
Semua orang yang ada di sana di buat tertawa setelah mendengar celotehan Rey yang meminta sang papa untuk menolong mamanya yang ia Fikir menangis karna tersakiti,,,
"Sayang, ini nama nya om Feliks dan itu nenek, dia ibu nya mama kamu" ucap Arya yang menjelaskan pada Rey sembari menunjuk Feliks dan bu warsih secara bergantian... Amel tersenyum dan mengambil alih Rey dari pelukan suaminya, Amel membawa Rey mendekat pada ibunya dan Abang nya agar ia bisa saling mengenal, Bu Warsih dan Feliks tersenyum manis pada Rey, Rey yang belum mengerti sepenuh nya masih terlihat kebingungan,,,
"Sayang, cucu nenek sudah besar,,, kau tampan sekali nak, bolehkah Nenek menggendong mu....??? tanya Bu warsih sambil mengulurkan tangan nya berharap Rey mau berpindah ke gendongan nya
"Mama...?!!! ucap Rey yang terlihat ragu
"Sayang, dia ibu nya mama, dia nenek kamu juga, ayo beri salam dulu pada nenek dan om Feliks" ucap Amel yang berusaha meyakinkan putranya
"Tapi Meleka bukan Olang jahat kan mama...??? tanya Rey
Amel mengangguk dengan sangat yakin pada putra kecilnya itu "bukan sayang, mereka bukan orang jahat, mereka sama seperti mama dan papa,,," ucap Amel seraya tersenyum
Hingga akhirnya Rey pun setuju untuk berpindah ke gendongan bu warsih, Bu warsih sangat bahagia dengan itu semua,,,
setelah beberapa saat,,,
malam hari pun telah tiba... ( Di kamar utama )
__ADS_1
"Mas, bagai mana ibu dan bang Feliks bisa di sini, kenapa kau tak memberitahu ku sebelum nya ..? tanya Amel pada sang suami
Arya mendekat pada Amel yang duduk di depan meja rias dengan balutan handuk yang masih menempel di tubuhnya, Arya menyusupkan kedua tangan nya dari arah belakang hingga membentuk bulat sempurna di pinggang ramping istrinya itu,,, Perlahan ia menutup mata dan menghirup aroma tubuh sang istri yang begitu membangkitkan gairah, Amel mendesah kecil saat mendapat perlakuan manis itu dari sang suami tercinta... "Apa kau bahagia dengan kejutan yang ku buat...? " tanya Arya dengan berbisik di telinga Amel
"Aku sangat bahagia" jawab Amel singkat dan lirih, matanya pun juga ikut terpejam saat merasakan deru nafas dari sang suami yang terasa hangat menyapu bagian leher jenjang nya., Arya membalikan tubuh Amel hingga wajah keduanya saling bertemu dan hanya menyisakan jarak beberapa senti dari kedua nya, pertama-tama pandangan Arya hanya tertuju pada bagian benda kenyal berwarna merah muda yang masih belum di oleskan pelembab oleng sang empunya...
tanpa menunggu aba-aba Arya langsung menerkam bibir seksi yang sejak tadi begitu menggoda nya,,,
Ciuman hangat di antara kedua nya pun berlangsung cukup lama, hingga Amel merasa dirinya kehabisan nafas dan mendorong kecil tubuh sang suami hingga ciuman mereka pun terlepas,,, untuk sesaat Arya membiarkan Amel menghirup udara hingga ia puas, namun sesaat kemudian ia kembali menyerang sang istri, namun kali ini jauh lebih panas dari sebelum nya,,,, Arya membopong tubuh sang istri dan membawa nya ke tempat tidur tanpa melepaskan ciuman mereka,,, dan....
___
___
___
Amel dan Arya sama-sama terkapar tak berdaya di atas ranjang dan selimut yang menutupi tubuh keduanya...
berkali-kali Arya menciumi dahi sang Istri dan memeluknya dengan erat...
__ADS_1
"Sayang,,, aku senang jika kau bahagia,, mulai sekarang, apapun yang terjadi, berjanjilah padaku untuk tidak meninggalkan ku lagi" gumam Arya tepat di telinga Amel
"Mas, maaf kan aku yang begitu egois dan kekanak-kanakan,,, tapi aku berjanji, mulai saat ini, aku akan selalu ada bersamamu, apapun yang terjadi, aku tidak akan pernah meninggalkan mu lagi,,, terimakasih atas semua yang kau lakukan untuk hari ini, aku sangat bahagia" ujar Amel
Sekali lagi, Kedua nya kembali sing memeluk dengan begitu erat tanpa ada yang berniat melerai pelukan lebih dulu...
Sementara di sisi lain,,,
Rey yang masih sibuk bermain di ruang keluarga bersama Feliks,,, meski pada awalnya Rey terlihat takut saat melihat orang yang baru ia temui, namun ia juga tergolong sebagai anak yang cerdas dan cepat akrab pada siapa saja yang ia temui, meski demikian, Rey juga sudah bisa membedakan yang mana orang yang baik dan yang mana orang ingin berbuat tidak baik padanya,
"Om,,, om tau, dulu waktu Ley macih di palis dengan mama dan om Juki, om Juki yang selalu temani Ley main kalau mama cedang kelja,,," celoteh Rey
"Om Juki ..?!, siapa dia,,, om baru pertama kali mendengar nama itu"
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG