
Pada ulang tahun yang ke 35 kali ini sangat berarti bagi Prada, yang mana kini dia bukan lagi dirinya yang sendiri. Selain akan menjadi seorang ayah bagi calon buah hatinya, Prada juga memiliki tanggungjawab sebagai seorang suami untuk wanita yang sudah merampas perasaannya.
Dan kehamilan dari Greta menjadi salah satu hadiah terbesar pada ulang tahunnya kini. Meski sedikit terlambat menyadari perasaan untuk Greta, Prada tidak akan mengabaikan perhatian dari Greta lagi. Selain itu, keringanan vonis untuk ibunya nanti, akan menjadi suatu hadiah lanjutan.
"Semoga saja ibu mendapatkan keringanan hukuman," ucap Greta dengan penuh keyakinan sebelum Prada pergi menghadiri sidang putusan atau pembacaan vonis untuk Rosaline.
Greta tidak akan menemani sang suami ke pengadilan, hari ini dia akan melakukan sebuah operasi bypass pada salah satu pasien di rumah sakit tempat dia bekerja.
Selain itu, di IGD juga tidak pernah sepi pasien. Sehingga bantuan darinya sangat diharapkan oleh anggota medis yang lain. Bahkan Mira dan Alina yang beberapa hari tidak bisa melihatnya memprotes karena merindukan sosok dokter jantung dan pembuluh darah tersebut.
"Tenang saja, semua sudah aku persiapkan. Kamu santai saja, karena terlalu khawatir tidak baik bagi calon anak kita."
Usai mengantar Greta di rumah sakit, Prada bertolak menuju pengadilan karena hari ini pelaksanaan sidang akan memakan waktu panjang dengan pembacaan putusan pada setiap terdakwa kasus tersebut.
"I wanna be with you," ucap Greta sebelum turun dari mobil ketika Prada mengantarnya.
Jujur saja, baru kali ini Prada merasa nervous hingga berlebih selama menjalani karier sebagai seorang pengacara.
**
Prada dan Rosaline duduk secara berdampingan di kursi yang telah disediakan. Mereka dengan hikmat menunggu jalannya sidang putusan. Dengan terdakwa utama yang akan dibacakan terlebih dahulu.
Begitu hakim utama memasuki ruangan, semua orang menyambutnya dengan berdiri seperti aturan yang berlalu. Dan putusan itu telah dibuat sendiri oleh hakim tanpa mengurangi rasa tidak enak hati dan harus objektif sesuai porsi kejahatan mereka masing-masing.
Sempat pihak yang bersalah menawarkan sejumlah nominal kepada hakim tersebut untuk meringankan serta mempermudah jalannya sidang. Akan tetapi, hakim tersebut tidak bisa menerima begitu saja.
__ADS_1
Sempat terlena dengan penawaran menggiurkan dari suami Rosaline, hakim tersebut berniat mengurangi masa hukuman yang sebelumnya jaksa menuntut dua puluh tahun penjara menjadi 10 tahun saja. Tetapi, hatinya tergerak oleh sentakan nada kerasa Kresna.
Hakim tersebut merupakan junior Kakek Prada ketika sekolah. Atas bantuan dari kakek lah, pak hakim bisa lebih objektif lagi.
Suami Rosaline diganjar dengan hukuman seumur hidup atas pembunuhan berencana serta dituntut sebagai penyedia dan pendistribusian zar adiktif. Hukuman ini lebih berat dari yang pernah Firman ajukan beberapa waktu yang lalu.
Sedangkan antek-antek suami Rosaline juga tidak bisa lolos dari jeratan hukum begitu saja. Mereka diganjar bervariasi sesuai tingkat keberatan kasus pidana mereka.
Kini, giliran Rosaline. Wanita yang sebentar lagi menjadi seorang nenek itu tidak bisa menyembunyikan rasa ketakutannya. Meski berulang kali dia mengucapkan siap dihukum di depan majelis hakim. Namun, wajah pucatnya tidak bisa disembunyikan lagi.
Dia akan menerima dengan lapang dada setiap putusan dari jalannya persidangan. Karena sesuatu yang dia inginkan telah dia dapatkan. Yakni maaf dari kedua anaknya.
"Menyatakan Terdakwa Rosaline Darmanto alias RS terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ikut menutupi kesalahan dan bekerjasama melawan hukum menjual pembunuhan berencana terhadap korban. sebagaimana dalam dakwaan primair;
Vonis ini jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa. Firman menuntut Rosaline dengan ancaman 10 tahun penjara.
Rosaline diberi waktu untuk memikirkan pengajuan banding dengan kuasa hukumnya. Tentu saja Prada akan memperjuangkan ibu kandungnya.
"Apa kita perlu, Nak? Hukuman ini tidak buruk bagi Ibu."
"Tidak, Ibu. Kita akan mengakukan banding. Nanti Ibu bersiap saja. Aku yang akan mengurusnya."
Jika putusan telah dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri, lalu salah satu pihak dalam perkara tersebut merasa dirugikan, yang bersangkutan dapat mengajukan Banding ke Pengadilan Tinggi.
Banding dalam hukum dilakukan untuk mengkaji ulang putusan yang ditetapkan oleh Pengadilan Negeri. Hal ini dilakukan apabila pemohon merasa tidak puas dengan putusan Pengadilan Negeri.
__ADS_1
Pengajuan banding dapat diterima 7 (tujuh) hari setelah putusan pengadilan atau vonis. Apabila dalam kurun waktu 7 hari setelah vonis tidak mengajukan banding, maka terdakwa atau penuntut umum dianggap telah menerima putusan.
"Baik, saya akan mengajukan banding, Yang Mulia."
Rosaline setuju dengan permintaan Prada. Selain dirinya, suami Rosaline juga akan mengaku banding untuk meringankan amar dari hakim tadi.
"Baik, saya akan mengajukan banding, Yang Mulia."
Rosaline setuju dengan permintaan Prada. Selain dirinya, suami Rosaline juga akan mengaku banding untuk meringankan amar dari hakim tadi.
Prada segera menghubungi Greta guna menyampaikan hasil sidang vonis ibu mereka. "Seharusnya dia sudah menyelesaikan operasinya, bukan?" keluh pria itu karena sejak tadi Greta belum juga mengangkatnya.
**
Tanpa Prada tahu, Greta sedang terduduk sedih karena sang paman yang merupakan anggota keluarga satu-satunya dijemput polisi guna mempertanggungjawabkan pernyataannya pada sidang Rosaline beberapa waktu yang lalu.
Meski sempat dipulangkan usai dimintai pernyataan, paman Greta kini dijemput pihak berwajib.
Bagaimana tidak hancur hati Greta melihat semua ini terjadi. Kasus ini banyak menyeret anggota keluarganya. Bahkan paman yang selama ini telah dia anggap sebagai pengganti kedua orang tuanya, harus terseret kasus ini.
"Maafkan, Paman, Ta." ucapnya sebelum direktur dibawa pihak yang berwajib.
Bahkan yang membuat hati Greta semakin teriris adalah penjemputan itu dilakukan di rumah sakit yang dipimpin oleh pamannya.
...****************...
__ADS_1