Emergency Love

Emergency Love
Bab 69


__ADS_3

Hadirnya kebahagiaan yang memeluk keluarga kecil Prada semakin dirasakan seiring bertambahnya usia kehamilan sang istri. Lebih tepatnya, Prada sangat antusias menunggu kehadiran calon buah hatinya untuk hadir di tengah-tengah kebersamaan mereka. Bukan cuma karena isi wasiat Kakek Kresna yang telah mereka penuhi. Namun, Prada sudah tidak sabar lagi menunggu datangnya jagoan kecil pengacara itu.


Lalu bagaimana dengan Greta Haruni? Ibu hamil itu tidak bisa memungkiri, dia merasa ketar-ketir menjelang hari persalinan. Meski sudah banyak memangkas habis kesibukannya, Greta masih aktif memimpin rumah sakit selama mantan direktur menjalani masa hukumannya.


Paman Greta diganjar satu tahun lima bulan kurungan penjara atas kasus pemalsuan dokumen serta menyembunyikan barang bukti. Hukuman ini lebih ringan dari Rosaline karena Paman Greta tidak banyak terlibat dalam kejahatan orang yang dia cintai.


Selama itu pula, Greta dan Prada secara bergantian mengunjungi ibu dan juga paman mereka. "Ini adalah jalan terbaik bagi kami," Itu adalah kata-kata yang disampaikan oleh Paman Greta ketika keponakan tersayangnya datang mengunjungi.


Meski usia kehamilan Greta sudah menjelang masa persalinan. Namun, dokter wanita itu masih aktif bekerja di rumah sakit. Hanya saja, banyak kegiatan yang dikurangi olehnya. Tugas Greta hanya mengawasi departemen di bawah kepemimpinan serta ikut andil mengatasi masalah dalam rumah sakit.


Dia memperkenankan seorang asisten selama masa kehamilan ini. Meski tidak banyak menganggu kinerjanya, berulangkali Prada mengatakan akan membahas ruang gerak Greta jika wanita itu tidak mengambil langkah dan terus keras kepala. Sehingga Mira, perawat di IGD dia tugaskan menjadi seorang PA untuk menemani Greta menjalankan aktivitas di rumah sakit.


"Dokter yakin baik-baik saja?" tanya Mira begitu dia melihat wajah Greta yang tampak pucat.


Hari ini, Greta akan mengawasi operasi pengangkatan tumor di jaringan otak seorang atlet muda. Dia harus memastikan bahwa operasi ini berjalan lancar agar atlet taekwondo itu bisa melanjutkan masa depannya.

__ADS_1


Meski tidak secara langsung terlibat dalam operasi, Greta akan mengawasi melalui ruang kontrol operasi.


Greta sedikit berbohong dan mengatakan jika dirinya baik-baik saja, "Aku baik-baik saja,"


Padahal sejak tadi, perutnya terasa campur aduk, "Aku harus bertahan,"


Selama operasi berlangsung, Greta mencoba untuk berkonsentrasi. Ditahannya rasa tidak nyaman itu agar tidak menganggu kinerjanya.


Salah seorang dokter memberinya sebotol air mineral karena melihat Greta berkeringat. "Terima kasih," ucapnya menerima air itu.


"Sepertinya aku akan melahirkan, Mira."


"Astaga .... Tuhan. Kenapa dokter baru bilang?"


Greta menundukkan kepalanya dan terus memegangi perutnya yang tampak besar. Hal itu semakin membuat Mira tambah khawatir lagi, ",Aku akan memesan ruang bersalin untuk dokter, dan segera menelepon suami dokter."

__ADS_1


"Nanti aja, Mir. Kita selesaikan operasi ini." bujuk Greta.


Seorang dokter yang memberi air minum tadi melarang Greta dan meminta agar pemimpin mereka itu untuk menjalani pemeriksaan di departemen Obgyn sebelum bersalin. "Ayo saya antar, Dok. Kita hubungi instalasi kandungan."


"Saya akan menghubungi, suami Anda." imbuh Mira.


"Aku masih bisa tahan, kita tunggu operasi ini selesai."


Gemas dengan atasnya yang keras kepala, sehingga Mira tanpa sepengetahuan Greta mengirimkan pesan kepada pacar barunya yang merupakan pegawai di kantor hukum suami Greta.


Wahyu begitu shock mendapatkan pesan dari kekasihnya yang mengatakan jika Greta akan segera melahirkan. Dia segera menyampaikan berita ini kepada Prada dan mengatakan jika istri bosnya masih belum mau menjalani masa persalinan.


"Apa, sih yang dia pikirkan? Kenapa wanita itu susah sekali diberitahu?" Buru-buru Prada meninggalkan kantornya dan segera bertolak ke rumah sakit untuk menyeret sang istri yang susah diatur.


Selain Prada, Kakek juga meninggalkan kegiatannya demi menemani sang cucu untuk melahirkan buyutnya. Kakek bahkan meninggalkan teman-teman semuanya di lapangan golf demi menyambut bayi sembilan puluh persen.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2