Emergency Love

Emergency Love
Bab 60


__ADS_3

Tanpa melepaskan pagutan pada bibir masing-masing, keduanya merangsak masuk ke kamar di lantai dua. Kamar Greta dipilih karena letaknya lebih dekat dari pintu utama. Tanpa perlu naik satu lantai lagi ke lantai tiga.


Romansa di malam ini kian hangat, lebih tepatnya membara oleh api nikmat pada masing-masing jiwa. Dahaga yang menurut untuk segera dilegakan, menuntun mereka untuk terus dan terus menyerang satu sama lain.


Kini, bukan hanya pagutan mesra dan manis saja. Api dahsyat itu semakin membara hingga mereka berdua saling menunggu untuk dilepaskan.


Meski bukan kali pertama bagi keduanya. Namun, kegiatan seperti cukup digandrungi oleh Prada ataupun istrinya. Meminta lebih dan lebih untuk dituntaskan, adalah tujuan utama selain mencapai kesempurnaan hidup dengan memiliki keturunan.


Gerakan yang teratur dan saling meraba pada tubuh pasangannya adalah fore play atau pemanasan untuk mengawali kegiatan panas ini.


Semakin lama, gerakan teratur itu mulai berbeda. Prada kini menaikkan ritme penyerangan. Dan hasilnya? Pakaian kerja dirinya dan sang istri sudah berjatuhan di lantai.


Suhu ruangan yang sudah di turunkan, nyatanya tidak bisa menyegarkan panasnya suasana. Tidak ada satu katapun yang keluar dari bibir keduanya, yang ada hanya e rang an serta ******* dari bibir masing-masing.


Suara indah itu, terdengar merdu di telinga Prada. Bahkan semakin menambah ga irahnya. Tiada hal terindah lagi di dunia ini selain bekerja ekstra seperti ini bersama Greta.


Debaran itu telah mendekat puncaknya, hal itu menuntut untuk segera dilakukan. Prada meraih jemari sang istri yang kini berada tepat di bawahnya.

__ADS_1


Sebuah kecupan di bibir Greta merupakan permintaan untuk segera diijinkan memasuki wilayahnya. Pun tak berbeda dengan Prada, wanita kecintaannya telah tersenyum tulus sebagai pertanda daerah kekuasaannya sudah dibuka untuk Prada.


Jika pasangan pada umumnya akan mengumbar kata mesra ataupun pujian, maka berbeda dengan Prada. Pria itu tak terbiasa. Dan memilih untuk mengungkapkan dengan tindakan lembut. Tidak mau kalah dengan sang suami, Greta pun menyambut hal itu dengan memberi pelayanan maksimal agar sang suami puas dan bangga memilikinya.


Per gumulan yang berlangsung lebih dari setengah jam itu akhirnya memasuki babak kli maks dengan dentuman pada dinding wilayah teritorial Greta. Bangga dan puas terlukis indah di wajah sang suami, bahkan Prada mengecup bibir dengan lembut sebagai tanda berakhirnya penyergapan malam ini.


"Thanks, Honey!"


"Thanks doang, nih?"


Prada tahu seperti apa Greta, karena wanita itu bukan tipe materialistis. Jadi, Prada tidak sibuk ataupun kesal dengan ejekan itu. Jika Greta mau, sudah sejak dulu dia bisa menguras harta Prada. Karena pengacara tampan itu telah memberikan semua akses menuju asetnya pada sang istri.


"Kau mau apa selain rasa terima kasih?" ucap Prada dan kini dia bergeser dari atas tubuh sang istri karena merasa tak tega jika dia terus menindih Greta seperti tadi.


Greta tertawa ringan, "Aku yang berterima kasih, karena kamu sudah sudi menampung anak hilang ini." Meski dalam keadaan seperti tadi, nyatanya ucapan itu tulus dari hati Greta yang terdalam.


Selama ini, baik Prada, Kakek Kresna serta pekerja di rumah ini sudah menganggap Greta sebagai anggota keluarga. Hal itu sudah menjadi berkata tersendiri bagi dokter wanita itu.

__ADS_1


Selain itu, Greta belajar banyak hal selama hidup bersama Prada. Dia menjadi lebih mengerti bahwa tidak semua sikap tulus kita akan dianggap baik oleh orang lain. Greta juga menemukan semangat hidup yang begitu kokoh dari Prada. Karena pria itu tidak menyerah pada pendiriannya.


"Jangan berkata seperti itu, itu sudah tugasku sebagai orang yang melindungimu hingga nanti."


"Maka, aku berterima kasih. Dan aku mencintaimu." Greta menyandarkan kepalanya di pundak sang suami.


"Tidak ada kata yang bisa mengungkapkan seperti apa perasaanku padamu. Jika ada kata yang lebih dahsyat dari cinta mungkin aku akan memakainya."


Sontak Greta terperanjat, dia tidak menyangka jika Prada bisa semanis ini padanya. "Tumben banget romantis? Abis kesambet, ya Pak?"


Jadi selama ini Greta menganggap dirinya tidak romantis? "Di sebelah mana aku tidak romantis? Aku, tubuhku serta hartaku semuanya romantis."


...****************...


Membayangkan hal-hal yang ingin aku lakukan denganmu. Itu sudah menjadi keseharianku hari ini


Ketika aku melihatmu bahagia. Secara alami, aku tertawa bersama.

__ADS_1


Siapapun dapat melihat ini adalah cinta. Jika kita bersama sepanjang hari, kita akan bosan. Bahkan jika aku berbalik, itu semua tentangmu. Kurasa itu cinta.


Ini cukup untuk diketahui. Kamu juga harus berani.. Jika aku bukan satu-satunya. Kita layak untuk bertemu. Kurasa itu cinta.


__ADS_2