Dinikahi Pria Cacat

Dinikahi Pria Cacat
Bahagia


__ADS_3

4 bulan kemudiannya


Kiini Ali sedang menemani sang istri, Yaitu Ruby untuk periksakan kandungannya ke dokter obgyn. Ruby kini tengah mengandung 4 bulan. Habis mantap mantap di kampung, mereka keesokan harinya bertolak ke kota. Dan mereka sudah tinggal menetap di kota. Karena usahanya Ali berpusat di kota.


"Bagaimana keadaan istri saya Dok?" tanya Ali dengan muka penasarannya.


"Kondisi anak anda baik, letaknya normal, serta air ketubannya cukup. Begitu juga dengan berat badannya."


Jawab Dokter ramah, tangannya masih sibuk menggerakkan transducer di atas perutnya Ruby yang sudah mulai terlihat buncit.


Ruby tersenyum lebar, melihat tingkah Ali yang seperti anak anak itu. Suaminya itu sangat mengkhawatirkannya. Apalagi di trimester Pertama kehamilan nya. Ia mengalami morning sick parah. Sampai diinfus segala, karena makanan tak ada yang bertahan di perutnya. Bahkan semua makanan terasa bauk. Begitu juga dengan Farpum dan lain sebagainya. Hanya aroma nya Ali yang sangat ia sukai. Setiap kali bersama, Ruby tak bosan bosannya mengendus endus ketiak dan leher nya Ali.


Tingkah anehnya Ruby saat hamil kedua ini sangat disukai dan disyukuri oleh Ali. Karena Ruby terlihat sangat tergila gila padanya. Bucin parah, kebalikannya saat Ruby hamil Aysha.


"Jenis kelaminnya Dok?" kini Ruby yang bertanya penuh harap pada dokter. Mereka datang kali ini, untuk pemeriksaan ke-4. Pemeriksaan Dokter sebelumnya, jenis kelamin anak yang ada di rahimnya sudah bisa dilihat dengan Jelas di usai kehamilan minggu ke 16.


"Sayang.... Aby gak mempermasalahkan jenis kelamin. Mau laki laki, atau perempuan sama saja. Yang penting, kamu dan anak kita sehat." Sahut Ali sok bijak. Ya, Ali terima dengan ikhlas, mau anak yang ada di rahim istrinya itu laki-laki atau pun perempuan.


"Yah pengen tahu lah By, biar kita bisa persiapkan segala kebutuhannya." Sahut Ruby tersenyum bahagia.


Dokter hanya tersenyum melihat tingkah suami istri yang terlihat saling mencintai itu. Ditambah Dokter terharu, melihat Ruby yang mau menerima kekurangan suaminya yang cacat.


"Eemmm... Selamat ya pak, bu. Anak kedua ini berjenis kelamin laki laki." Ujar Dokter ramah, tersenyum pada Ali dan Ruby.


"Yes....!" Ali yang euforia malah melakukan selebrasi di ruangan klinik pemeriksaan itu. Ia heboh sendiri di tempat itu.


Dokter hanya bisa geleng-geleng kepala dan terus melanjutkan pemeriksaan kandungannya Ruby. Begitu juga dengan Ruby hanya bisa geleng-gelengkan kepala sambil tersenyum lebar melihat tingkah Ali yang terlihat sangat bahagia itu.


***


Keesokan harinya

__ADS_1


Ali dan keluarga besarnya kini sedang diperjalanan. Mereka akan menghadiri pernikahan nya Khairiah. Khairiah adalah wanita baik hati yang sangat mencintai Ali. Dan sebenarnya Khairiah adalah Sepupunya Ali.


Khairiah yang punya hati yang baik. Harus mengubur dalam dalam perasaannya pada Ali. Karena cintanya tak pernah dibalas oleh Ali. Bahkan disaat Ali sendiri. Kehadiran Khairiah di dalam hidupnya, tetap dianggapnya sebagai adik sepupu. Khairiah menyerah, ia pun akhirnya mau menikah dengan pria yang sudah lama memendam cinta padanya.


"Selamat ya Dek Khairiah.." ujar Ali tersenyum lebar pada Khairiah. Kini ia tengah menjabat tangan wanita yang selalu menolongnya itu.


Khairiah terdiam sejenak. Hanya mata indahnya yang terlihat bicara, dengan banyaknya cairan yang menggenang di mata indahnya.


"Jangan menangis, dicintai itu lebih membahagiakan." Tegas Ali lagi.


Huhuhu...


Tangis Khairiah pecah. Ia dengan cepat memeluk Ali. Rasanya ia belum bisa melupakan Ali dari hatinya.


"Sudah... Jangan bersikap seperti ini. Nanti kamu gak dapat bagian malam pertama." Bisik Ali di telinganya Khairiah


Puukk


Suaminya Khairiah hanya bisa menatap Ali dan Khairiah dengan tercengang. Ia tahu istrinya itu sangat mencintai Ali. Tapi, tak seharusnya Khairiah bersikap lebay seperti saat ini. Tahu keadaannlah maunya.


Ali tak mau lagi banyak cakap. Ia lanjut menjabat tangan suaminya Khairiah.


"Selamat ya Dek. Kamu sangat beruntung mendapatkan istri seperti Khairiah. SAMAWA ya..!' Ujar Ali ramah.


" Iya bang."


Ali yang sudah memberikan Selamat hari pernikahan kepada Khairiah, kini memilih berdiri di sebelah pengantin priam Ali menunggu ruby dan chairiyah selesai berpelukan. Khairiah terus saja memeluk Ruby dengan erat.


"Kamu pasti bahagia." Ujar Ruby lembut pada Khairiah.


Ruby tentu punya alasan mengatakan itu, dia bisa menilai suaminya Khairiyah adalah pria baik. Apalagi tadi setelah selesai ijab kabul suaminya chairiyah sempat meneteskan air mata, terlihat pria itu sangat mencintai Khairiah.

__ADS_1


"Iya kak.." Sahut Khairiah sesenggukan.


Setelah itu kini Aysha yang menangis memeluk Khairiah. Aysah sangat mencintai Khairiah. Karena wanita itu lah yang menemani Aysha selama ini.


"Jangan menangis mommy kHai. Sampai kapanpun, kamulah mommyku."


Ucapan Aysha semakin membuat suasana hatinya Khairiah mendung. Ia sangat mencintai gadis kecil itu. Kulitnya Aysha masih memerah yang ia jaga dan rawat itu.


"Iya sayang...!" Semua wajahnya Aysah tak luput dari kecupan Khairiah.


Setelah itu lanjut acara foto bersama. Kemudian makan prasmanan. Dan tak lupa, Ali menyanyikan satu tembang di acara itu, berduet dengan Ruby. Lagu yang mereka bawakan berjudul Anugerah Cinta.


❤️TAMAT❤️


Terima kasih saya ucapkan kepada pembaca setia novel ini, yang telah mendukung novel ini. Cerita ini ter inspirasi dari kisah sahabat saya sendiri seorang pria yang punya akhlak yang baik pandai mengaji serta pintar dan juga punya paras yang sangat tampan serta kulit yang bersih tapi ia diberi kekurangan, yaitu cacat pisik, dengan kakinya yang pincang. Tepatnya sebelah kanan tubuhnya mengecil. Mulai dari tangan hingga kakinya.


Kisah percintaanya Ali di cerita ini, sangatlah berbeda dengan kisahnya. Aku jelas menambahi ceritanya dengan kehaluanku. Tapi, di dunia nyata sosok yang aku ceritakan ini tengah bahagia. Ia akhirnya dapat pasangan juga, setelah ia lulus PNS.


Pelajaran Yang dapat diambil dari kisah ini adalah.


Cinta seharusnya memang tidak memandang bentuk fisik dan rupa ya Bun. Karena pastinya, tampilan tidak akan bertahan lama dan hilang seiring berjalannya waktu.


****


Ramaikan say novel baruku Yang berjudul


Kupu-kupu dalam


yuk ke profil, baca novel lainnya yang tak kalah seriusnya, adik, kakak bunda sayang. ❤️


__ADS_1


__ADS_2