
Siang ini Hyorin dan Ayesh sudah sampai di peternakan Mr. Jacob, mereka langsung menuju ke rumah yang Mr. Jacob tempati.
Setibanya mereka disana ternyata tengah terjadi keributan kecil karena kepanikan yang melanda seisi rumah.
"Apa yang terjadi dengan Mr. Jacob?" tanya Ayesh yang masuk ke dalam rumah tanpa permisi karena dia mengetuk pintu berkali-kali dan tidak ada yang mendengarnya.
Hyorin mengekori Ayesh masuk ke dalam rumah yang ditempati oleh Mr. Jacob.
"Kau kapan datang?" tanya seorang pria bernama Daniel yang selama ini tinggal menjaga Mr. Jacob bersama dengan istrinya Nyonya Ema.
"Maafkan aku Tuan Daniel aku masuk tanpa permisi karena tadi aku mendengar kalian sedang panik dan tidak mendengar ketukan pintu dariku,"
"Ah ya maafkan aku karena tidak mendengarmu,"
"Tidak apa-apa Tuan, apa yang terjadi dengan Mr. Jacob?"
"Kami juga tidak tahu, tiba-tiba Kakek Jacob kami temukan sudah tidak sadarkan diri." Jawab Nyonya Ema.
"Kami sedang menghubungi anak-anak Kakek Jacob tapi belum tersambung juga, sedangkan kami takut untuk membawanya ke rumah sakit tanpa izin dari mereka," terang Tuan Daniel.
"Lalu bagaimana jika kalian terlambat menolong Mr. Jacob?"
"Bagaimana jika terjadi sesuatu kepadanya Tuan Daniel, kau pasti juga akan dipersalahkan oleh anak-anaknya," ucap Ayesh penuh penekanan karena Tuan Daniel masih ragu-ragu untuk melakukan pertolongan.
"Begini saja Tuan Daniel kau coba lagi hubungi anak-anak Mr. Jacob bair istriku memeriksa kondisi Mr. Jacob?"
"Tapi...,"
Tuan Daniel belum menyelesaikan ucapannya dan sudah dipotong oleh Ayesh.
"Istriku seorang Dokter, dia pasti tahu apa yang terjadi dengan Mr. Jacob sehingga tidak sadarkan diri seperti ini,"
Tuan Daniel dan Nyonya Ema masih merasa sedikit ragu dengan apa yang dikatakan oleh Ayesh.
"Tuan, Nyonya tolong percaya kepada kami. Istriku ini lulusan Fakultas Kedokteran di salah satu Universitas ternama di Jerman, jadi kalian tidak perlu ragu seperti ini,"
Mendengar penjelasan Ayesh kemudian Tuan Daniel dan Nyonya Ema mempersilahkan Hyorin untuk memeriksa kondisi Mr. Jacob.
"Aku ambil peralatan kamu dulu di mobil sayang," ucap Ayesh kepada istrinya.
__ADS_1
Hyorin mengangguk, "Baik Mas, terimakasih." Jawab Hyorin.
Hyorin memang ketika berpergian kemanapun salalu membawa peralatan medisnya dan juga obat-obatan yang mungkin bisa digunakan untuk menolong seseorang dalam kondisi darurat, sehingga ketika terjadi kondisi seperti sekarang ini semua dapat digunakan secara cepat.
Mungkin bagi sebagian orang hal ini cukup merepotkan tapi tidak bagi Hyorin sendiri. Dia malah senang jika kapanpun dan dimanapun dapat menolong sesama.
Hyorin mulai memeriksa kondisi Mr. Jacob, dengan cekatan Hyorin memeriksa nadi, detak jantung bahkan tensi darah Mr. Jacob untuk mengetahui tekanannya. Sedangkan Tuan Daniel masih menghubungi anak-anak Mr. Jacob berbarap mereka segera mengangkat panggilan telefon darinya.
Hyorin memberikan diagnosis sementara kepada Tuan Daniel dan Nyonya Ema.
"Begini Tuan dan Nyonya, kondisi Mr. Jacob saat ini cukup lemah. Jika tidak segera dibawa ke rumah sakit saya khawatir jika akan terjadi hal yang lebih serius lagi dari ini, ditambah Mr. Jacob yang sudah tidak sadarkan diri seperti ini." Terang Hyorin.
"Detak jantungnya semakin melemah dan harus segera dirangsang dengan alat pemacu jantung agar detaknya kembali normal, karena jantung yang tidak stabil menyebabkan aliran darahnya juga terganggu sehingga suplai oksigen ke otak tidak mencukupi yang mengakibatkan Mr. Jacob tidak sadarkan diri," tambah Hyorin.
"Saran saya segera saja bawa Mr. Jacob ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut sebelum semuanya terlambat!"
"Tapi bagaimana dengan anak-anak Mr. Jacob yang belum bisa dihubungi?"
"Tuan kami berjanji akan membantu Tuan dan Nyonya menjelaskan akan hal ini kepada mereka, jadi sebaiknya mari kita bergegas!" ucap janji Ayesh kepada Tuan Daniel dan Nyonya Ema karena Hyorin memberikan kode dengan tatapannya kepada Ayesh agar Ayesh membantunya meyakinkan Tuan Daniel dan Istrinya.
Ayesh membantu Hyorin merapikan peralatan medisnya dan memasukkanya kembali ke dalam mobil. Setelah itu Ayesh membantu Tuan Daniel mengangkat Mr. Jacob ke dalam mobil Tuan Daniel yang akan membawanya ke rumah sakit. Ayesh dan Hyorin mengikuti mobil Tuan Daniel dari belakang menuju rumah sakit terdekat.
Berbagai macam alat-alat medis terpasang di tubuh Mr. Jacob sebagai bentuk usaha untuk bisa menyelamatkan nyawanya.
Hyorin dan Ayesh menunggu sampai Tuan Daniel bisa menghubungi salah satu anak Mr. Jacob. Mereka merasa sedikit lega karena salah satu anak dari Mr. Jacob sudah bisa dihubungi dan akan memberitahukan hal ini kepada Dua saudaranya yang lain kemudian segera menuju rumah sakit yang dimaksud untuk melihat kondisi Ayah mereka.
Tidak berselang lama anak-anak Mr. Jacob sampai di rumah sakit.
"Uncle bagaimana kondisi Papa?" tanya James anak sulung Mr. Jacob kepada Tuan Daniel.
"Papa kalian dirawat di ICU, kondisinya belum stabil." Terang Tuan Daniel.
"Kalian siapa kenapa ada disini?" tanya Carlos anak kedua Mr. Jacob penuh selidik karena melihat Hyorin dan Ayesh ada bersama Tuan Daniel dan Nyonya Ema.
"Saya Ayesh dan ini Istri saya Hyorin. Kebetulan kami sedang berkunjung ke rumah Tuan Daniel dan mendapati Papa kalian tidak sadarkan diri jadi kami membantu Tuan Daniel untuk membawa Papa kalian kemari," Ayesh mencoba menjelaskan.
"Iya benar begitu Carlos, bahkan istri Tuan Ayesh sempat memeriksa kondisi Papa kalian dan menyarankan agar aku segera membawa Papa kalian ke rumah sakit meskipun tanpa persetujuan kalian, jika tidak ada mereka kami tidak tahu apa jadinya Papa kalian," Tuan Daniel menambahkan keterangan Ayesh.
Carlos beserta Kakak dan Adiknya tampak berpikir karena memang benar berkali-kali Uncle Daniel dan Aunty Ema menghubungi mereka terbukti dengan adanya panggilan tak terjawab di ponsel mereka karena mereka tidak tahu adanya panggilan itu sebab kesibukan mereka dalam bekerja sehingga melupakan ponselnya.
__ADS_1
"Terimakasih atas bantuan kalian Tuan dan Nyonya," ucap James dibarengi dia memeluk Ayesh.
Ayesh membalas pelukan James sebagai bentuk penghargaan kepadanya. Carlos juga melakukan hal yang sama kepada Ayesh.
Sedangkan Hyorin dipeluk oleh Jane yang merupakan putri bungsu Mr. Jacob.
Jane mengurai pelukannya, "Hyorin apakah kau Hyorin yang aku kenal?"
Hyorin mencoba mengingat-ingat kapan dia bertemu dengan gadis bernama Jane yang saat ini berada di depannya.
"Aku Jane... teman kamu waktu di kampus, kita sama-sama di Fakultas Kedokteran hanya saja kita tidak pernah satu kelas karena aku Kakak tingkatmu, tapi aku mengenalmu dengan baik Hyorin."
"Ah ya Kak Jane yang dulu pernah membimbingku pada saat aku jadi mahasiswa baru?"
"Iya Hyorin benar sekali, terimakasih karena telah menolong Papaku,"
"Sama-sama Kak," jawab Hyorin.
Setelah berbincang cukup lama akhirnya Hyorin dan Ayesh pamit undur diri kepada mereka yang ada disana. Mereka mendo'akan agar Mr. Jacob bisa segera sembuh.
Hyorin memang pada akhirnya tidak bisa mengucapkan terimakasih secara langsung kepada Mr. Jacob hanya saja hatinya cukup puas karena bisa melihat Mr. Jacob secara langsung meskipun dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Kini keduanya sudah sampai di hotel tempat mereka menginap. Hyorin langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri karena badannya sudah terasa sangat lengket, Hyorin menyelesaikan aktivitasnya di dalam kamar mandi kemudian bergantian dengan Ayesh.
"Apakah kau lelah sayang?" tanya Ayesh ketika mereka telah berbaring di ranjang setelah menyelesaikan makan malam mereka.
"Sedikit Mas," jawab Hyorin.
"Apakah yang didalam perut tidak rewel?"
"Dia baik-baik saja Mas, dia sangat penurut."
"Baiklah ayo kita istirahat sekarang sayang, persiapkan diri kamu untuk petualangan yang lebih seru dan tentunya akan sedikit melelahkan esok hari."
Keduanya terlelap dengan saling berpelukan, mereka siap melakukan perjalanan kembali esok hari, tentu saja besok akan lebih seru dan menyenangkan karena mereka akan berlibur di Sydney sesuai dengan rencana mereka sebelum kembali ke tanah air.
-------------------------------------------------------------------
Percakapan Ayesh dan Hyorin dengan Tuan Daniel, Nyonya Ema, James, Carlos dan Jane sebenarnya menggunakan Bahasa Inggris ya sebagai Bahasa Internasional, tapi karena keterbatasan Bahasa Inggris Author dan khawatir salah arti jadi Author tuliskan dalam Bahasa Indonesia ya Kak, ðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤
__ADS_1
Terus dukung author ya, jangan lupa like, coment, vote dan jadikan favourite ya Kak 💕💕💕🥰🥰🥰😘😘😘😘