
Tak hanya Liu Hanbei dan Shen Tian, tentu saja ketiga orang yang di undang, termasuk Liu Shan pun langsung terkejut. Perwakilan dari akademi Liliang sendiri turun dan mengundang mereka secara langsung.
“Me-mengundang putra putri kami?!” sahut Liu Hanbei
“Benar. Aku melihat bakat yang sangat berpotensi dari ketiga anak-anak anda. Terutama putra tertua anda, Liu Shan” ucap Qing Yao sembari mengganti pandangannya ke arahnya
Sedangkan Liu Shan sendiri yang menyadari tatapan tersebut tidak tahu harus bersikap apa. Dia hanya terkejut karena di berikan undangan secara langsung dan bahkan mata dari Qing Yao terlihat sangat tertarik padanya.
Qing Yao pun berjalan mendekati Liu Shan dan berdiri tepat di hadapannya. Wajahnya yang begitu dekat pun terlihat semakin cantik dan Liu Shan menyadari betapa kuatnya Ki yang di miliki oleh Qing Yao hanya berdiri di dekatnya.
Dengan bantuan sistem, tiba-tiba saja sebuah panel mulai mengonfigurasi diri Qing Yao.
[ Nama : Qing Yao ]
[ Umur : 23 tahun ]
[ Tingkat kultivasi : Petarung Jenderal bintang empat ]
“(Wah petarung jenderal bintang empat. Pantas saja aku merasakan Ki yang terpancar kuat darinya)”
Di tengah dirinya yang sedang membaca data dari sistem, Qing Yao yang berdiri di hadapan Liu Shan pun mengajaknya sekali lagi.
“Bagaimana, Liu Shan?”
“Jika untuk menjadi lebih kuat, maka tentu saja aku menerimanya!”
“Berarti sepakat ya?”
Qing Yao menyodorkan sebuah jabatan tangan sebagai penerimaan Liu Shan terhadap tawarannya. Dan tanpa berpikir dua kali, Liu Shan sontak membalas jabatan tangan tersebut.
“Ya!”
Dan dari jabatan tangan itu, telah terjadi sebuah kesepakatan. Qing Yao pun mengganti arah pandangan matanya kepada Liu Siyue yang berdiri di samping kakaknya.
“Dan bagaimana denganmu, Liu Siyue?”
“Aku akan pergi ke akademi Liliang. Aku ingin berlatih lebih kuat dan menjadi pendekar perempuan terhebat di seluruh daratan!”
“Ambisi yang hebat”
Setelah mendapatkan kedua jawaban pun membuat Qing Yao tersisa terhadap Liu Ming. Dia menatap ke arahnya dan memberikan sebuah berita yang tidak cukup membahagiakan.
“Dan untukmu, nona kecil dari keluarga Liu. Sayang sekali, tetapi kau belum bisa masuk ke akademi Liliang”
Kata-kata yang di sampaikan oleh Qing Yao benar-benar membuat Liu Ming terkejut. Bahkan, Liu Shan sendiri hingga menoleh dan bertanya bingung.
“Kenapa?! Mingming punya bakat yang hebat!” bantah Liu Shan
__ADS_1
“Benar! Dan juga anda bilang sebelumnya ingin mengundang kami bertiga!” sambung Liu Siyue
“Tidak perlu tergesa-gesa seperti itu. Aku sadar bahwa adik kecil kalian memiliki potensi yang hebat. Tetapi, sesuai dengan peraturan dari akademi Liliang, bahwa mereka yang masih di bawh umur 16 tahun tidak di perbolehkan untuk masuk. Bakat memanglah alami, tetapi aturan tetap harus di patuhi” jelas Qing Yao
Raut wajah Liu Ming langsung berubah kecewa ketika mendengar bahwa dia tidak bisa pergi bersama kedua kakak tersayangnya.
Namun, sebagai sang kakak, adalah hal yang tidak baik baginya untuk membiarkan adik semanis Liu Ming untuk beraut wajah seperti itu. Dia berjalan menghampirinya dan berusaha untuk menghibur.
“Mingming, tidak perlu bersedih. Kakak akan menunggumu tahun depan di akademi. Sebelum kau datang, kau bisa berlatih lebih kuat. Dan ketika sudah masuk, kau bisa langsung menantang kakak!”
Dan dari kalimat tersebut, raut wajah Liu Ming berubah penuh semangat dan mata yang berkilap-kilap menatap ke arah Liu Shan.
“Benarkah?!”
“Tentu saja! Tapi kalau kau nanti kalah, jangan menangis ya”
“Tidak akan! Aku pasti akan menang dari kakak!”
Suasana pun telah di selamatkan oleh Liu Shan. Qing Yao yang merasa kedatangannya sudah cukup pun pamit terhadap mereka.
“Baiklah, urusanku sampai di sini saja. Liu Shan, Liu Siyue, aku akan menunggu kalian dua bulan lagi di akademi Liliang. Jangan sampai tertinggal upacara penerimaan murid baru ya”
“Baik, nona Qing Yao”
Qing Yao berbalik dan berjalan pergi dari mereka. Di sisi lain, Liu Shan yang mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Qing Yao dari belakang pun menyadari betapa cantiknya dia dari sudut manapun di lihatnya.
Tiba-tiba saja, sistem mengambil inisiatif untuk Liu Shan. Dia memunculkan sebuah panel yang memberikannya informasi terhadap data diri Qing Yao.
[ Nama : Qing Yao ]
[ Gender : Perempuan ]
[ Umur : 23 tahun ]
[ Tingkat Kultivasi : Petarung Jenderal bintang empat ]
[ Status pernikahan : Belum menikah (sudah ada tunangan) ]
[ Tiga ukuran tubuhnya : B81 - W54 - H79 ]
[ Status tubuh : Perawa- ]
Sebelum hal menjadi lebih aneh, Liu Shan yang melihat panel tersebut langsung menutup mata dan berpura-pura untuk tidak lihat.
“He-hei! A-apa-apaan ini, aku tidak butuh informasi semacam itu! Matikan, matikan!”
Sesuai perintahnya, sistem itu mematikan informasi tersebut. Namun, sikap Liu Shan yang berusaha menolak bantuan sistem pun membuat Liu Siyue yang berada di sampingnya menatap aneh.
__ADS_1
“Kakak, kau baik-baik saja?”
“A-ah, aku baik-baik saja. Hanya ada serangga lewat tadi ….”
Liu Shan mencari alasan secara spontan. Dan Liu Siyue yang menangkap alasan tersebut pun menjadi berpikir hal yang tidak-tidak. Karena saat Qing Yao pergi, Liu Shan terlihat menatapnya tanpa berpaling sedikit pun dari belakang.
Wajahnya mulai memerah malu dan memarahi kakaknya dengan pemikiran yang dia dapat sendiri.
“Menjijikan!”
Liu Shan yang terkejut beraut wajah heran terhadap aksi adik yang memarahinya.
“Hah, kenapa tiba-tiba jadi seperti itu?!”
“Hmph! Tidak peduli!”
Liu Siyue memalingkan pandangannya dan berjalan meninggalkan kakaknya seolah kesal terhadapnya. Sedangkan Liu Shan sendiri tidak mengerti apa yang baru saja terjadi dan hanya berdiri seperti orang bodoh.
**
Waktu telah berlalu hingga di antara sore menjelang malam hari. Acara pameran kekuatan tersebut telah selesai. Semua orang telah bubar dan kembali ke dalam kediaman mereka masing-masing.
Begitu juga dengan Liu Shan yang telah kembali ke rumahnya. Dia yang sedang berada di dalam kamarnya pun terlihat sedang duduk dan mengumpulkan energi Ki alam untuk meningkatkan kultivasinya.
Energi Ki yang terpancar dari dalam tubuhnya mulai menyerap Ki alam secara drastis. Dan ketika telah menyatu di dalam tubuh sepenuhnya, Liu Shan membuka matanya dan di sambut oleh notifikasi sistem.
[ Tingkat Kultivasi berhasil meningkat ]
[ Tingkat Kultivasi : Petarung Elite bintang dua ]
Liu Shan yang melihat perkembangannya hanya mendapatkan satu tingkat tambahan pun mulai merasakan beratnya untuk berkultivasi. Terutama tubuhnya sendiri yang mengeluarkan begitu banyak keringat dan tenaga hanya untuk naik satu tingkat.
“Semakin tinggi maka akan semakin sulit ya. Padahal hanya satu tingkat, tetapi sudah terasa sangat melelahkan”
Dia mengangkat kepalanya dan berbicara kepada sistem miliknya sendiri.
“Sistem. Beritahu aku metode peningkatan kultivasi lain”
Sistem tersebut langsung merespon dengan cepat. Dia memberikan informasi yang sangat singkat namun mudah di mengerti oleh Liu Shan hanya dengan sekali baca.
[ Metode peningkatan Kultivasi ]
[ 1. Penyerapan Ki Alam ]
[ 2. Pembuatan Kontrak terhadap hewan mistis ]
[ 3. Menggunakan pil kultivasi ]
__ADS_1
“Ternyata masih ada dua metode lain ya ….” gumam Liu Shan