Found Love In Kyoto

Found Love In Kyoto
#Series 53


__ADS_3

“Olivia kelak kau tidak boleh terlalu irit kau harus perhatikan penampilan dirimu dan suamimu, kau harus pandai berdandan untuk dirimu dan juga suamimu, rawat Derren dengan baik” Livia sedang menasihati calon menantunya.


“kau lihat kan daddy Naoki, semua yang ia kenakan adalah mommy yang memilihkan, setiap pagi mommy menyiapkan seluruh pakaian yang akan ia kenakan”


“benarkah? Mommy sangat keren!!!” Olivia hampir tidak percaya itu.


“kau mengerti Olivia? Kau jangan menghemat, kau harus tau uang keluarga Tjiptadjaja sangat banyak”


“tapi...”


“tidak ada tapi, siapa yang akan menghabiskan uang suami jika bukan istrinya? Percayalah uang keluarga Tjiptadjaja tidak akan habis jika hanya di pakai kau dan Tiffany”


“aku akan belajar seperti mommy” kekeh Olivia


"keturunan Tjiptajdaja hanya ada Derren dan Joe, uang mereka sangat banyak kau tenang saja, mereka tidak akan bangkrut jika kau menghabiskan 1 milyar dalam sehari" bukan Livia tidak mengingat keberadaan Nameera namun di seluruh dokumen ahli waris Tjiptadjaja hanya ada Derren dan Jonathan. sedangkan Namerra adalah urusan Andrew tidak ada sangkut pautnya dengan kedua putranya.


Olivia hanya menyeringai


“tunjukkan padaku kartu bank yang Derren berikan padamu” pinta Livua


Olivia tersipu “aku mengembalikannya saat aku marah dan kemarin aku menolak saat Derren memberikan lagi”


“nanti mommy yang akan mengambilkannya, ingat kau harus pandai karena kau adalah istri milyarder muda, kau tidak boleh berpenampilan sederhana agar orang lain tidak memandang remeh dirimu” itu wejangan Livia!


(dalam hati author : pengen 😭😭😭)


Keiko mengangguk angguk.


“mommy apa aku boleh menghabiskan uang daddyku?” tanya Keiko sengaja


“kau sudah menghabiskan uang Daddymu, kau pikir berapa harga pianomu yang hanya ada beberapa di dunia?” jawab Livia sesuai fakta, itu baru piano belum lagi semua alat musiknya, dan juga barang barang yang mewah yang di beli tapi tidak di pakai sama sekali oleh Keiko, itu Karena Keiko adalah satu satunya putri mereka tentu saja ia dimanjakan walaupun tidak berlebihan namun tetap saja ada perbedaan dengan ketiga putranya.


Setelah berbelanja dan makan malam mereka kembali ke apartemen ketika jam 9 malam, Derren yang membukakan pintu tampak cemberut dan menatap protes pada ibunya.


“Derren apa kau sudah makan?” tanya Livia langsung


Derren tidak menyahut, Olivia tau Derren pasti belum makan malam, itu adalah kebiasaan Derren setiap kali Olivia pergi hingga lewat jam makan malam Derren akan menahan laparnya demi menunggu Olivia kembali dan makan masakan Olivia.


“sayang kau tidak sopan, mommy bertanya padamu” protes Olivia


“Olivia aku ingin makan masakanmu”


“baiklah, ayo” kata Olivia langsung


Mereka berdua berjalan ke dapur, Livia dan Keiko langsung menuju kamar Crystal untuk melihat gadis mungil yang telah tertidur.


Derren melingkarkan lengannya pada pinggang Olivia yang sedang merebus pasta.


“Derren ada mommy jauhkan tanganmu”


“mmmm, kenapa?”


“aku malu”


“tidak perlu malu”


“kau masih saja tidak makan malam jika aku tinggal pergi keluar” gerutu Olivia


“aku tidak bahagia jika makan malam tanpamu”


“kau perayu sekarang”


“aku tidak merayu, aku hanya memberitahu apa yang kurasakan” kata Derren sesuai fakta, sejak ada Olivia di London ia tidak bahagia jika makan malamnya bukan masakan Olivia!


“baiklah, lebih baik kau siapkan sausnya dari pada kau menempel padaku”

__ADS_1


Derren dengan patuh menyiapkan saus untuk pastanya, 10 menit kemudian spagettynya telah terhidang di atas meja makan.


“bagaimana Crystal?” tanya Olivia


“ia tidur sejak jam 8”


“kau benar benar hot daddy” puji Olivia dengan wajah berbinar


“tentu saja, karena kau hot mom aku juga harus mengimbangimu” kata Derren sambil melahap pastanya.


Olivia tersenyum simpul sambil menuangkan segelas air dan meletakkan di depan Derren.


“apa kau telah mendapatkan gaun yang cocok?” tanya Derren


“tentu saja, nanti kita akan fitting bersama 3 hari lagi”


“baiklah”


Paginya setelah sarapan Derren bermaksud membawa Olivia bertemu Merry sesuai keinginan Olivia.


“Olivia apa kau yakin?” tanya Derren sambil membantu Olivia membersihkan piring


“aku yakin, bagaimana jika Richard menemaniku?” usul Olivia


“aku akan menghubunginya dulu, kapan ia memiliki waktu untuk mendampingimu” kata Derren, Kemudian ia ingat sesuatu


“momny” panggil Derren pada Livia


Livia yang sedang memakaikan pakaian pada Crystal di kamar menoleh ke arah pintu di mana suara Derren berasal


“ada apa nak?”


“mommy apa kau tau Richard ada di sini?”


“Derren kau bisa mengingatnya?” Livia terkejut, Derren terakhir bertemu Richard umurnya sekitar 1 tahun, Livia dan Andrew mengunjungi Richard di Canada saat itu.


“benarkah?” Livia antusias “mommy telah lama tidak berkomunikasi dengannya”


“apa mommy ingin bertemu?”


“tentu saja, cepat panggil dia kesini” kata Livia tidak sabar


“baik”


“Crystal, sekarang necan mau mandi dulu, Crystal kau bersama papamu dulu oke?”


Derren yang sedang menggeser layar ponselnya untuk mencari kontak richard berhenti menyentuh layar ponselnya.


“necan?????” gumannya “mommy kau bukan kakaknya Crystal” protes Derren


“tentu saja bukan” jawab Livia


“lalu kenapa kau menyebut dirimu necan?”


“Derren dengar, semua cucu mommy hanya boleh memanggil mommy NECAN!”


“konyol sekali, mommy kau sangat kekanakan! Kenzo pasti akan mengataimu nanti”


“aku tidak mau di panggil nenek ataupun grandmom” kata Livia tegas


“necan? Apa itu necan?” tanya Derren


“NENEK CANTIK” kata Livia


Derren tidak bisa berkata apa apa, ingin tertawa terbahak bahak namun juga ingin menangis karena ibunya benar benar narsis dan kekanakan, tidak mau di panggil nenek tapi bukankah necan juga mengandung kata nenek ???? ibunya memang wanita aneh, ibunya kekanakan, ibunya narsis!!!!

__ADS_1


“oh iya Derren berikan pada mommy dompetmu” pinta Livia


“untuk apa?”


“cepat sini dompetmu” pinta Livia


“sayang bisakah kau ambilkan dompetku?” pinta Derren yang melihat Olivia hendak memasuki kamar mereka


Tidak lama Olivia datang mengulurkan dompet milik Derren


“apa yang akan kau lakukan?” tanya Derren pada Livia sambil memberikan apa yang ibunya minta


Livia dengan cepat membuka dompet itu dan mengambil kartu bank dengan tanda visa signature, itu adalah kartu tanpa limit yang hanya di miliki oleh orang orang tertentu. Mungkin di Indonesia keluarga Tjiptadjaja adalah salah satunya.


“Olivia... selama Derren belum membuatkan kartu atas namamu kau bisa menggunakan ini dan jangan pernah kau kembalikan padanya sebelum kau memiliki kartu bank atas namamu sendiri” kata Livia yang sedang menurunkan ilmunya pada menantunya.


“tapi mommy itu...”


“ambillah” kata Derren “dan ingat untuk menggunakannya” imbuhnya


Olivia ragu ragu menerimanya.


“tapi uang peninggalan papi masih cukup untukku” kata Olivia lirih


“Olivia kau adalah tanggung jawab Derren, simpan saja uang papi” kata Livia “oh ya Derren panggil Richard kemari, mommy akan mandi terlebih dulu”


“oke” kata Derren


Olivia menatap kartu bank di tanggannya


“Derren...”


“jangan keras kepala pinnya tanggal lahirmu” kata Derren sambil mengelus rambut Olivia


“baiklah, aku akan mencoba menghabiskan uangmu” kekeh Olivia


“gunakan semaumu”


Olivia menyeringai, mereka memasuki kamar dan Derren memeriksa luka di wajah Olivia


“Kita harus ke dokter kulit secepatnya, lukamu telah mengering”


“tapi hari ini aku akan bertemu Merry bukan?”


“pikirkan dulu luka ini kau bisa bertemu Merry besok” Derren tidak mengerti mengapa Olivia begitu peduli pada Merry yang jelas jelas menyakitinya “oh iya aku lupa harus memanggil Richard”


Derren menekan nomer ponsel Richard dan memberitahu bahwa ibunya ingin bertemu juga Olivia ingin meminta bantuan untuk bertemu Merry.


Richard mengatakan akan datang pada malam hari jadi Derren mengusulkan untuk makan malam di tempat tinggal mereka.


“sepertinya kita lebih baik pergi ke dokter kulit setelah itu kita masak untuk makan malam di sini”


usul Derren


“baiklah” jawab Olivia dengan patuh.


EHEEEMMM JADI GINI.....


AUTHOR MASIH BERADA DI TOKYO SAMPAI TANGGAL 19, TAPI TENANG AUTHOR MESKIPUN DI LUAR ANGKASA AUTHOR TETAP UPDATE CHAPTER.


TAPI BUKAN ITU POINNYA 😄😄😄


SIAPA TAU ADA YANG MAU JASTIP KOSMETIK KOREA DAN JAPAN BISA DM IG AUTHOR, FAST RESPON KOK


👇👇👇👇👇

__ADS_1



__ADS_2