Endless System

Endless System
Bab 69


__ADS_3

Berbeda dengan Xuan Wudan yang terdiam dan menyeringai saja, Liu Shan saat itu tidak berniat untuk memberikan celah dan menggunakan kesempatannya untuk menyerang balik.


[ Nama : Liu Shan ]


[ Level : 70 ]


[ HP : 16330/30000 ]


[ MP : 900/2000 ]


“(Padahal aku sudah mencoba meminimalisir serangan yang datang, tetapi tidak smeuanya bisa ku tahan ya. Dengan HP dan MP segini, aku sulit yakin untuk menyerang maju)”


Grak…!!


Secepat kilat pergerakannya yang di bantu oleh skill ‘sprint’. Liu Shan sudah berada tepat di bawah tubuh raksasa Xuan Wudan.


[ Skill : Tiga pukulan beruntun - 150 MP ]


Gerakan tangan yang ingin menghantam tepat ke arah tubuh Xuan Wudan. Tetapi, saat Liu Shan ingin menyerang, tiba-tiba saja ada sebuah dinding tak kasat mata yang menahan serangannya.


Buaak…!!


“Ugh! Dinding?!” gumam Liu Shan yang terkejut


“Teknik Tempurung : Pembalasan”


Dinding tak kasat mata yang terasa oleh tangan Liu Shan, tiba-tiba saja mulai mengeluarkan gelombang energi Ki yang menyerang balik ke arah Liu Shan.


Duak duak duak!!


“Urghhh!” erang Liu Shan.


Liu Shan terhempas mundur ke belakang selagi menahan serangan tersebut. Ketika dia mengangkat pandangannya, tiba-tiba saja cahaya disekitarnya berubah redup. Itu disebabkan oleh cakar raksasa milik Xuan Wudan yang berada tepat di hadapan Liu Shan.


Wush!!


Duaak!!!


Dum dum!!


Hantaman keras yang tiada kata menahan diri. Dari dampaknya saja sudah dapat di ketahui bahwa tanah yang hancur dan retak hingga melompat keluar. Hempasan angin dahsyat yang dapat menumbangkan pepohonan sekitar tanpa adanya pembatas milik Xuan Wudan.


Siapapun akan pasti mengira kalau dengan serangan tersebut, tidak ada makhluk yang dapat bertahan. Terutama Liu Shan yang masih menduduki tingkat master bintang dua.


Asap tebal yang menutupi medan pertempuran. Xuan Wudan melihat lebih jeli dengan bantuan energi Ki yang di pusatkan ke matanya. Tetapi, hal itu justru membuatnya terkejut karena melihat Liu Shan yang masih bertahan dengan kedua lengan yang menahan serangannya.


“Ugghh!!”


[ Skill : Absolute Shield - diaktifkan ]

__ADS_1


“Bagaimana bisa-!”


Liu Shan menarik satu lengannya mundur dan mengepalnya kuat-kuat.


“Ini pembalasanku!”


[ Skill : Tiga Pukulan Beruntun - 150 MP ]


Duaak!!


Tiga pukulan yang di kerahkan Liu Shan menghantam tepat di cakar raksasa Xuan Wudan. Pukulan itu menyalurkan energi Ki yang tak hanya menyerang fisik luarnya, tetapi masuk ke dalam tubuh Xuan Wudan dan mengacak-acak dari dalam.


“Ughh!!” erang Xuan Wudan.


Cakarnya yang terasa sakit itu sampai terhempas dan membuat tubuh raksasanya itu mundur ke belakang.


Zraakk!!!


“(HAMPIR SAJA!!! Jika tidak ada skill ini aku pasti sudah hancur menjadi bakpao. Kekuatan fisiknya benar-benar gila!)” batin Liu Shan.


Di sisi lain, Xuan Wudan yang melihat kemampuan Liu Shan bisa memukulnya mundur. Dia tiba-tiba menyeringai lebar seolah begitu bahagia.


“(Sudah berapa lama?! Berapa lama aku tidak merasakan gairah pertarungan?! Selama ribuan tahun, hanya perang dengan para iblis lah yang membuatku harus mengerahkan seluruh kemampuanku. Tetapi kini, seorang manusia datang dan menghiburku!)”


“Menarik sekali, Liu Shan. Selama ribuan tahun tidak ada manusia yang bisa menyanggupi kekuatanku. Kita lihat sampai mana batas kau bisa menahan seranganku!”


Xuan Wudan mengangkat kepalanya dan membuka mulut lebar-lebar.


Sebuah bola energi Ki hijau yang terkumpul padat dan membesar secara cepat. Bola itu membuat daya tarik gravitasi menjadi bertolak belakang antar satu sama lain.


Grak grak!!


Tak ada yang bisa Liu Shan lakukan. Walau dia tahu harus melarikan diri, tetapi dia terjebak di dalam alam dewa milik Xuan Wudan. Hanya melihat dan merasakan energi bola Ki itu, Liu Shan saja sudah mulai keringat dingin menetes dari dirinya.


[ Peringatan! Ancaman bahaya tingkat tinggi ]


[ Pemain di harapkan untuk segera mengamankan diri ]


“Ini … kurasa aku tidak akan mungkin bisa menahannya!” gumam Liu Shan yang sedikit kecewa.


Di kala sistem dan dirinya sudah tahu bahwa Liu Shan begitu terdesak, tiba-tiba saja matanya menatap jauh ke samping. Tak lain dari apa yang telah membuat perhatiannya teralihkan.


Liu Shan menggertakan giginya kuat-kuat dan memaksakan tubuhnya untuk segera berlari ke arah tersebut. Tetapi di sisi lain …


“Lewati batasmu Liu Shan. Buktikan kalau kau lebih kuat dari ini!” teriak Xuan Wudan.


Xuan Wudan melepaskan bola Ki itu dan di ledakkan mengarah pada Liu Shan yang sedang berlari.


Duaaar!!

__ADS_1


Ledakan dahsyat yang bahkan membuat satu alam dewa milik Xuan Wudan tertutupi oleh tanah yang melayang dan hempasan angin kuat yang diiringi asap tebal.


Tak ada yang bisa di lihat, semua tertutup oleh asap tebal tersebut. Yang jelas, medan pertempuran di dalam alam dewa tersebut sudah hancur dan hanya tersisa tanah yang retak di mana-mana.


Xuan Wudan melirik ke kiri dan kanan, berusaha untuk tetap waspada terhadap pergerakan di sekitarnya.


Asap tebal mulai menghilang secara perlahan dan membuat pandangan menjadi melihat jelas. Xuan Wudan yang menatap ke depan melihat Liu Shan yang berdiri jauh di depannya. Satu tangannya di penuhi oleh lumuran darah yang keluar.


Itu menunjukan betapa kuatnya serangan Xuan Wudan dan seberapa kerasnya Liu Shan berusaha untuk menahannya.


“Dia … menahannya, Ah-!”


Ketika dia mulai melihat lebih jeli lagi, Xuan Wudan membuka lebar kedua matanya sampai matanya bisa pecah keluar. Tepat di belakang Liu Shan, ada tubuh Xiao Lin dan juga Xiong yang telah terhenti oleh waktu yang di atur olehnya.


“(Di-dia … sulit di percaya. Menahan seranganku sekaligus melindungi mereka berdua dari dampak ledakan ki. Hal itu sama saja dengan bunuh diri!)”


Tak habis pikir bagaimana cara Liu Shan melakukannya. Tetapi, saat itulah memang dia yang melakukannya demi melindungi Xiao Lin dan Xiong.


Nafas yang terengah-engah, tangannya yang berlumuran darah, tidak ada kondisi yang bisa lebih parah yang bisa Liu Shan bayangkan selain kondisinya saat ini. Tetapi, dia berusaha untuk menarik kepalanya dan melirik ke belakang.


Melihat Xiao Lin dan Xiong yang masih utuh dan tidak terluka sudah membuatnya bisa menghela nafas lega.


“Syukur … lah.”


Kembali menarik pandangannya yang tajam ke arah Xuan Wudan di depannya.


[ Nama : Liu Shan ]


[ Level : 70 ]


[ HP : 97/30000 ]


[ MP : 550/2000 ]


Status HP dan MP yang begitu kritis telah membuktikan sebarapa dahsyatnya serangan Xuan Wudan. Walaupun tingkat kekuatan Liu Shan terlihat seperti menipu kemampuan aslinya, tetapi kemampuan Xuan Wudan sebagai hewan mistis tingkat Divine benar-benar dahsyat.


“(Sial. Karena berusaha untuk menahan seluruh serangan itu, pembuluh darah di tangan kananku meledak dari dalam dan aliran darahnya sangat tidak beraturan. Aku harus segera… mengambil jarum akurpuntur)”


Bruk!!


Liu Shan terjatuh di atas lututnya. Dia langsung membuka telapak tangannya dan langsung di datangkan oleh jarum akurpuntur dari dalam tas sistemnya. Dia menusuk ke berbagai titik di lengannya untuk menghentikan pendarahan dan sembari mengalirkan energi Ki untuk memulihkan pembuluh darah lengannya.


“Ucckhh!!”


Tak lama bagi Liu Shan untuk menghentikan luka fatal itu. Setelah dia berhasil, nafasnya yang terengah-engah dan tubuhnya yang gemetar karena lelah masih berusaha untuk bangkit berdiri lagi.


“(Aku … tak bisa mati lagi … masih ada … hal yang harus kulakukan … demi Liu Siyue … ibu…)”


Bruk…!!

__ADS_1


Tubuhnya yang lemas tak lagi bisa menuruti keinginannya. Liu Shan kehilangan kesadarannya dan terjatuh di permukaan tanah.


__ADS_2