
Di kediaman keluarga besar 'Agatha'
Seorang wanita cantik yang memiliki nama lengkap Lily Aprilia Agatha, ia merupakan putri bungsu dari pasangan Tuan Arif Sulistyo Agatha dan nyonya Anjani Agatha,,, Lily memiliki seorang kakak perempuan yang bernama Metta Maria Agatha,
Lily merupakan sahabat baik dari Dinda dan Amel sejak mereka kuliah di perguruan tinggi beberapa tahun yang lalu, Lily yang semula memiliki cita-cita sama seperti Amel yang ingin menjadi dosen, namun karna kelembutan hati nya yang selalu merasa tak tega kala melihat sang ayah yang selalu bekerja keras dan sering sakit-sakitan kala itu,,, hingga akhirnya Lily memilih mengurungkan niat nya untuk meraih cita-cita nya dan memilih membantu sang ayah untuk melanjutkan mengelola perusahaan mereka,
adapun Metta Kaka dari Lily, dia telah memilih jalan hidup nya sendiri, ia sekarang telah sukses menjadi seorang model dan aktor terkenal seperti yang ia inginkan,,, karna pada dasar nya, orang tua mereka memang tak pernah mengekang dan selalu menerima apa yang menjadi keputusan Lily dan metta,,,
Di sebuah kamar yang cukup luas...
Lily yang terus merenung di tempat tidurnya tanpa berbicara sepatah kata pun sejak Julian mengantarnya kembali kerumah,,, dan apa yang ia lakukan tentunya tidak luput dari pandangan sang bunda,,,
Nyonya Anjani menghampiri sang putri bungsu nya dan membawakan sarapan untuk Lily....
"Nak,,, Apa kau baik-baik saja...??? tanya Nyonya Anjani dengan suara yang lembut
__ADS_1
Lily mendongak dan tersenyum saat melihat sang bunda menghampiri nya,,,
"Bun,, aku baik-baik saja" sahut Lily yang berusaha untuk tetap bersikap tenang seperti biasa
"Kau tidak kekantor hari ini...??? jika ada masalah jangan sungkan untuk menceritakan pada bunda, bunda akan selalu ada untuk mu" ucap Nyonya Anjani yang tulus dan penuh dengan kasih sayang
"Bun, aku benar-benar baik-baik saja, Bunda tidak perlu khawatir, aku hanya merasa kelelahan, mungkin karna akhir-akhir ini aku terlalu bekerja keras dan tidak punya waktu untuk beristirahat,,," ucap Lily yang berusaha untuk meyakinkan sang bunda ( Maaf kan aku Bun, aku telah melakukan kesalahan yang sangat fatal, aku tidak jujur padamu, aku takut jika aku mengatakan yang sebenarnya, kau akan membenciku, sekarang aku hanya bisa menunggu dan berharap, semoga ka Juki menepati janji nya untuk datang menemui kalian malam ini , aku berharap dia benar-benar akan bertanggung jawab atas apa yang di perbuat nya padaku sebelumnya, ) gumam Lily yang memandang bundanya dengan tatapan rasa bersalah
"Baiklah, sekarang makan lah sarapan mu, untuk mengisi perut sementara,,," ucap nyonya Anjani sembari menyodorkan piring berisi sehelai Roti dengan selai kacang di atas nya serta segelas susu ke tangan lily, dengan senang hati Lily pun menyambut nya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di lain tempat....
"Kaka serius,,, Kaka gak lagi becanda kan ka...??? ucap Dinda setengah berteriak karna kaget saat mendengar kenyataan Julian yang ingin melamar Lily malam nanti....
__ADS_1
"Ka,,, jangan bilang kaka cuma jadiin Lily pelampiasan,,, aku gak akan terima kalau Kaka berani nyakitin sahabat ku" ucap Dinda protes
"Din kamu dengerin penjelasan Kaka dulu,,, Kaka serius ingin melamar Lily, bukan karna Kaka ingin menjadikan dia pelampiasan, tapi karna,,,,, ( Julian menjeda ucapan nya sejenak )
"Karna apa ka...??? tanya Dinda yang mendesak Julian untuk melanjutkan kata-katanya
"Karna,,, karna sesuatu telah terjadi di antara kami" ucap Julian yang menunduk lesu
"maksud Kaka,,,???....
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG