
*Ciiit!!!
*Bruugghhh!!!
Hera segera berlari saat mendengar penuturan dari Cynthia tentang putrinya yang lari meninggalkan kelas.
Wanita itu begitu panik dan terus berlari mengejar putrinya. Ia segera menghampiri Sheira yang terduduk di tepi jalan sambil memegangi lututnya yang berdarah.
"Apa kamu baik-baik saja sayang?" tanya Hera dengan wajah khawatir
Sheira mengangguk sambil menangis tersedu-sedu, "Aku baik-baik saja Bu, karena wanita itu menolongku!" seru Sheira terisak seraya menunjuk kearah L yang masih berdiri di depan sebuah mobil sedan yang berhenti tepat didepannya.
Seorang pengemudi mobil segera turun dan menghampirinya.
"Laila, apa kamu baik-baik saja?" tanya pria itu menatapnya lekat
L mengangguk pelan, namun saat ia akan melangkahkan kakinya tiba-tiba ia jatuh pingsan. Beruntung pria itu menangkap tubuhnya dan membawanya masuk kedalam mobilnya.
Ia kemudian melarikannya ke rumah sakit terdekat.
Beberapa menit setelah sadar L begitu terkejut saat ia mendapati dirinya berada di sebuah rumah sakit. Ia mencoba bangun dan seorang pria tersenyum di sampingnya.
"Alhamdulillah kamu sudah sadar L,"
"Sean??, dimana aku?" tanya L
"Kamu ada di rumah sakit, kebetulan tadi aku gak sengaja lewat di depan sekolah Bagas dan kamu sepertinya mencoba menyelamatkan seorang anak kecil hingga membuat mu nyaris tertabrak mobilku, tapi untungnya aku bisa mengerem laju kendaraan mobilku," terang Sean
"Lalu bagaimana dengan Sheira?" tanya L
"Sepertinya dia baik-baik saja dan hanya luka lecet di kakinya," jawab Sean
"Syukurlah. Kalau begitu aku harus segera pulang, lagipula aku sudah baikan," ucap L kemudian beranjak dari tempat tidurnya
"Jangan dulu L, kita tunggu dulu hasil pemeriksaan dokter," cegah Sean
"Tapi aku baik-baik saja?"
"Iya itu kan menurut kamu, makanya tunggu sebentar lagi, nanti aku akan mengantar kamu pulang setelah hasil lab keluar," jawab Sean mencoba mencegahnya
Laila kemudian kembali duduk di brankar menuruti permintaan Sean.
"Boleh aku pinjam ponselmu?, aku harus memberitahukan Miss Cynthia untuk menghubungi Andru untuk menjemput Bagas,"
Sean kemudian memberikan tas Laila yang ia bawa.
"Thanks Sean, aku kira tasku tertinggal di sekolah, ternyata kamu membawakannya,"
"Sama-sama L," tidak lama seorang dokter memasuki ruangan UGD dan menghampiri mereka
"Siang, Nyonya Laila?" sapa sang dokter
"Selamat siang dok,"
__ADS_1
"Alhamdulillah anda sudah siuman, apa ada sesuatu yang anda rasakan seperti pusing, atau sakit di bagian tertentu?" tanya Dokter sambil memeriksa denyut nadinya
"Alhamdulillah gak ada dok," jawab L
"Hmmm, tekanan darah normal, denyut jantung juga stabil. Alhamdulillah anda baik-baik saja, hanya anda harus mulai mengurangi aktivitas mulai sekarang dan fokus untuk menjaga kandungan anda yang sudah berjalan dua Minggu," ucap sang dokter membuat L tercengang
"Saya hamil dok??" tanya L dengan mata yang berkilat-kilat
"Benar, sesuai hasil pemeriksaan darah usia kandungan anda baru memasuki dua Minggu, jadi saran saya jangan terlalu capek dan perbanyak istirahat serta makanan yang bergizi," jawab dokter
"Alhamdulillah," ucap L begitu senang
"Selamat ya L," ucap Sean memberinya selamat
"Terima kasih Sean,"
"Apa saya sudah boleh pulang dok?" tanya Laila dengan wajah berseri-seri
"Tentu saja, setelah ini anda bisa langsung pulang,"
"Terimakasih banyak dok," jawab Laila kemudian bersiap-siap untuk pulang
Saat ia akan pulang Andru memasuki ruangan itu dan memeluknya erat.
"Sayang, bagiamana keadaan mu?" tanya Andru
"Alhamdulillah aku baik-baik saja kok," sahut L melepaskan pelukannya
"Tapi aku tidak baik-baik saja, aku begitu panik saat Miss Cynthia mengabari ku kalau kamu pingsan setelah nyaris tertabrak mobil. Apa ada yang terluka?" tanya Andru lagi dengan wajah panik
"Kenapa kamu khawatir sayang, memangnya ada apa?" tanya Andru penasaran
"Alhamdulillah aku hamil sayang," ucap L membuat netra Andru membulat sempurna
"Really??"
"Ya,"
"So, kenapa kamu khawatir??" tanya Andru
"Aku takut karena sekarang usiaku sudah tak muda lagi," jawab L
"Jangan takut sayang, kan ada aku yang akan jadi suami siaga, aku janji akan menjagamu dan calon anak kita sampai kamu melahirkan,"
"Terimakasih sayang, semoga kita berdua bisa menjaganya sampai dia lahir nanti ya,"
"Aamiin, yang penting kamu harus jaga kesehatan mulai sekarang,"
"Iya sayang,"
Andru segera menghampiri Sean dan berterima kasih kepada pria itu karena telah mengantar Laila ke rumah sakit.
"Terima kasih banyak Sean sudah menolong L dan membawanya ke rumah sakit, aku doakan kamu segera mendapatkan pasangan yang cocok tidak lama lagi,"
__ADS_1
"Sama-sama Ndru, aamiin." Sean kemudian berpamitan dan meninggalkan keduanya
***********
Gedung Aditama Group
*Tok, tok, tok!!
"Masuk!" seru Andru saat mendengar suara pintu ruangannya di ketuk
Seorang wanita cantik terlihat memasuki ruangan itu dan menghampirinya.
Wanita itu langsung duduk di samping Andru yang sedang menandatangani beberapa dokumen di sofa.
"Kenapa kamu datang lagi?" tanya Andru
"Aku datang sesuai perintah kepala HRD,"
"Bukankah sudah ku bilang, aku sudah memecat mu, jadi pergi dari sini!" seru wanita itu
"Tapi kalau kamu memecat ku sebelum kontrak kerja berakhir maka kamu harus membayar biaya pinalti yang sudah ditetapkan dalam surat kontrak," sahut wanita itu
"Sebutkan berapa nomor rekening mu biar aku transfer uang itu sekarang!" seru Andru
"Kenapa sih Ndru kamu sekarang jahat banget sama aku, padahal aku audah berusaha bersikap baik padamu. Kalau kamu kesal kepada karena meninggalkan mu, aku minta maaf dan mulai sekarang aku akan selalu berada di samping mu dan tak akan meninggalkan mu lagi,"
"Sorry, aku sudah memiliki istri dan aku sangat mencintainya jadi jangan pernah bermimpi mendekatiku lagi," Andru kemudian menelpon seseorang dan tak lama kemudian seorang pria memasuki ruangan itu dan memberinya amplop coklat berisi uang.
"Ini adalah uang penalti karena telah memecat mu sebelum kontrak kerja berakhir. Aku yakin kamu datang kemari karena menginginkan uang ini bukan, so jangan pernah kembali lagi ataupun berusaha mendekati aku lagi karena sekarang aku sama sekali tidak tertarik denganmu," ucap Andru
"Kalau kamu tidak tertarik dengan ku kenapa masih peduli denganku?"
"Jangan geer, aku memberikan uang itu bukan berarti aku peduli denganmu, tapi itu adalah kewajiban aku seperti yang tertera pada surat kontrak kerja. Kalau kau ingin tahu kenapa aku dulu memintamu pergi meninggalkanku itu karena aku tahu selama ini cinta mu padaku hanya kebohongan semata, kau hanya mencintai uangku saja tapi tidak pernah tulus mencintaiku. Itulah sebabnya kenapa aku begitu benci padamu," terang Andru membuat wanita itu begitu kesal dan langsung pergi meninggalkannya.
"Syukurlah kau tau diri dan segera pergi," ucap Andru begitu lega
*******
Sementara itu di BANGUN MANDIRI Elementary School, Hera terlihat memasuki ruangan kepala sekolah bersama putrinya.
Ia sengaja menemui kepala sekolah untuk mengajukan permohonan pindah sekolah.
Selesai berbincang dengan kepala sekolah ia kemudian menemui Laila di ruang tunggu dan meminta maaf.
"Terima kasih sudah menyelamatkan anakku kemarin, maaf kalau selama ini aku sering berbuat jahat padamu, aku harap kita bisa menjadi teman kedepannya,"
"Meskipun kamu tidak meminta maaf padaku, aku sudah memaafkan mu. Lagipula aku bukan tipe orang pendendam. Semoga setelah kejadian ini, kamu bisa berubah dan kita benar-benar bisa berteman karena sebenarnya aku juga tidak suka cari musuh," jawab L
"Terima kasih L, atas pengertiannya," ucap Hera kemudian memeluknya.
*****The End******
Terima kasih kepada semua pembaca setia yang sudah membaca sampai tamat, maaf jika ending cerita tak sesuai harapan kalian.
__ADS_1
Lope-lope all 😘😘😘