DINIKAHI BRONDONG

DINIKAHI BRONDONG
Jangan cintai aku apa adanya


__ADS_3

Pagi itu Andru menepati janjinya dengan mengantar Sifa kesekolah. Setibanya di sekolah semua siswa seketika terpana melihat ketampanan Andru.


Namun seorang siswa langsung menghampirinya dengan wajah sinis, "Yaelah papah tukang ojek aja bangga, percuma wajah ganteng tapi gak ada duit, gak level!" cibir gadis itu membuat Andru tersenyum simpul menatapnya


"Adek, percuma juga punya papah banyak uang tapi jarang pulang, gak pernah diperhatikan apalagi di sayang. Mending papah tukang ojek tapi selalu ada selalu ada untuk anaknya, masalah uang mah nomor dua yang penting ganteng!" sahut Andru membuat semua siswa putri langsung berteriak histeris mendengarnya


Mereka langsung berebut meminta swafoto bersamanya, membuat sang pembully langsung berlalu pergi.


******


*Tak, tak, tak!!


Semua orang tampak terpana saat melihat sesosok lelaki tampan menggunakan kemeja putih, dengan blazer warna navy dipadukan dengan sneaker membuat ia terlihat begitu keren dan elegan.


Seorang receptionist sampai ternganga saat melihat pria itu berdiri dihadapannya.


"Dimana ruangan CEO," tanya pria itu


Bukannya menjawab wanita itu justru terkesiap menatap wajah tampan Andru dari dekat.


"Halo?" tanya Andru menggerakkan tangannya dihadapan wajah wanita itu


"Ah iya...." jawabnya terbata


"Bisa tunjukkan saya dimana ruang CEO berada?" tanyanya lagi


"Oh ruang CEO, ada di lantai 5," jawab wanita itu


"Ok, thanks," jawab Andru kemudian segera bergegas menuju lantai lima


"Wah tampan sekali!" seru receptionist itu begitu gemas


Setibanya di lantai lima Andru segera menuju ke ruangan CEO.


Seorang lelaki tua segera menyambut kedatangannya dengan sumringah.


"Akhirnya kamu datang juga cucuku!" serunya kemudian menepuk-nepuk pundak pemuda itu


"Seperti janjiku, aku akan menerima tawaran kakek setelah aku siap, dan sekarang aku sudah siap untuk mengemban tugas sebagai seorang CEO di perusahaan kita," jawab Andru


"Terimakasih nak, sudah membuat keputusan sulit ini. Dari semua cucu kakek kamu adalah satu-satunya yang paling aku andalkan. Tapi meskipun begitu aku tidak bisa pilih kasih, kamu tetap harus mengikuti seleksi sebagai CEO bersaing dengan dua sepupumu. Meskipun jika kedua dari kalian gagal akan tetap menjadi pimpinan direksi, tetap saja kalian harus bersaing untuk memperebutkan posisi tertinggi di perusahaan kita," ujar lelaki itu


"Kalau aku harus berkompetisi dengan Shane dan Nicky lebih baik aku mundur, aku lebih memilih menjadi Pimpinan Direksi kantor cabang saja," jawab Andru


"Kamu sangat mirip dengan ayahmu, selalu menghindari perselisihan, padahal aku yakin kau memiliki kemampuan yang sama dengan kedua sepupumu itu,"


"Tapi tetap saja aku tidak mengijinkan kau mundur dari kompetisi ini, besok aku akan mengumumkan kompetisi ini, aku harap kau bisa hadir karena aku sangat berharap padamu Andru," ucap lelaki tua itu


"Hmm," jawab Andru kemudian bergegas meninggalkan tempat itu


Dua orang pemuda menghampirinya saat ia keluar dari ruang kerja sang kakek.


"Wah lihatlah siapa yang datang?" tanya pemuda itu tersenyum sinis menatapnya

__ADS_1


"Apa lo masih berani menginjakkan kakimu di perusahaan ini setelah skandal kakakmu yang menggemparkan perusahaan ini. Bagaimana mungkin seorang lulusan SMA akan bersaing dengan lulusan universitas luar negeri seperti kami, sebaiknya lo nyerah aja daripada lo harus menanggung malu karena tak bisa bersaing dengan kami,"


"Dia pasti sudah bangkrut pasca operasi kanker kemarin hingga menemui kakek. Aku yakin dia pasti sudah menceritakan kisah menyedihkan agar kakek terharu dan mau mendukungnya. Ingat Andru jangan pernah bermimpi untuk menjadi CEO di perusahaan ini," imbuh yang lainnya


"Terserah kalian mau bicara apa, yang jelas aku datang kesini bukan karena keinginan ku, tapi karena undangan dari kakek," jawab Andru kemudian berlalu pergi


"Wah lihatlah dia masih saja sombong seperti dulu, dia pikir kakek akan memberikan perusahaan ini padanya apa, yang benar saja!"


Andru segera melesatkan motornya meninggalkan gedung Aditama Group.


Siang itu Andru berencana menjemput L di tempatnya mengajar.


Saat keluar dari pintu gerbang sekolah L terkejut saat seorang pria langsung menariknya.


"Andru, ish mengagetkan saja!" seru L langsung melepaskan tangannya


"Abis kamu dipanggil diem aja sih, sombong banget jadi cewek!" celetuk Andru


"Bukannya sombong Ndru, tapi aku gak denger. Kan kamu lihat sendiri dari tadi aku masih menyalami murid-murid ku!" seru L


"Iya Bu Guru maaf," jawab Andru


"Iya dimaafkan," jawab L tersenyum simpul menatapnya


L yang menyadari penampilan Andru terlihat berbeda langsung menatapnya dengan tatapan penasaran.


"Tumben hari ini kamu rapi banget emangnya darimana?" telisik L


"Dari rumah mau ketemu kamu," jawab Andru menggodanya


"Tentu saja aku udah bener L, masa sih kamu gak percaya?" sahut Andru memanyunkan bibirnya


"Percaya kok, cuma aneh aja, barisannya kamu tuh kan selalu tampil casual, kok tumben hari ini kamu tampil formal,"


"Kan mau kesekolah Bu guru, nanti kalau aku tampil casual banyak anak murid ibu yang jatuh cinta sama aku gimana?" jawab Andru lagi-lagi menggodanya


"Ya gak papa dong, lagian meskipun kamu banyak yang suka jika memang jodohnya sama aku ya tetap saja, kamu pasti nikahnya sama aku," jawab L membuat Andru seketika tersipu-sipu


"Gak nyangka ternyata kamu so sweat banget L, jadi makin lope-lope sama kamu," jawab Andru berusaha memeluk L, namun L langsung menepisnya.


"Why?" tanya Andru dengan wajah juteknya


"Ini sekolah Ndru, aku gak mau memberikan contoh yang buruk kepada murid-murid ku," jawab L


"Benar juga, maaf ya sayang aku khilaf," ucap Andru


"Iya sayang gak papa," jawab L


Andru kemudian memakaikan helm L dan mempersilakannya duduk.


"Udah siap belum sayang?" tanya Andru


"Udah,"

__ADS_1


"Pegangan dong kalau gitu, aku kan takut kamu kalau jatuh," tutur Andru


L kemudian segera melingkarkan tangannya ke pinggang pemuda itu.


Andru segera melesatkan motornya.


Sementara itu Sean tampak memperhatikan mereka dari kejauhan.


Sepertinya kau sudah menemukan lelaki yang membuat mu bahagia,


"Kita mau kemana sayang?" tanya Andru


"Kemana ya, terserah kamu aja deh, aku ikut aja," jawab L


"Yaudah kalau gitu kita ke penghulu aja ya, soalnya aku udah gak sabar mau halalin kamu," jawab Andru membuat L seketika tertawa mendengarnya


"Emangnya kamu udah siap Ndru?"


"Udah dong, lahir batin siap L," jawab Andru


"Yang bener nih, soalnya nikah itu gak sama dengan pacaran loh. Jika kamu melihat aku begitu cantik saat masih pacaran bisa jadi kamu akan merasa bosan padaku setelah menikah karena membosankan," jawab L


"Kalau itu kan tergantung orangnya sayang, kalau dia gak bersyukur ya pasti akan gitu tapi kalau dia mensyukuri apa yang diberikan Tuhan padanya dia pasti akan menerima pasangnya apapun keadaannya. Mau dia cantik atau sudah keriput dia pasti akan menerima pasangannya apa adanya," terang Andru


"Tapi kata tulus jangan cintai aku apa adanya?" jawab L


Seketika Andru langsung menghentikan sepeda motornya.


"Kenapa kok berhenti?" tanya L terkejut


"Aku tahu jika mencintai pasangan kita apa adanya membuat pasangan kita cenderung tidak mau merubah kearah lebih baik, namun sebagai kompensasi bagi mereka yang ingin pasangannya berubah juga harus berkorban atau memberikan sesuatu agar pasangannya bisa berubah lebih baik. Contohnya kalau mau pasangannya lebih cantik ya harus di modalin, kalau mau pasangannya setia ya jangan selingkuh, gitu kan sayang,"


"Kamu kok pinter banget sih sayang, sayang kamu belum kerja. Coba kalau udah kerja aku pasti siap jadi istri kamu," jawab L


"Beneran L?" tanya Andru


"Of course," jawab L serius


"Yes!" seru Andru begitu bahagia


Tiba-tiba L menjerit saat sebuah mobil melintas dan melewati genangan air yang langsung memercik kearahnya.


"Awww!!" ucap L segera menutup wajahnya


Melihat L yang terkena cipratan air kotor membuat Andru begitu kesal hingga berusaha menghentikan mobil itu.


"Oii berhenti atau gue lempar mobil lo pakai batu!" seru Andru begitu kesal


*Ciiit!!


Seketika sang pengemudi menghentikan mobilnya dan membuka kaca mobilnya.


"Ups sorry, makannya kalau pacaran itu di tempat yang elit dikit dong L, jangan di pinggir jalan, percuma juga kan dapat pacar ganteng tapi gak punya uang, emang wajah pas-pasan kaya lo tuh gak pantes dapetin cowok tajir ya!" ledek Hera menertawakan L

__ADS_1


"Bilang saja lo iri kan karena L dapat cogan, daripada lo yang hanya bisa dapat lelaki renta, makanya lo sampai selingkuh sama mantan suami L karena gak bisa dapatin cogan. Kasian banget cantik-cantik tapi gak ada cogan yang lirik, makanya insyaf biar gak kena adzab!" seru Andru membuat Hera begitu geram mendengarnya


__ADS_2