
Setelah beberapa lama....
Amel dan putranya akhirnya telah tiba di bandara internasional Soekarno-Hatta kota J,...
"Amellll" teriak seorang wanita cantik yang memanggil Amel sembari melambaikan tangan nya
Amel tersenyum saat melihat kearah sumber suara yang ternyata itu adalah Dinda teman nya, terlihat Dinda berjalan dengan cepat sambil sesekali berlari kecil kearah amel, sementara Amel hanya berjalan biasa saja karna mengingat ia sedang menggandeng sang putra bersama dengan koper nya...
Mereka saling bertemu di satu titik dan saling memeluk melepas rindu satu sama lain...
"Amel,,, aku kangen banget sama kamu,,," ucap Dinda dengan manja nya
"Sama Din, aku juga kangen sama kamu" ucap Amel
untuk beberapa saat Amel dan Dinda tetap berada dalam posisi berpelukan , hingga beberapa saat kemudian mereka di sadarkan oleh suara beby boy yang merengek dan menarik-narik tangan sang mama...
"Mama,,, mama,,, " ucap nya dengan manja
Dinda dan Amel pun tersadar dan Seketika melepaskan pelukan mereka
"Oh,, Amel ini anak mu,,, "
"Hem,,, Reyhan amar, panggil saja rey" jawab amel
"Hemm, nama yang bagus,, lucu sekali kamu sayang,, maaf kan aunty ya, Karna membuat mu menunggu lama, kalau begitu kita pulang sekarang ya, biar bisa istirahat " ajak Dinda yang kemudian membawa Rey kedalam Gendongan nya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tiba di sebuah apartemen,,,
"Mel,,, apartemen ini milik kak Juki, kau bisa tinggal di sini untuk sementara waktu,,," ucap Dinda
"Eemm, tapi Din,,,?!!
__ADS_1
"Tenang saja, ka Juki sendiri yang memintaku untuk membawa kalian kesini, lagi pula ka juki masih punya satu apartemen lagi, apartemen ini sudah lama tidak di tempati, jadi aku rasa akan lebih baik jika kau tinggal disini, setidaknya apartemen ini jadi terurus "
"Hhmm,,, baik lah, sebelum nya terima kasih banyak Din, kau dan kakak mu sudah sangat banyak membantuku, aku tidak tau harus bagai mana lagi untuk membalas kebaikan kalian"
"Amel,,, tidak usah sungkan, lagi pula sudah ku katakan padamu, kau sudah ku anggap seperti saudara ku sendiri, jadi menurut ku, saling membantu itu adalah hal yang wajar"
Dinda membantu Amel memberikan apartemen agar nyaman untuk di tinggali, hingga tak terasa waktu berlalu begitu cepat, waktu sudah menunjukkan pukul 04:15 ,,,
"Amel,, sebaiknya istirahat dulu, kita sudah melewati jam makan siang, aku sangat lapar" ucap Dinda yang duduk tersandar
Amel merasa iba saat melihat teman nya yang kelelahan itu, Dinda sangat bekerja keras membantunya membereskan apartemen bahkan sampai menidurkan Rey,. "Kau diam dan istirahat saja dulu, aku akan memasak sesuatu untuk kita makan" ucap Amel
"Umm, tapikan gak ada bahan makanan di sini" sahut Dinda
"Eemm, aku akan membelinya, kau tetap disini dulu ya, aku titip Rey"
"Baiklah, tapi apa kau tau jalan,,,??? tanya Dinda lagi
"Hemm,,, Dinda aku ini masih sehat dan ingatan ku pun masih normal, selama tiga tahun aku meninggalkan kota ini bukan berarti aku melupakan nya, jadi kau tenang saja"
Amel tersenyum melihat tingkah teman nya itu, ia pun mengambil dompetnya dan segera berlalu,,,
sampai di depan gedung apartemen, Amel memesan ojek online agar dapat mempersingkat waktu menuju supermarket terdekat,,,. hingga beberapa saat mereka terhenti saat melihat lampu merah menyala....
Di saat yang bersamaan...
Seorang pria tampan yang sedang duduk di kursi kemudi sambil sesekali manggut-manggut mendengarkan musik sambil menunggu lampu hijau menyala, tanpa sengaja ia menoleh ke arah ojek online yang di tumpangi Amel,,,
"Tu, tuan,,, tuan, itu, itu" ucap nya tergagap
"Ada apa, kenapa kau menegang seperti melihat setan,,,??? tanya pria
yang ada di kursi penumpang
__ADS_1
"Itu tuan, itu Nona Amel" ucap pria itu sambil menunjuk ke arah yang di maksud
"Apa,,,!! di mana,,," jawab nya spontan sambil mengikuti arah yang di tunjuk oleh sopir nya,. tepat di saat yang bersamaan lampu hijau pun menyala...
Ojek online yang membawa Amel pun segera berlalu,,,,
"Riko, cepat ikuti dia" perintah pria itu yang tidak lain adalah Arya
"Baik tuan"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di sebuah supermarket,,, Amel mengambil sebuah troli dan mendorong nya sambil memilih beberapa bahan makanan yang ia butuhkan,,,
Saat Amel sedang asik melihat-lihat beberapa bahan makanan, tiba-tiba ia melihat susunan susu formula yang ada di bagian paling atas ....
"Hem, sebaiknya aku juga membeli susu ini untuk Rey, agar nanti saat aku bekerja, Dinda tidak perlu repot-repot untuk membeli nya lagi" gumam Amel
Amel berusaha untuk menggapai kemasan susu itu namun sepertinya tubuhnya yang terlalu pendek sehingga ia tidak mampu menggapai nya,,,
Tiba-tiba sebuah tangan kekar menjulur dan Mengambil kan kotak susu itu kemudian menyerah kan nya pada Amel...
dan ...
'DEG'. "Ma mas,,, Arya,,,,?!! ucap Amel yang tertegun melihat seorang Pria yang berdiri tepat di hadapan nya...
"Amel,,,,,"
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG