Di Nikahi Pria Beristri

Di Nikahi Pria Beristri
Bab 62


__ADS_3

Akhirnya dengan segala pertimbangan yang matang, Lily setuju dengan pendapat Julian,


.


.


.


Beberapa saat kemudian...


Kini keduanya sedang dalam perjalanan menuju kediaman keluarga Lily,,,,


setelah memastikan Lily sampai di rumah dengan selamat, Julian kembali melanjutkan perjalanan nya menuju kantor cabang 'Zhou Group'


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di sebuah ruangan khusus milik CEO


Tok tok tok....


"Masuk,,,!!! ( Sahut Julian dari dalam )


Setelah pintu terbuka muncullah Robi ( asisten dari nona Za ) dari balik pintu dengan membawakan sebuah kantong plastik yang berisikan beberapa makanan untuk sarapan Julian,,,,


"Bos, ini sarapan Anda, isi nya sesuai pesanan anda" ucap Robi sembari menyerahkan kantong plastik itu pada Julian dan Julian pun menerimanya dengan malas,,,


Robi menyadari ada yang tidak beres dari bos nya itu, Tingkah nya yang seperti kehilangan semangat dan terlihat sangat lesu, tak ada pancaran di wajah nya, yang ada hanya pemandangan suram yang terlihat oleh Robi, namun meski begitu, Robi memutuskan untuk tidak menanyakan apapun tentang apa yang terjadi dengan bos nya dan segera meninggalkan ruangan tersebut, karna ia sangat tau jika bos nya itu sedang dalam suasana hati yang tidak baik maka besar kemungkinan akan terjadi bencana besar jika ada yang sengaja mengusik ketenangan nya...

__ADS_1


Di luar ruangan....


Setelah memastikan pintu ruangan CEO tertutup dengan rapat, Robi menghembuskan nafas lega serasa baru saja keluar dari kandang bebek🤭


"Robi,,,? apa yang kau lakukan di sini....??? tanya Amel saat melihat Robi yang berdiri di depan ruangan CEO


"Eh nona,,, saya baru saja mengantarkan sarapan untuk bos" ucap Robi sambil tersenyum


"Mengantar sarapan...??? Tuan Julian ada di dalam...??? tanya Amel yang terkejut karna tidak biasanya Julian turun bekerja secara langsung seperti hari ini


"A anu, saya juga tidak tau Nona, tapi yang saya lihat seperti nya bos sedang ada masalah..."


"Masalah ...??? maksud kamu apa..?! tanya Amel lagi


"Saya juga kurang tau nona, saya tidak berani bertanya apapun, sebaiknya nona lihat saja sendiri"


"Robi,,, kau bilang tuan Julian ada di dalam tapi aku tidak menemukan nya sama sekali" ucap Amel yang terlihat bingung


Robi pun mengikuti langkah Amel masuk kedalam dan benar saja, ia juga tidak menemukan Julian di dalam ruangan itu


namun sesaat kemudian tiba-tiba Sebuah lemari besar yang di dalam nya terdapat buku-buku baru saja bergeser dan muncullah Julian dari balik pintu yang terdapat di belakang lemari itu


Baik Amel, Robi maupun Julian sama-sama terkejut saat mereka saling bertemu...


"Tuan julian...,???


Bos....???!!

__ADS_1


"Amel, Robi...??? sedang apa kalian di ruangan ku..??? tanya Julian spontan


"Tuan,,, Robi bilang tuan sedang banyak masalah, itu sebab nya saya kemari untuk melihat tuan, mungkin saya bisa membantu masalah yang sedang tuan hadapi saat ini" ucap Amel dengan suara yang lembut


Julian melihat ke arah Robi dan menatap nya dengan tatapan tajam, Robi yang ketakutan melihat itu pun merasa gemetar dan menundukkan kepalanya tanpa berani berucap sepatah kata pun.


"Aku baik-baik saja, kau tak perlu khawatir, sebaiknya sekarang kalian kembali bekerja karna aku akan pergi, ada urusan mendadak diluar dan aku harus menyelesaikan nya segera" ucap Julian dengan suara yang datar


Dengan patuh Amel menuruti perintah dari atasan nya itu "Baiklah tuan, kalau begitu kami permisi, jika butuh bantuan kami, telpon saja" ucap Amel


"Umm" sahut Julian singkat


...----------------...


tanpa berkedip, Julian terus memandangi Amel yang berjalan meninggalkan ruangan nya bersama dengan Robi, rasa sakit seketika kembali menyeruak kala mengingat pengakuan Amel bahwa ia telah kembali dengan sang mantan suami, Bayangan masa lalu yang telah ia lewati selama beberapa tahun terakhir bersama Amel dan Rey terlintas begitu saja,


Tiba-tiba muncul sebuah penyesalan dalam hati Julian, seandainya ia bisa memutar kembali masa lalu, ia tidak akan menugaskan Amel untuk mengurus pekerjaan nya di Indonesia, dengan begitu Amel tidak akan pernah bertemu Arya dan menjalin hubungan mereka kembali,,,,


Namun di saat yang bersamaan juga muncul bayangan di mana saat ia dan Lily yang menghabiskan malam panas bersama,,


setelah tersadar Julian teringat bahwa ia telah berjanji pada lily untuk datang menemui orang tua nya malam nanti,,,


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2