
Kasus obat terlarang bergulir kian cepat, banyak saksi baru yang kini terseret dan berubah status menjadi tersangka. Meski belum ditahan sepenuhnya, tetapi pemimpin mereka tidak diperkenankan meninggalkan negara dan harus menjalani proses hukum.
Selain kemajuan kasus, kemajuan hubungan di antara Prada dan Greta juga semakin membaik. Keduanya kini tak ragu lagi saling melempar rasa cinta dengan cara masing-masing.
Selain itu, demi meraup sembilan puluh persen aset kakeknya, Prada tidak akan tinggal diam. Dia bahkan telah mengecek kesuburan demi masa depannya. Tak tanggung-tanggung, jika Greta tidak segera hamil dalam waktu dekat ini, dia akan membawa sang istri untuk menjalani progam kehamilan lanjutan di luar negeri.
"Sebenarnya aku belum siap memiliki anak," Sempat Greta berucap demikian. Namun, dia tidak bisa melawan keangkuhan serta keteguhan hati sang suami jika sudah bertindak.
Hasil tes kesuburan keduanya menunjukkan indikasi sehat. Oleh karena itu, besar kemungkinan jika Greta dan Prada akan segera dikaruniai keturunan.
Dari pihak lawan, mereka tidak akan tinggal diam saja. Ayah tiri Prada sudah menyiapkan gugatan balik untuk frima hukum anak tirinya. Selain itu, dia juga menggunakan cara seperti dulu, yakni dengan memanfaatkan Rosaline untuk mengancam Pradabhasu.
**
__ADS_1
Greta melihat rona keseriusan di mata Prada pagi ini, pria itu hanya diam tak bersuara sama sekali sembari memandangi gadget di hadapannya.
"Ada yang tak beres?" selidik Greta karena sejak tadi memerhatikan sang suami yang enggan mengakui keberadaannya.
Tak ada sahutan, terlihat jelas. Sangat tampak jika Prada memendam sesuatu. Bahkan ketika Greta menegurnya saja dia tidak merespon apapun.
"Prada?" Suara Greta kali ini lebih lantang dari sebelumnya.
"Kenapa, sih? Masih kurang semalem?"
Wanita itu kini mengerucutkan bibir tipisnya, "Ada masalah apa? Kenapa kamu dari tadi mengabaikan aku?"
Prada sempat terlonjak kaget karena baru kali ini telinganya mendengar jika Greta protes jika diabaikan olehnya. Tidak salah jika dokter wanita itu merajuk, karena sejak tadi seperti yang Greta katakan bahwa Prada terus saja memandang benda lain dan mengabaikannya.
__ADS_1
Prada berdalih jika banyak kerjaan yang sudah menantinya, "Oh, banyak yang harus kukerjakan. Iya aku minta maaf sudah mengabaikanmu."
Minta maaf? Seorang Prada. Apa dunia ini sudah mendekati kiamat? Kata larangan yang memiliki hukum haram itu sangat dihindari oleh manusia seperti Prada. Sejak mengenal wanita yang tak kalah keras kepala darinya, Prada kini mulai belajar menguasai penggunaan kata maaf.
Greta mengingatkan kepada sang suami tentang rencana liburan mereka, "Kamu sudah menyiapkannya bukan?"
Semua sudah tertata rapi, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan mereka nantinya. Dan Prada dengan anak buahnya telah mengatur seluruh keperluan Greta juga. "Jangan khawatir,"
Greta ingin bersantai menikmati deburan ombak di Pantai Pasir hitam perissa dan juga menjelajah Santorini dengan bersepeda. Hal tersebut nantinya pasti akan sangat bahagia bagi mereka berdua. Karena Pantai Pasir Hitam Perissa adalah peninggalan dari pulau Santorini yang diciptakan oleh letusan gunung berapi. Lava dingin dari gunung berapi memberi Santorini pasir merah dan pantai pasir putih, suhu air di pantai pasir hitam ini secara signifikan lebih hangat. Daftar keinginan Greta salah satunya ingin menginap di Sunhaus, yang bisa ditempuh dengan kurang dari 1 menit jalan kaki dari pantai.
'Apartemen Sunhaus' adalah kompleks wisma di Santorini, terletak di tepi pantai desa Perissa, yang saat ini mencakup, satu apartemen pemandangan laut seluas 35 m2 dan dua apartemen rumah terpisah masing-masing seluas 45 m2.
Rumah menawan ini dirancang dan dibangun sesuai dengan arsitektur tradisional Santorini. Garis-garis sederhana, lengkungan yang elegan, dan warna-warna cerah yang menjadi ciri khas kehidupan pulau yang otentik.
__ADS_1
Apartemen ini sempurna untuk keluarga, teman atau pasangan yang ingin menikmati matahari dan laut di lingkungan yang santai, diliputi oleh ketenangan mutlak
Apartemen Sunhaus, adalah tempat yang sempurna di pulau untuk liburan tanpa beban dan santai. Sunhaus terletak hanya 10 meter dari pantai pasir hitam vulkanis Perissa yang terkenal dan populer. Mereka berdua dapat menemukan segala macam kegiatan musim panas dan fasilitas olahraga air dalam jarak dekat, hanya dalam satu menit berjalan kaki.