
Amel meletakkan nampan yang di bawanya dan menyodorkan secangkir teh hangat untuk Juki dan susu untuk Rey,,,
Juki menerima itu dengan baik, setelah meminum beberapa teguk, ia pun Kembali meletakkan gelas nya di atas meja,,,
"Mel,, Kaka mau ngomong,,,,!!! ucap Juki mulai membuka pembicaraan
"Ngomong apa ka, kok kaya nya serius banget,,?? tanya Amel,. ( Jika pada saat jam kerja, Amel akan memanggil Juki dengan sebutan formal sebagai mana bos dan bawahan nya, namun jika di luar jam kerja, Amel akan memanggilnya dengan sebutan kakak seperti yang di lakukan oleh Dinda sahabat nya )
"Mm, jadi gini, kamu kan tau kalau besok Kaka ada perjalanan bisnis ke Indonesia, dan itu gak bisa di tunda lagi, tapi Kaka... mmm ,,!!! ( Juki menghentikan kata-kata nya sejenak )
"Tapi apa ka,,,??
"Kakek Kaka di Amerika sedang sakit parah dan Kaka harus segera kesana,,, Kaka mau minta bantuan kamu untuk mewakili Kaka buat perjalanan bisnis besok,,, kamu mau kan,,,???
"DEG" Amel tidak langsung menjawab, ia hanya terdiam tanpa berkata apapun, entah kenapa saat Amel mendengar nama kota itu, ia terasa sesak dan nafasnya yang serasa terhenti begitu saja,,, Untuk sesaat ingatan di masa lalu berputar kembali di kepalanya,,, namun sesaat kemudian...
"Amel" ucap Juki yang membuat Amel tersadar dari lamunannya
"Ah,,, i iya ka,,, kenapa,,,??? tanya Amel tergagap
"Mel,,, Kaka tau mungkin ini berat bagi mu, tapi Kaka tidak bisa mempercayakan tugas ini pada orang lain, dan kamu adalah satu-satunya harapan Kaka untuk mewakili keberangkatan ke Indonesia besok"
"Mm,, tapi ka, aku....
"Mel, Kaka mohon, sekali ini saja tolong bantu ya,,,!!! ucap Juki yang memohon pada Amel dengan wajah memelas nya
Amel merasa iba melihat Juki yang memohon padanya, ia juga merasa tidak nyaman, kala seorang juki yang merupakan atasan nya rela memohon pada nya untuk suatu pekerjaan,,, setelah beberapa saat Amel memikirkan nya, ia pun akhirnya setuju mewakili Juki untuk perjalanan bisnis ke Indonesia besok, dan tentunya juga dengan segala pertimbangan yang matang....
"Baiklah, tapi berapa lama aku akan bertugas di sana,,,??? tanya Amel
__ADS_1
"Tiga bulan,,," ucap Juki singkat
"Tiga bulan,,,?!! tanya Amel lagi
"Iya,, tiga bulan,,," sahut Juki lagi
"Mm,,, tapi ka, bagai mana dengan Rey, aku tidak bisa jauh terlalu lama dengan nya, kaka tau sendiri kan, tiga bulan itu bukan lah waktu yang sebentar"
"Kamu bisa membawanya,,, kamu tenang saja, aku akan meminta Dinda untuk membantu mu menjaga Rey saat kamu sedang bertugas " ucap Juki meyakinkan
"Hhmm,, baiklah kalau begitu malam ini aku akan mulai berkemas"
"Ya, aku akan meminta Aldo untuk mengatur jadwal keberangkatan kamu dan Rey besok,,,, Amel terima kasih sudah mau membantu ku,, malam ini juga aku akan berangkat ke Amerika "
"Hem,,, tidak perlu berterima kasih pada ku ka, ini sudah menjadi kewajiban bagi ku sebagai bawahan Kaka"
"Baiklah, kalau begitu sekarang Kaka mau pulang dulu,, jaga dirimu dan Rey baik-baik selama kalian di kota J ya, maaf karna kali ini Kaka merepotkan mu"
"Hehee, baiklah, kalau begitu Kaka pamit dulu,,," Ucap Juki yang berpamitan pada Amel dan kemudian beralih menatap Rey yang sedang asyik mencomot ayam goreng nya,,,. "Rey,,, om mau pulang, tidakkah kau akan memberikan ciuman untuk om mu ini " ucap Juki sembari menunjuk pipinya pada Rey
Dengan patuhnya beby boy itu berlari kearah Juki dan memeluknya, mencium kedua belah pipi Juki secara bergantian dan tentunya masih dengan keadaan wajah yang belepotan dengan sisa makanan,,,
"Rey,, sudah cukup sayang,,, lihat, pipi om Juki jadi kotor karna ulah mu" ucap Amel yang menghentikan tindakan anak nya
Rey pun dengan patuh menuruti apa yang di katakan oleh sang mama,,. "Om, cudah ya, nanti pipi om jadi kotol gala-gala Ley, nanti mama malah cama Ley" ucap Beby Boy itu dengan bahasa cadel nya yang membuat Juki dan Amel merasa gemas karnanya...
"Hhmm,, baiklah, terima kasih untuk ciuman nya, kalau begi om pamit,, assalamualaikum"
"Wa'alaikum salam" sahut Amel dan putra nya serentak
__ADS_1
Setelah memastikan Mobil yang membawa Juki sudah tidak terlihat lagi, Amel dan putra nya pun kembali masuk kerumah nya,,,
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Keesokan harinya,,,
Di bandara, Amel dan putra nya sudah bersiap untuk keberangkatan menuju tanah airnya setelah sekian lama ia tidak pernah pulang
"Nona,,," panggil Aldo asisten pribadi Julian Kiandra
"Ada apa do,,,??? tanya Amel
Aldo mengeluarkan sebuah black cart dari dompet nya dan menyerahkan itu pada Amel,,, "Ini titipan dari tuan Julian, beliau meminta saya untuk memberikan ini pada Nona Amel, beliau bilang ini untuk pegangan anda dan Putra anda selama di Indonesia"
"Tapi Do, menurut ku ini terlalu berlebihan " ucap Amel yang mencoba menolak itu
"Tidak nona,,, tuan Julian bilang, anggap saja ini sebagai honor anda karna sudah mau mengganti kan nya untuk perjalanan bisnis ini"
Setelah beberapa saat, dengan segala upaya, Aldo berusaha membujuk Amel untuk menerima black cart itu, akhirnya Amel pun mau menerima nya,,,
"Baiklah, aku akan menerimanya, tolong sampaikan pada tuan Julian, terima kasih atas kebaikan nya, kalau begitu kami berangkat dulu" ucap Amel
"Ok nona,, Kalau begitu selamat jalan untuk kalian berdua, sampai jumpa lagi di lain waktu,,,,,
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG