Endless System

Endless System
Bab 78


__ADS_3

Liu Shan yang mendengar namanya disebut saat itu langsung terheran. Kedua matanya terbuka lebar seolah tak menyangka. Sama halnya dengan Hao Fenhua. Dia sendiri langsung menoleh bergantian dari arah Liu Shan kepada Bai Ling yang berada di depan.


“He-hei … Liu Shan … dia tahu kita ada di sini?” gumam Hao Fenhua.


Dia masih terdiam tak berkata-kata. Sedangkan Hao Fenhua terus bergumam kebingungan seperti tupai kehilangan arah.


“Apa ini? Kita daritadi kan mengikuti dengan aman, kok bisa ketahuan?” lirih Hao Fenhua.


“Mungkin, dia sudah tahu sejak awal.”


Ucapan Liu Shan yang datang menyahutnya membuat Hao Fenhua semakin terkejut.


“Hah, sejak awal?!” sahut Hao Fenhua.


Liu Shan hanya mengangguk menjawabnya. Dia masih terkesan dari kemampuan Bai Ling yang bisa mendeteksi keberadaan mereka.


“(Hanya dengan berdiri di sana, dia bisa mengetahui keberadaan seseorang dengan mudah. Kurasa, sistem ini bukanlah satu-satunya yang hebat di dunia ini)”


Tak lama, Bai Ling kembali memanggilnya. Satu tangannya itu memegang pinggulnya yang ramping.


“Kau keberatan kah, Liu Shan?” tanya Bai Ling.


Karena sudah ketahuan, Liu Shan tidak mempunyai alasan untuk bersembunyi. Dia berjalan keluar diikuti dengan Hao Fenhua dari belakangnya.


“Kau- yang di pelatihan mistis,” gumam Tang Shin sembari melihat Liu Shan.


Melihatnya keluar dari sana pun membuat Bai Ling tersenyum tipis sembari sedikit memiringkan kepalanya.


“Kurasa kau benar-benar penasaran ya, sampai membuntuti Tang Shin ke sini,” ujar Bai Ling.


“Membuntuti?! Guru, kau tahu darimana?!” sahut Tang Shin yang menoleh balik dengan tatapan melebar.


“Tenanglah, Tang Shin. Sudah sewajarnya jika yang kuat akan menarik perhatian mereka yang kuat juga. Itulah situasimu dengan Liu Shan saat ini, ya kan?” jelas Bai Ling selagi menarik pandangannya bergantian dari Tang Shin pada Liu Shan lagi.


Liu Shan sendiri terdiam diri bersama Hao Fenhua di sana. Hal yang pertama dia lontarkan setelah keluar dari persembunyian adalah ….


“Iya. Terutama pada nona Bai Ling, aku punya pertanyaan,” sahut Liu Shan.


“Wah, langsung saja ya? Biar kutebak. Kau ingin bertanya kenapa aku tahu kau bersembunyi di sana?” sanggah Bai Ling.


Liu Shan terdiam dengan kedua mata yang terbuka penuh mencari jawaban. Dia tidak terkejut ataupun heran lagi pada Bai Ling yang dapat menebak pikirannya. Namun, di sisi Bai Ling hal ini membuatnya tertarik terhadap reaksi Liu Shan yang unik.


Dia membuka telapak tangannya dan mengeluarkan sebuah aura Ki merah yang bergerak seperti hembusan udara memutari mereka semua.


Wush!


“Ki adalah sebuah kekuatan atau energi alam. Kita sebagai makhluk hidup memiliki sebuah Ki dengan besar kecil yang berbeda. Aku hanya melepaskan sejumlah Ki untuk meningkatkan panca inderaku jauh lebih luas.”


Bai Ling menarik seluruh Ki-nya itu kembali ke dalam tubuhnya setelah penjelasan singkat. Sedangkan Liu Shan dan Hao Fenhua yang mendengarkan hal itu tertegun diam.


“Ternyata Ki … bisa digunakan seperti itu,” gumam Liu Shan.

__ADS_1


“Kau belum tentu dapat pembelajaran teknik ini dengan mudah. Yah, sebenarnya ini bukan teknik tingkat tinggi. Bahkan Tang Shin saja bisa melakukannya,” jelas Bai Ling.


Pandangan Liu Shan langsung berganti ke arah Tang Shin di sana. Tatapannya berubah menjadi heran seolah memiliki sebuah pertanyaan baru sembari berbalik menatap Bai Ling lagi.


“Kalau Tang Shin bisa menggunakannya, lantas kenapa dia tak menyadari keberadaanku?” tanya Liu Shan.


“Karena teknik ini menguras Ki yang kau punya,” sahut Tang Shin.


“Berbeda dengan guru, aku tidak bisa mempertahankan teknik ini walaupun termasuk dalam hal dasar. Aku menggunakan teknik ini jika sudah dalam posisi waspada ataupun dalam pertarungan.”


Dari penjelasan Tang Shin, hal ini membuat Liu Shan tahu dengan jelas bahwa kemampuan yang Bai Ling miliki berada jauh di atasnya. Sekalipun jarak antara petarung master bintang dua dengan bintang lima terlihat tak jauh, tetapi perbandingan kekuatannya terasa cukup lebar.


“(Artinya, nona Bai Ling mempertahankan teknik tadi dalam situasi apapun?)”


Dia tersadar bahwa Bai Ling, Qing Yao dan orang-orang lain seperti tetua Khan terasa seperti sebuah dinding tinggi yang masih harus dia kejar.


Di lain sisi, Bai Ling yang melihat bagaimana Liu Shan bereaksi dari awal pun terkesan. Liu Shan tidak berhenti dengan pertanyaan ketika dia tidak mengetahui sesuatu. Tidak takut untuk bertanya atau merendahkan dirinya untuk mendapatkan ilmu.


“Haha, kau menarik ya, Liu Shan. Aku jadi paham kenapa Qing Yao memilihmu,” ucap Bai Ling.


Liu Shan menarik pandangannya dengan sorot mata kebingungan. Namun, Bai Ling sontak mengganti arah topik tersebut begitu memperhatikan Hao Fenhua yang berdiri di belakang Liu Shan.


Matanya menajam lembut seperti merasa familiar padanya.


“Kau … sepertinya aku pernah melihatmu,” gumam Bai Ling.


Hao Fenhua menggaruk bagian belakang kepalanya sembari tertawa canggung.


“Ah, manis sekali mulutnya,” sahut Bai Ling dengan wajah memerah seolah menatap Hao Fenhua dengan membalas menggoda.


Namun, Liu Shan yang berada di sampingnya tidak tinggal diam mendengarnya. Dia sontak mencengkram bagian belakang kepalanya.


“Aw, hei Liu-!”


“Sekali-kali kau harus tahu kondisi kalau mau gombal!”


Ancam Liu Shan dengan suara dan tangan bergetar seolah dapat meremukkan Hao Fenhua dengan kedua cara sekaligus.


Di sisi lain, Bai Ling sendiri terlihat seperti tahu wajah Hao Fenhua. Sudah jelas dia pernah melihatnya di akhir pelatihan mistis. Tetapi, dia seperti sadar kalau dia pernah melihatnya di lain waktu lagi.


Lama baginya untuk mengingat-ingat. Bai Ling langsung berusaha mengesampingkan hal tersebut dan membawa topik pembicaraan lain.


“Kalian berdua ini lulus pelatihan mistis kan?” tanya Bai Ling.


Liu Shan dan Hao Fenhua sontao mengangguk pelan menjawabnya.


Bai Ling langsung tersenyum tipis seolah memikirkan suatu hal menarik.


“Kurasa turnamen kekuatan tahun ini akan seru,” ujar Bai Ling.


* * * * *

__ADS_1


Seminggu telah berlalu setelah saat itu. Liu Shan yang terbangun pagi-pagi sudah mengerjakan misi hariannya dari sistem di dalam kamarnya.


[ Misi harian ]


[ Pelatihan meridian dan kultivasi selama 60 menit - selesai ]


[ Pelatihan gerakan mendasar dari ilmu bela diri jarak dekat - selesai ]


[ Pelatihan massa dan otot tubuh : Push up, sit up, squats. Masing-masing 100x - selesai ]


Ting!


[ Hadiah misi harian : EXP + 50.000 gold ]


[ Level up! ]


[ Nama : Liu Shan ]


[ Level : 90 ]


[ HP : 50.000/50.000 ]


[ MP : 3.400/3.400 ]


[ Title : Alchemist ]


[ Tingkat kultivasi : Petarung master bintang dua ]


[ Kelas : Petarung ]


[ Kekuatan : 91 ]


[ Daya Tahan : 76 ]


[ Kelincahan : 77 ]


[ Kecepatan : 75 ]


[ Pengetahuan : 82 ]


Begitu mendapatkan hadiah dari misi harian, Liu Shan terkejut melihat hadiahnya. Dia mendapatkan sejumlah gold dari sistem. Kepalanya sedikit dimiringkan seolah kebingungan membaca panel sistem tersebut.


“Gold? Untuk apa?”


Tiba-tiba saja, sebuah panel sistem baru datang di hadapannya.


Ting!


[ Fitur baru telah terbuka : Toko ]


“Toko?”

__ADS_1


__ADS_2