebingungan dengan apa yang ia lihat di hadapan nya saat ini.....
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Saat di perjalanan....
"Sayang,,, aku berencana ingin mengajak Rey untuk bertemu papa dan mama besok, apa kamu tidak keberatan...??? tanya Arya
"Mas,,, Rey putramu juga, papa dan mama adalah kakek nenek nya, kamu berhak menentukan apapun yang terbaik untuk nya, lagi pula aku pikir Rey pasti akan senang jika ia bertemu dengan papa dan mama juga Alya dan Arsya" ucap Amel dengan suara yang lembut
Arya tersenyum menanggapi ucapan Amel dan melirik sekilas ke arah Rey yang berada di pangkuan sang mama,,,
"Rey,,, apa Rey ingin bertemu dengan kakek dan nenek...??? tanya Arya pada sang putra
"Ley ada kakek nenek...?? tanya Rey yang polos
"Umm,,, tentu saja, Rey punya satu kakek dan dua nenek sekaligus" ucap Arya yang tanpa sadar membuat Amel berubah murung
.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1