
Langit mengamuk dengan awan yang bergumpal. Petir datang menyambar dengan ganas, bersamaan dengan hembusan angin dan gempa yang dahsyat.
Dum dum!
Retakan tanah muncul di sekitar arena akademi Liliang. Dari dalam, terdapat energi Ki hitam yang keluar perlahan. Mereka bergumpal dan menyatu padat hingga membentuk belasan, bahkan puluhan makhluk iblis.
Graa!
“I-iblis!”
“La-lari, semuanya lari!”
Teriakan penuh putus asa dari bagaimana orang-orang berusaha melarikan diri. Tapi pergerakan dari para iblis itu melebihi kemampuan mereka. Satu kali langkah dapat membuat mereka terkejar. Dan dalam sekejap, para iblis menghabisi semua manusia yang terlihat dalam jangkauan mereka. Kepala yang tertebas, tubuh yang dimakan, bahkan di tusuk tiada henti.
“Argghh!”
Teriakan meronta dari para penduduk awam yang tertangkap oleh para iblis semakin keras.
Bats bats!
“Sial. Bangun, cepat lari dari sini!” ujar Sheng Tong setelah menyelamatkan seorang lelaki yang terluka.
Tak hanya dia dan Bai Ling, namun para peserta turnamen sebelumnya ikut turun tangan untuk melawan para iblis tersebut. Mulai dari Tang Shin, Xu Xiao dan yang lain pun sama.
“Menyingkir dariku, dasar iblis!” bentak Xu Xiao.
“Guru!” ujar Tang Shin memanggil Bai Ling.
“Tang Shin, tolong bantu evakuasi para warga sekarang juga. Para petinggi akademi akan menahan para iblis untuk kalian!” jelas Bai Ling.
“Aku mengerti. Nona Xu Xiao, tolong bantu aku!”
“Hah, aku juga?!”
Tang Shin memaksa Xu Xiao untuk membantunya. Sedangkan di dalam arena, masih terjadi kekacauan yang dahsyat.
Zrat zrat!
“Ming Xiao, kau benar-benar keteralaluan. Tak hanya dia mengambil gulungan iblis, tetapi dia juga melepaskan mereka!” gerutu Sheng Tong.
“Dia pasti sudah merencanakan ini untuk masuk ke dalam ruang naga. Hanya di saat seperti inilah ruang naga kekurangan penjagaan!” sahut Bai Ling.
Tiba-tiba saja, sebuah hawa keberadaan kuat muncul tepat dari belakang mereka berdua.
“Tepat sekali. Dan sedikit hadiah untuk kalian berdua, ini adalah Ki dari para iblis!”
Duak!
Hantaman kuat dari kedua lengan yang terlapisi energi Ki hitam itu menghempaskan Sheng Tong dan Bai Ling mundur dalam sekejap.
Bruk bruk!
“Ughh!” erang keduanya.
“Hahaha, dulu aku menghormati kalian berdua karena memiliki kekuatan yang selalu aku idamkan. Tetapi sekarang, kalian tidak ada harganya di mataku,” tawa Ming Xiao.
Dari mata Liu Shan, dia melihat kekacauan itu sedang terjadi. Tubuhnya yang sedang terluka membuatnya kembali terjatuh setiap kali berusaha untuk bangkit berdiri.
Bruk!
[ Nama : Liu Shan ]
[ Level : 100 ]
[ HP : 10.549/75.000 ]
__ADS_1
[ MP : 1.100/5.000 ]
“(Sial, pertarunganku dengan Hao Fenhua membuat tubuhku cukup babak belur. DI saat kritis begini, aku malah tak bisa bergerak!)”
Tak lama dari dirinya yang berusaha untuk berdiri berulang kali, adiknya pun datang bersamaan dengan Xiao Lin di sisinya.
“Kakak!”
“Shan!”
“Kakak, jangan memaksakan diri!” ujar Liu Siyue.
Liu Shan tak bisa mendengarkan ocehan dari Liu Siyue maupun Xiao Lin. Di saat itu juga, isi kepalanya sedang fokus mencari cara untuk memulihkan tubuhnya kembali seperti semula.
Dan untuk sesaat, kedua matanya terbuka lebar sembari terdiam sejenak.
“(Sistem, buka ‘voluminous backpack’.)”
Ting!
[ Voluminous Backpack :
1. Pil potion HP (5 pcs)
Tingkat : Rare
Deskripsi : Memulihkan HP sebanyak 20%
2. Pil Potion MP (10 pcs)
Tingkat : Common
Deskripsi : Memulihkan HP sebanyak 10% ]
“(Gunakan semua potion!)”
Ting ting!
[ HP telah dipulihkan ]
[ MP telah dipulihkan ]
Xiao Lin dan Liu Siyue sontak tertegun diam melihatnya. Tubuh Liu Shan yang sebelum dipenuhi luka pun telah kembali pulih dengan cepat.
“Shan, apa yang-!”
Liu Shan langsung beranjak berdiri dengan sorotan matanya yang tajam.
“Lin’er, bawa Hao Fenhua ke tempat aman. Siyue, bantu guru lain.”
Kata-katanya itu cukup praktis, tetapi terdapat sebuah tekanan kuat di dalamnya. Liu Siyue dan Xiao Lin tidak mempertanyakan ucapannya dan langsung bergerak.
Dan di lain sisi,
Buak!
“Uagh!” erang Sheng Tong.
“Lemah. Segitu saja kemampuanmu, guru Sheng Tong?” sahut Ming Xiao sembari berjalan menghampirinya.
“(Sulit dipercaya. Dia bisa meroket tinggi dengan kemampuannya hingga memasuki raja petarung bintang satu adalah sesuatu yang signifikan. Kekuatan iblis benar-benar membuatnya sangat kuat!)”
Dak dak dak!
Sheng Tong terus di pojokkan dengan lemparan energi Ki beruntun dari Ming Xiao. Sedangkan Bai Ling yang mengambil titik buta pun berusaha untuk menyerangnya.
__ADS_1
“Hyah!”
“Lambat.”
Dum dum!
“Ugh!!”
Sebuah pukulan energi Ki dia kerahkan tanpa harus menoleh. Layaknya serangan otomatis yang menghempaskan Bai Ling mundur begitu jauh ke belakang.
“Lihat, kan? Tubuh kalian yang hanya sebatas manusia adalah sesuatu yang menghalangi kalian untuk menjadi lebih kuat. Dengan tubuh seorang iblis, hal itu dapat dipatahkan dalam sekejap. Dan bukti nyatanya ada tepat di depan mata kalian.”
Ming Xiao tersenyum licik sembari melihat mantan gurunya dapat di kalahkan dengan mudah. Sheng Tong dan Bai Ling di buat terkapar di tanah dengan luka selagi kekacauan dari para iblis yang dia lepaskan sedang menghabisi para penduduk akademi Liliang.
“Ahh, suara yang merdu. Aku menikmati setiap detik teriakan mereka yang masuk ke dalam telinga, hahaha!”
Grak!
Sebuah pergerakan dan hawa keberadaan kuat datang dari belakangnya. Dan ketika dia menoleh, dia melihat sosok Liu Shan yang berada dalam kuda-kuda dengan energi Ki yang meluap.
[ Skill : Jarum Kompas Penghancur – telah diaktifkan ]
"Teknik Rahasia: Jarum Kompas Penghancur!"
Hantaman kaki yang dia lakukan sebelumnya membentuk sebuah jarum kompas yang mengarah ke 4 direksi berbeda.
Keberadaan Liu Shan sempat membuat Ming Xiao menajamkan tatapan matanya. Dia berbalik karena perhatiannya itu tertangkap secara jelas.
“Kau punya Ki yang menarik, Liu Shan. Dan mataku sudah tertuju padamu sejak awal.”
Wosh!
Dalam satu kedipan mata, Liu Shan mendorong tubuhnya hingga berdiri satu jengkal di depan mata Ming Xiao.
[ Skill : Sprint – telah diaktifkan ]
“Penghakiman telapak bumi!”
[ Skill : Penghakiman telapak bumi – telah diaktifkan ]
Duaakk!
Hembusan angin sontak terjadi ketika pukulan tersebut mendarat. Semua orang sempat merasakan dirinya hampir terlempar mundur hanya dari satu pukulan itu.
Sedangkan Ming Xiao,
“Hampir.”
Serangan itu di tahan dengan satu telapak tangan. Ming Xiao yang tersenyum tipis menahan serangannya saat itu sudah Liu Shan perkirakan dari awal.
Lalu,
Dak dak dak!
“Guru Sheng Tong, guru Bai Ling, serahkan dia padaku. Fokus pada evakuasi sekarang juga!” ucap Liu Shan.
“Hah, kau bercanda? Mana mungkin kita-!”
Sebelum Sheng Tong menyelesaikan kata-katanya, sebuah tepukan di punggungnya membuatnya menoleh. Bai Ling yang menganggukan kepala meyakinannya. Sheng Tong tak bisa melakukan apapun selain menghela nafas berat dan pergi membantu evakuasi.
Di lain sisi,
“Menarik sekali. Pergerakanmu sangatlah presisi dan efisien. Apa ini berkat bakat atau latihan yang sudah kau tempuh selama bertahun-tahun?!”
Liu Shan terdiam tanpa mengucapkan sepatah kata apapun. Fokusnya tertuju tajam kepada pertarungan yang sedang dia kerahkan dengan setiap serangan yang ada.
__ADS_1
“Oh, lihat siapa yang sedang tenggelam dalam fokusnya. Bagaimana kalau aku buat kau sadar akan posisimu terlebih dahulu, hah?!”