
"Terimakasih Andru, aku gak bisa berkata-kata atas semua yang kamu lakukan untukku," ucap L begitu terharu mendengar ucapan Andru
"Mulai sekarang, aku akan melakukan apapun untuk membahagiakan kamu dan juga ketiga anak-anak kita, jadi apa kamu mau menikah denganku hari ini?" tanya Andru membuat L langsung mengangguk setuju
"Tentu saja aku setuju!"
"Yeay!!" seru Bagas dan Sifa begitu bahagia mendengarnya
Sifa dan Sofia langsung menaburkan bunga-bunga yang mereka bawa kepada mereka berdua.
Andru membawa L menuju pelaminan diiringi oleh ketiga bocah itu yang menjadi pengiringnya.
Seorang penghulu sudah menunggu di sana bersama ayah L.
Laila tak menyangka jika Andru sudah mempersiapkannya dengan matang hingga mengundang keluarganya dan juga sahabat-sahabatnya.
Keduanya segera duduk di depan penghulu disaksikan semua tamu undangan yang sudah menunggu keduanya.
Andru kemudian segera menjabat tangan ayah Laila dan memulai mengucapkan akad pernikahan dengan suara lugas dan lantang.
"Saya terima nikah dan kawinnya Nur Laila binti Hasanuddin dengan Mas kawin seperangkat perhiasan emas dua puluh empat karat dibayar Tunai!" ucap Andru dengan lugas
"Bagaimana saksi??"
"Sah!!" teriak semua orang yang ada d tempat itu
"Alhamdulillah,"
Terdengar suara sang penghulu membaca doa pernikahan membuat air mata L tiba-tiba menggenang di sudut matanya.
Wanita itu benar-benar tak menduga jika ia akan menikah lagi dengan seorang pemuda yang begitu mencintainya.
"Alhamdulillah akhirnya kamu menikah juga L, aku sangat terharu," ucap Yuli langsung memeluknya erat
"Kali ini aku benar-benar iri Sis, lo benar-benar beruntung bisa mendapatkan suami ganteng dan tajir kaya Andru. Udah gitu dia itu sangat perhatian dan romantis, wah andai saja aku bisa mendapatkan lelaki seperti itu juga!" sahut Via langsung memeluknya
"Insya Allah kalian juga akan mendapatkan jodoh idaman kalian, asalkan rajin berdoa kepada Tuhan," jawab L
"Aamiin, mudah-mudahan ya sis,"
Selesai Akad Andru langsung mengajak L menuju podium untuk menyampaikan pidato pertamanya sebagai seorang CEO Aditama Group.
"Terimakasih semuanya yang sudah hadir di tempat ini dan memberikan doa restunya kepada kami berdua. Alhamdulillah malam ini saya telah resmi menjadi suami dari wanita yang paling cantik di dunia setelah ibuku tentunya dan juga wanita yang selalu membuat hatiku berdebar-debar saat menatapnya yaitu Laila, semoga pernikahan kami akan menjadi pernikahan pertama sekaligus terakhir bagi kami berdua. Semoga kami bisa saling mencintai dan menyayangi satu sama lain hingga maut memisahkan. Sama seperti pernikahan ku aku juha memiliki harapan yang tak jauh berbeda untuk perusahaan yang saya pimpin sekarang. Sebagai seorang CEO Aditama Group saya, berharap bisa memajukan perusahaan ini dan membawa pembaharuan di dalamnya. Hampir lupa...selain aku mendapatkan istri yang cantik aku juga mendapatkan bonus dua orang anak-anak yang lucu yaitu Bagas dan Sifa, semoga kehadiran mereka akan semakin menambah kebahagiaan keluarga kami aamiin,"
Semua orang langsung bertepuk tangan meriah saat Andru mengakhiri pidatonya.
"Benar-benar membuat iri, bagaimana bisa L mendapatkan suami seorang CEO tampan dan juga sangat romantis seperti Andru. Kenapa juga aku selalu mendapat suami seorang yang sudah tua," keluh Hera termangu melihat kebahagiaan yang terpancar di wajah L
Sementara itu Laila tampak terkejut saat seorang lelaki menghampirinya dan memberinya ucapan selamat.
"Selamat Neng, semoga kali ini kamu akan mendapatkan suami yang bisa membahagiakan kamu dan juga anak-anak kamu," ucap Krisna
__ADS_1
"Aamiin, terimakasih Kris sudah menyempatkan hadir di acara pernikahan ku," jawab Laila
"Sama-sama," jawab Krisna kemudian menghampiri Andru
"Selamat atas pernikahan kalian, semoga kamu bisa membahagiakan L dan melindunginya sampai maut memisahkan kalian, aku juga titipkan anak-anakku padamu, semoga kamu bisa menyayangi mereka seperti anak-anak kamu sendiri," ucap Krisna
"Tentu saja, aku sangat mencintai L begitupula dengan kedua anaknya jadi jangan khawatir karena aku pasti akan menyayangi mereka sepenuh hatiku," jawab Andru
"Terimakasih," jawab Krisna kemudian menemui kedua buah hatinya dan mengajaknya makan bersama.
L langsung menetap lekat kearah Andru yang berada di sampingnya.
"Apa kamu yang mengundangnya??" tanya Laila
"Tentu saja, aku sengaja mengundangnya karena ingin dia tahu kalau kamu bisa mendapatkan pria yang lebih baik darinya, lebih tampan bahkan lebih kaya darinya. Aku harap setelah ini dia sadar bahwa apa yang dia lakukan padamu dulu adalah sebuah kesalahan besar dan ia menyesal karena telah menyia-nyiakan wanita sebaik dirimu," jawab Andru.
Laila terkesiap mendengar ucapan Andru hingga membuat lelaki itu terlihat salah tingkah di buatnya.
"Kenapa kau menatapku seperti itu, apa kau terpesona dengan ketampanan ku, atau kau sangat bahagia karena sekarang aku sudah menjadi suamimu?" tanya Andru
"Yaudah kalau gitu aku gak akan lihatin kamu lagi," jawab L singkat
"Dih kok gitu sih, jangan dong L, justru aku senang jika kamu lihatin. Ayo lihatin aku lagi," ucap Andru langsung berpose dihadapan L
L tersenyum menatap tingkah konyol Andru.
"Kenapa kamu menyukai aku, bukankah kamu bisa mendapatkan wanita yang lebih cantik dan lebih baik dariku?" tanya L
"Umm, so sweat banget sih suami aku, kamu memang pandai membuat hatiku berbunga-bunga," sahut L
"Tentu saja, mulai hari ini aku akan membuat hatimu selalu berbunga-bunga karena kamu selalu membuatku bahagia. Seperti kata pepatah ada banyak bintang di langit hanya satu yang bercahaya, dari ribuan wanita cantik hanya L yang bisa membuat Andru jatuh cinta," ujar Andru
"Masa sih?" tanya L
"Beneran L, kalau aku bohong ngapain aku nikahin kamu,"
"Ok, aku percaya,"
"Kok gitu doang jawabannya, gak romantis banget?" jawab Andru
"Terus aku harus gimana?"
"Jawab pakai pantun dong biar romantis,"
"Banyak buah semangka di kebun tetangga, tapi hanya satu yang memikat hati Laila, meski banyak perjaka tampan dan kaya, namun hanya Andru yang selalu ada di hati Laila," jawab Laila
"Eaa, meleleh hati Abang, Neng," jawab Andru
*********
Selesai Acara Andru langsung mengajak Laila untuk pulang ke rumahnya.
__ADS_1
Laila terkejut saat Pria itu tak mengantarnya pulang ke kosannya.
"Kayaknya kamu salah jalan deh Ndru,"
"Gak dong sayang, ini adalah jalan yang benar menuju rumah kita yang baru," jawab Andru kemudian menghentikan mobilnya di sebuah Mension yang sangat mewah.
"Mulai hari ini dan seterusnya kita akan tinggal di sini," ucap Andru kemudian membuka pintu rumahnya
"Wah besar banget rumahnya, aku suka!" seru Bagas
"Iya aku juga suka, rumahnya bagus banget," sambung Sifa
"Sekarang kita lihat kamar kalian yuk," ajak Andru mengajak kedua anaknya naik ke lantai atas
"Wah bagus banget kamarnya, aku suka!" seru Bagas langsung naik keatas kasur dan melompat-lompat kegirangan.
"Kalau kaka Sifa kamarnya yang di depan," ucap Andru kemudian mengajak Sifa masuk ke kamarnya.
"Gimana?, kakak suka gak kamarnya?" tanya Andru
"Suka pah, suka banget malah. Makasih ya pah," ucap Sifa
"Sama-sama nak, kalau gitu sekarang kakak istirahat ya, pasti capek kan dari tadi berdiri. Kalau mau ganti pakaian sudah ada di lemari ya,"
"Iya pah," Andru kemudian mengajak
"Iya Pah," jawab Sifa
Andru kemudian menghampiri L yang masih menemani Bagas.
"Bentar ya aku temenin Bagas bobo dulu, dia gak bisa kan kalau di tinggal sendirian," ucap L
"Bagaimana kalau aku aja yang temenin Bagas, biar kamu bisa siap-siap untuk malam pertama kita," ucap Andru
"Ok, tapi kamar kita yang mana?"
"Dibawah, dekat sama ruang keluarga," jawab Andru
"Ok,"
"Jangan lupa pakai baju yang sudah aku siapkan,"
"Ok sip," jawab L segera keluar dari kamar Bagas
Tidak seperti biasanya malam ini Bagas begitu sulit untuk di tidurkan. Meskipun ia sudah menguap berkali-kali namun ia tak kubjugb bahkan KKP berkali-kali namun tepat saja mata bodoh iyu masih tetap awas membuat Andru kewalahan dan tertidur di sampingnya.
"Huaaa!!" teriak Andru membuat L langsung menghampirinya.
"Kenapa sih?" tanya L khawatir
"Kamu kok gak bangunin aku sih L, kan jadi gagal malam pertama kita," ucap Andru dengan wajah kecewa
__ADS_1