Di Nikahi Pria Beristri

Di Nikahi Pria Beristri
Bab 57


__ADS_3

Julian terdiam saat mendengar Dinda yang mengatakan bahwa Amel dan Rey pergi makan malam bersama Arya, diam-diam dalam hati ya merasakan gejolak amarah dan kecemburuan yang entah ia sendiripun tak dapat mengendalikan nya,,, Telapak tangan nya yang mulai terkepal dengan erat hingga memperlihatkan urat-urat nya, pertanda bahwa ia sedang tidak baik-baik saja ...


Dinda menyadari bahwa kaka nya itu sedang cemburuan,,, sebagai seorang adik yang baik dan sangat dekat dengan Kaka nya, tentu saja Dinda tau bahwa Kaka nya telah jatuh cinta dengan sahabatnya itu, namun Dinda sendiripun merasa bimbang, sebab ia mengetahui dengan sangat jelas bahwa sahabat nya itu masih mencintai suaminya,,, namun sampai saat ini Dinda masih belum mengetahui bahwa Amel telah memutuskan untuk kembali bersama Arya,,,


"Ka,,, ka Juki" ucap Dinda yang mengejutkan Kaka nya


"Din,,, apa Amel mengatakan padamu kemana mereka pergi...??? tanya Julian datar


"Tidak ka,,, sebelum pergi, Amel hanya bilang padaku bahwa ia akan menjelaskan sesuatu saat kembali nanti,,, " jawab Dinda jujur


"Sesuatu apa....??? tanya Julian lagi


"Ka,,, kalau aku tau, untuk apa aku menunggu nya untuk mengatakan semuanya, kau ini bagai mana sih...!!" ucap Dinda yang sengaja bertingkah seolah kesal untuk sedikit mencair suasana


Julian hanya bisa menghembuskan nafas nya dengan kasar dan duduk untuk mengatur emosi nya kembali...


Dinda bergegas mengambil tempat duduk di samping Kaka nya "Ka,, lagian kan udah aku bilang, kalau Kaka suka sama Amel buruan di nyatain,,, entar malah keduluan si tuan Arya itu lagi" ujar Dinda memberi saran


Julian menoleh menatap wajah sang adik "Din,,, Kaka juga ingin melakukan seperti yang kamu bilang, tapi bagai mana pun Kaka juga tau diri,,, Kaka tau kalau Amel dan Arya itu belum bercerai secara resmi,,, karna di mata hukum Amel masih istri sah Arya, jadi Kaka tidak bisa berbuat apa-apa kecuali Amel sendiri yang menyelesaikan semua nya,,," jelas Julian pada sang adik


Dinda menepuk jidad nya saat menyadari apa yang di katakan oleh Kaka nya,,, selama ini ia memang tidak tau kalau sahabatnya itu rupanya belum mengurus perceraian nya secara resmi....

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


di pintu masuk apartemen....


Amel bergegas membukakan pintu agar Arya bisa masuk dan buru-buru membawa Rey yang tertidur pulas dalam gendongan nya,,,


"Amel...???!!! ucap Julian saat melihat Amel baru saja masuk dan di susul oleh Arya


Karna terburu-buru Amel hanya bisa mengangguk menanggapi Julian karna tak ingin Rey terbangun akhirnya Amel memutuskan untuk membawa Arya masuk kekamar agar merebahkan putranya di tempat tidur....


Sementara dinda yang memperhatikan sikap Kaka nya yang terlihat menahan kesal,,,. "ka,,, Ka Juki cemburu ya...??? tanya Dinda tanpa merasa bersalah


"Din,, sejak kapan amel dan Arya kembali dekat..??? tanya julian tanpa mengalihkan pandangan nya dari arah pintu kamar Amel


Tak berselang lama, Amel dan Arya pun keluar dari kamar secara bersamaan,,, dan berjalan menghampiri Dinda dan Julian


"Ka Juki di sini...??? tanya Amel


"Amel,,, jangan lupa ini apartemen ku, kalau aku mau, aku bisa kapan dan ke sini" ucap Julian dengan nada bicara yang sedikit ketus,,,


Amel dan Arya saling menatap secara bergantian saat mendengar jawaban Julian yang menurut nya terdengar tidak baik-baik saja,,, Amel melirik ke arah Dinda seolah bertanya namun Dinda hanya menggidikkan bahu nya tanpa bersuara...

__ADS_1


"Eemm,,, Tuan Julian, kita bertemu lagi...!! ucap Arya ramah dan tulus


Julian tak menjawab langsung,,, ia hanya melirik sekilas ke arah Arya dan berbalik menghadap Amel,,,


"Amel,,, mulai sekarang aku akan menegaskan sebuah peraturan dan ini berlaku bagi siapa saja yang tinggal di apartemen ku,,, tidak ada yang boleh membawa orang asing ke sini tanpa ijin dariku, dan kalian harus mematuhinya" ucap Julian datar dan tegas


Arya hanya tersenyum getir menanggapi ucapan Julian yang menurutnya tidak manusiawi,,,


"Tapi ka....??? ucap Dinda yang mencoba memprotes


"Ini juga berlaku untuk mu Dinda" tegas Julian...


Amel hanya bisa diam tanpa memprotes, sesaat ia melihat ke arah Arya dan merekapun saling bertemu tatap, Arya mengangguk pada Amel tanpa banyak basa-basi,,,


bukan tanpa alasan,,, Arya hanya tak ingin membuat masalah menjadi rumit, jika ia mengutarakan keberatan nya, kemungkinan akan terjadi perselisihan antara dia dan Julian,,,


Arya tak ingin berprasangka buruk dengan peraturan yang di buat Julian,, Arya hanya ingin berfikir positif karna yang di katakan Julian mungkin itu demi untuk kebaikan dan keselamatan Amel, Rey dan Dinda juga,


.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2