
"Mel,,,, biarkan Dia pergi, kamu tidak perlu khawatir, Dinda akan menjaganya" ucap Julian
"Tapi ka...!!!
"Mel,, aku janji akan menjaga Rey, lagi pula aku hanya ingin mengajak nya ke rumah Lily, Lily pasti senang bisa bertemu dengan Rey" ucap Dinda
"Baiklah, tapi jangan lama-lama ya" ucap Amel yang akhirnya mengalah
"Kamu tenang saja,,, percaya padaku" ucap Dinda meyakinkan Amel....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di kantor cabang 'Zhou Group'
Julian dan Amel baru saja tiba bersama dengan Robi, para karyawan berjejer rapi dengan penuh hormat untuk menyambut kedatangan Bos mereka....
Seorang pria muda dengan ketampanan di atas rata-rata, yang usianya baru menginjak ke 25 tahun, ia berjalan menghampiri Julian bersama dengan asisten nya,...
"Tuan, nyonya, selamat datang" ucap Pria muda itu dengan penuh hormat pada Julian dan Amel
"Dimas, bagai mana keadaan perusahaan selama aku tidak ada....??? tanya Julian datar
"Selama perusahaan di bawah pengawasan saya, semuanya baik-baik saja dan tidak ada kendala sedikitpun " jawab pria muda yang bernama Dimas itu
"Bagus" jawab singkat Julian
Saat tiba di dalam Kantor, semua karyawan berkumpul sesuai instruksi dari atasan mereka,
"Semuanya,, harap perhatikan sejenak, CEO utama kita tuan Julian yang merupakan pemilik 'Zhou Group' akan mengumumkan sesuatu " ucap Dimas dengan lantang dan penuh wibawa
Para karyawan Menjawab patuh dengan serentak, Julian maju beberapa langkah ke depan untuk menyampaikan sepatah dua patah kata....
"Baiklah semua nya, saya tidak akan menunda waktu lebih lama dan langsung ke intinya saja, di sini saya akan memperkenalkan seseorang yang akan Menjadi partner kerja kalian untuk sementara, Beliau yang akan menangani kerja sama kita dengan 'Heir group' selama beberapa waktu ke depan"
__ADS_1
Julian menghentikan ucapannya sejenak dan menatap ke arah Amel yang berdiri di samping nya dengan kepala yang menunduk
"Dia Nona Amelia Zahira, kalian bisa memanggil nya dengan sebutan nona Za, dia merupakan sekretaris saya di kantor pusat, saya mengutus nya secara langsung datang kesini untuk menangani proyek raksasa yang akan kita jalani dengan 'Heir group' saya harap kalian bisa bekerja sama dengan baik selama nona Za menjadi pemimpin kalian di sini,,,"
Amel melangkah ke depan dan berdiri di samping Julian untuk memperkenalkan diri nya....
"Selamat pagi semua nya, Saya Nona Za dan saya tidak punya banyak kata-kata untuk di sampaikan, sesuai dengan apa yang di sampaikan oleh tuan Julian, saya harap kita bisa bekerja sama dengan baik untuk kedepannya, jika ada yang ingin kalian tanyakan, silahkan di tanya kan, saya akan
menjawab nya jika saya memiliki jawaban untuk pertanyaan kalian" ucap Amel ramah
untuk sesaat suasana berubah menjadi hening seketika,,, tiba-tiba seorang wanita muda dengan berpakaian formal yang cukup terbuka, mengangkat tangan nya untuk mengajukan pertanyaan.
Baik Julian, Robi dan Dimas tetap pada posisi diam mereka, Amel melihat wanita itu dengan seksama dan sesaat kemudian ia pun tersenyum ramah pada wanita itu
"Silahkan..." ucap Amel singkat dan memberi ruang untuk wanita itu mengajukan pertanyaan
"Nona, maafkan saya sebelum nya jika pertanyaan saya cukup lancang,,, apakah nona Za dan tuan julian memiliki hubungan yang lebih dari sekedar rekan kerja, karna yang saya lihat seperti nya anda cukup spesial bagi tuan Julian, sehingga tuan Julian rela datang kesini secara langsung untuk memperkenalkan anda pada kami" ucap wanita itu dengan berani di hadapan semua petinggi perusahaan
"Clarissa Tamara, Jabatan mu di sini sebagai direktur pemasaran,,, apa aku benar...?? tanya Amel
Wanita yang bernama Clarissa itu pun mengangguk
"Sebenarnya saya sudah dari beberapa hari yang lalu berada di kota ini namun Karna hari ini adalah hari pertama saya di kantor ini, jadi saya tidak ingin membuat citra saya menjadi buruk, maka saya akan menjawab pertanyaan anda,,, walaupun menurut saya, pertanyaan anda lebih mengarah pada kehidupan pribadi saya,...
"Saya dan tuan Julian tidak ada hubungan apapun, kami memang saling kenal lama dan Tuan Julian merupakan kakak kandung dari sahabat baik saya, jadi saya menegaskan pada kalian semua bahwa kami ( Saya dan tuan julian ) hanya sebatas rekan kerja biasa dan tidak ada yang istimewa dari hubungan kami" ucap Amel dengan tegas dan lugas,
Tanpa disadari, Julian merasakan jantungnya seolah berhenti berdetak setelah mendengar Amel menjelaskan tentang hubungan mereka di Depan karyawan nya, Jika boleh jujur, bukan jawaban itu yang Julian harapkan dari Amel, namun apa boleh buat, selama ini memang tidak ada yang spesial terjadi dalam kehidupan mereka selama mereka saling mengenal,
Setelah mendengar jawaban dari Amel, karyawan wanita itu pun tersenyum dan kembali ke tempat nya semula, dan beberapa saat kemudian...
"Apa ada pertanyaan lain...??? tanya Amel
Satu detik
__ADS_1
dua detik
tiga detik (Hanya ada keheningan )
"Baiklah Jika tidak ada lagi yang ingin di tanyakan, sebaiknya kembali pada pekerjaan masing-masing" ucap Amel
Semua karyawan pun bubar dan kembali ke tempat kerja masing-masing
Julian berjalan menuju ruangan nya dan di ikuti oleh Amel, Robi dan dimas di belakang nya,,
Saat tiba di ruangan CEO
"Amel, ruangan ini akan menjadi ruangan mu untuk sementara, karna kedepannya kamu yang akan memimpin perusahaan ini, Dimas akan mendampingi mu selama disini, jika kau butuh sesuatu, kau bisa minta bantuan pada nya" ucap Julian menjelaskan pada Amel
"Baik tuan" ucap Amel singkat
"Baiklah, kalau begitu kamu bisa mulai bekerja sekarang, saya ada urusan penting di luar,,,"
"Baik tuan"
"Ingat, nanti jam makan siang saya akan menjemput mu" ucap Julian yang mengingat Amel kembali
"Baik tuan, saya ingat" ucap Amel tersenyum pada Julian
Julian pun berlalu meninggalkan ruangan CEO dengan di antar oleh Robi hingga ke tempat parkir, sementara dimas tetap berada di ruang CEO bersama Amel untuk menjelaskan beberapa pekerjaan yang akan di tangani oleh amel
.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1