
Keesokan paginya di rumah sakit xxx
Dengan telaten Arya mengurusi dan melayani istri kecilnya itu, di mulai dari memandikan nya hingga memasangkan pakaian untuk Amel dan juga menyuapi Amel makan,,,
"Mas, aku bisa sendiri" ucap Amel yang merasa canggung dengan perlakuan Arya terhadap nya
"Sudah, kau diam saja, ini sudah menjadi kewajiban mas untuk melayani mu, sekarang kau sedang hamil dan tidak boleh terlalu capek" ucap Arya dengan santai sambil tetap menyuapi Amel makan
"Tapi mas,,, hanya menyuapkan makanan itu tidak akan capek kok"
"Sudah,,, dengarkan saja perintah suami mu ini,, kau cukup menurut saja dan jangan banyak alasan"
"Baik lah" ucap Amel pasrah
Walau pun sebenarnya Amel merasa canggung dan kurang nyaman dengan sikap suami nya yang tiba-tiba sangat perhatian sejak ia tau bahwa Amel sedang mengandung,,, namun Amel tetap berusaha meyakinkan dirinya bahwa semua itu Arya lakukan karna kasih sayang dan tanggung jawab nya sebagai suami sekaligus calon ayah bagi anak nya,,,
"Mm,,, mas,, mas Arya tidak bekerja,,,?? tanya Amel
"Gak, mas ambil cuti selama beberapa hari sampai kamu benar-benar pulih dan bisa pulang"
"Tapi mas, aku kan sudah sehat Sekarang, aku juga mau pulang"
"Kamu ini ya,, baru saja beberapa menit yang lalu kamu menurut, sekarang sudah membantah lagi,,,"
__ADS_1
"Hehee,, maaf aku lupa," ucap Amel dengan cengiran yang membuat Arya semakin gemas melihat nya
( Amel,,, mas senang sekarang kamu sudah bisa tersenyum lagi, tidak seperti tadi malam, bahkan dalam keadaan mata tertutup pun kamu menangis,,, ) gumam Arya dalam hati
Arya tersenyum dan meraih tangan Amel dan membawa ke dalam genggaman nya,,, "Amel,,, mas janji setelah ini mas akan meluruskan kesalahpahaman yang terjadi kepada ibu dan kakak mu, bagai mana pun ini terjadi juga karna mas, mas akan memenuhi tanggung jawab mas terhadap mu sebagai seorang suami,,," ucap Arya tulus
"Mas,,, aku percaya pada mas,,, dan aku juga berharap, ibu bisa memaafkan ku dan menerima mu sebagai menantu nya" ucap Amel lirih
"Iya, mas juga berharap seperti itu,,, sekarang lebih baik kau jangan berfikiran macam-macam lagi ya,,, jangan sampai kejadian seperti kemarin malam terulang lagi,,, mas benar-benar gak tau gimana jadi nya kalau saja Riko terlambat datang untuk menyelamatkan mu, bisa-bisa mas juga akan gila karna itu"
Amel terdiam sesaat memikirkan apa yang di ucapkan oleh suami nya,,, ia mengaku apa yang telah di perbuat nya kemarin malam itu memang lah konyol, Bisa-bisa nya ia malah berpikir ingin mengakhiri hidup nya setelah semua yang terjadi....
Amel juga tak bisa membayangkan sebelumnya jika saja ia tau dirinya sedang mengandung, mungkin kah ia akan tetap mencoba untuk bunuh diri....
"Hmm,,, mas maafkan aku,, aku tidak bermaksud untuk melakukan itu,,, hanya saja waktu itu pikiran ku benar-benar sedang kacau sehingga aku tidak mampu mengontrol diri ku sendiri" ucap Amel pasrah dengan segala penyesalan
Tok, tok, tok (Suara ketukan pintu kamar rawat amel)
"Tunggu sebentar, mas akan membukakan pintu" ucap Arya lembut pada sang istri
saat Arya membuka pintu,,, ternyata yang datang kedua orang tua nya bersama dengan kedua adik kembar nya,,,
"Kejutannnnn" ucap serentak Alya dan Arsya yang begitu heboh
__ADS_1
"Mama, papa, Al, Ar,,, kalian datang pagi-pagi sekali,,,??? ucap Arya yang sedikit kaget dengan kedatangan keluarga nya
"Uumm,,, jadi Kaka tidak senang kami datang untuk menjenguk Kaka ipar" tanya Alya dengan wajah cemberut
"Ah tidak-tidak,,, tentu saja Kaka sangat senang, hanya saja mulut kalian berdua sangatlah berisik,,, apa kalian tidak sadar sudah mengganggu waktu istirahat kaka ipar" ucap Arya yang begitu gemas dengan sikap kedua adik kembar nya itu
"Uumm,, Kaka,,,!!!
"Sudah-sudah,,, kalian ini sudah lama tidak bertemu bukan nya saling memeluk malah bertengkar,,, " ucap tuan Adi yang melerai perdebatan antara ketiga anak nya itu
Nyonya Rani dan tuan Adi datang mendekati ranjang pasien di mana Amel berbaring,,,
"Amel sayang,,, apa yang kamu rasakan, apa kamu merasa mual atau ada yang lain,,,?!! tanya mama Rani
"Tidak ma,, Amel sekarang sudah baikan,,, terima kasih atas perhatian mama, Terima kasih juga karna menyempatkan waktu untuk menjenguk Amel di sini" ucap Amel tulus
"Ah,,, tidak masalah sayang, justru mama sangat senang,,, karna berkat kamu,,, sebentar lagi mama dan papa akan menjadi kakek dan nenek,,,"
"Dan kami akan menjadi, aunty Al dan aunty Ar" sahut si kembar serentak
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG