Found Love In Kyoto

Found Love In Kyoto
#Series 79


__ADS_3

TOKYO


“Aunty Keiko” teriak Crystal dengan gembira saat melihat siapa yang datang


“Aunty Keiko kau datang?”


“Aku merindukanmu Crystal” kata Keiko sambil menciumi Crystal dan menggendongnya dengan kegemasan yang tampak tidak bisa di tahan.


“Crystal juga merindukan aunty” kata Crystal sambil berusaha membebaskan tubuh kecilnya dari dekapan Keiko yang seolah hendak mematahkan tulang gadis mungil itu


“Kei...” sapa Olivia yang sedang memotong motong tomat, ia meletakkan pisau dapurnya dan menghampiri Keiko


“Olivia oneesan” Keiko menghambur memeluk Olivia kedua gadis itu berpelukan satu sama lain


Derren melihat pemandangan itu berdiri menyandarkan tubuhnya sambil kedua tangannya di silangkan ke dadanya.


“Kapan kau datang Kei?” tanya Derren


“aku dari Airport dan langsung ke sini, Sarah dan Lelya yang mengurus barangku” kata Keiko acuh, ia tak peduli meskipun Derren kakaknya mengusirnya, ia lebih suka tinggal di pent house itu di banding rumah besar ibunya karena Crystal tidak ada di sana.


“jadi mommy tidak tahu kau datang?”


“tentu saja tahu” kata Keiko sambil duduk di kursi pantri dan mengotak atik ponselnya. Sedangkan Olivia ia menginstruksikan pelayan menyiapkan kammar untuk Keiko.


“tanggal 10 bulan depan aku konser bersama grup band Trapped di sini, ku harap kalian busa menyaksikan performaku, aku telah memesan tiket untuk semua” kata Keiko sambil membagikan foto pamflet dirinya ke dalam grup chat keluarga “tiketnya VVIP, tenang saja oniisan” lanjutnya


Derren membuka ponselnya untuk melihat notifikasi grup chatnya, ketika ia membuka foto yang adiknya bagikan, ia segera menghampiri Keiko.


“jadi dia seorang pemain musik?” tanya Derren sambil memperbesar foto menunjukkan pada Keiko wajah Takumi.


“pemain musik, produser musik, dan ia juga pencipta lagu lagu romantis” kata Keiko tanpa curiga


“kau sedang dimanfaatkan Kei” geram Derren tidak suka


“apa maksudmu oniisan?”


“dia sedang mengejar Olivia kakakmu”


“apa? Kurang ajar” desis Keiko


Derren menceritakan semua yang dia alami Olivia, dari perkenalan Olivia yang menolong putra Takumi yang mengalami sesak nafas di Sapporo hingga Takumi yang berulang kali datang berpura pura memeriksakan kesehatannya yang baik baik saja di rumah sakit di mana Olivia bekerja.


“apa aku harus membatalkan kerja sama ini?” tanya Keiko ragu


“jangan, di samping kau akan terkena finalty kau juga akan di cap tidak profesional, penggemarmu akan kecewa dan mungkin akan berbalik menjadi pembenci” kata Derren bijak


“kalau begitu biarkan aku berpikir untuk mengatasi ini”


“kali ini aku serahkan padamu Kei, hati hati dengan permainan liciknya” kata Derren


Keiko mengangguk

__ADS_1


“aku akan bicarakan masalah ini dengan Daddy, ia pasti memiliki rencana yang briliat untuk memukul mundur lawannya” kekeh Keiko, ayahnya pasti akan murka anak gadis satu satunya di peralat untuk menghancurkan rumah tangga kakaknya, Keiko yakin itu.


“apa yang kalian bicarakan?” tanya Olivia menghampiri kakak beradik itu.


“membicarakanmu” kata Derren sambil meraih pinggang Olivia dan memeluknya, sementara Keiko menarik foto yang telah terlanjut di bagikan di grup chat keluarga.


“oh ya?” kekeh Olivia


“kei, kamarmuntelah di siiapkan, kau bersihakn dulu tubuhmu keemudian ayo kita makan malam”


“baiklah oneesan, aku juga tidak ingin berlama lama melihat kalian bermesraan di dapur” kekeh Keiko sambil turun dari kursi dan melangkah pergi, terdengar suara keiko dan Crystal saling bernyanyi setengah berteriak dan mereka juga tertawa.


“rumah menjadi berisik jika Keiko datang ke sini” keluh Derren


“kenapa kau begitu terganggu setiap Keiko datang?”


“aku tidak suka berisik” kata Derren


“Crystal juga berisik” kata Olivia


“dia putri kita sayang” kata Derren sambil mengeratkan lengannya di pinggang istrinya


“Keiko adikmu”


“kau selalu membelanya” gerutu Derren


“karena Keiko juga adikku” Olivia mengecup bibir suaminya


“kenapa kau memandangiku seperti itu?” Oliviantersipu, wajahnya sedikit merona


“kau sangat cantik Olivia” guman Derren


“kau jangan merayuku”


“untuk apa aku merayumu? Kau sudah takluk padaku”


“bukankah kau yang takluk padaku papa?” Olivia tidak akan mengalah


“ku rasa kau yang takluk padaku”


“baiklah, tapi kau yang lebih dulu jatuh cinta padaku, kau mencuri ciuman pertamaku” Olivia mengungkit aib Derren


“bibirmu membuatku gila, seluruh tubuhmu Olivia” geram Derren


Olivia segera melumat bibir tipis suaminya, semenjak menggandung hormon Olivia benar benar hanya ingin berada di dekat suaminya, ia menempel ke mana pun Derren pergi, bahkan sekarang di rumah sakit Olivia meminta Derren menemuinya setiap dua jam sekali.


Derren tak melewatkannya ia menahan tengkuk Olivia dengan telapak tangannya yang besar untuk memperdalam ciuman mereka.


“papa apa yang kau lakukan?” tanya Crystal melihat ayahnya sedang menahan tengkuk ibunya.


Keduanya tergagap dan segera menyudahi ciuman itu,

__ADS_1


“sepertinya tempat paling aman bagi Crystal adalah berada di rumah Mommy” guman Derren.


Sementara Jonathan ia telah sampai di tempat tinggalnya.


Tiffany sama sekali tidak menghiraukan Jonathan, ia memperlakukan Jonathan dengan dingin seoalh olah Jonathan adalah musuhnya.


“Tiffany dengarkan penjelasanku” pinta Jonathan dengan nada Rendah


“aku melihat semuanya Joe, kau... kau menciumi Anastasya, kau bahkan mencumbunya, kau nyaris bercinta dengannya jika aku terlambat datang sedikit saja” air mata Tiffany telah mengalir keluar membanjiri pipinya yang mulus


“Tiffany, aku mabuk, sesuatu di masukkan ke dalam minumanku dan aku berhalusinasi, aku merasa sedang mencumbumu bukan Anastasya”


Tiffany hanya terisak, tak mampu menjawb kata kata suaminya.


“aku tidak mungkin merusak rumah tangga ini Tiffany, ku mohon percayalah padaku” pinta Jonathan dengan nada suara rendah


“kau benar benar tidak bisa berubah Joe, aku telah salah menilaimu” guman Tiffany


“kau tidak salah Tiffany”


“Joe aku ingin sendirian, aku akan tinggal di rumah orang tuaku untuk sementara”


“apa kata orang tua kita? Mereka akan tau kita sedang bertengkar!” kata Jonathan panik, ia akan di bunuh oleh Livia ibunya jika pertengkaran mereka sampai terdengar ke telinga ibunya, apalagi ia dalam posisi tertuduh berhianat, ibunya akan murka, ia tidak akan di bela sedikitpun, Jonathan yakin itu.


“faktanya memang demikian, kau tidak bisa menjaga kelakuanmu, kau menjijikkan Joe!” Tiffany meneriaki suaminya, ia sangat emosi.


“Tiffany, aku tidak suka bertele tele” kata Jonathan, ia mengeluarkan laptopnya, menghidupkannya dan mendudukkan Tiffany di depan laptopnya.


Di awali dari Annastasya memasukkan sebuah benda berupa cairan ke dalam gelas 15 menit sebelum Tiffany dan Jonathan datang, kemudian Jonathan meminumnya dan tidak lama kepalnya terasa berdenyut, Jonathan tampak terus memegangi kepalanya hingga tidak tahan lagi dan pamit kepada Tiffany untuk pergi ke Toilet.


Di depan toilet pria Anastasya menghadang Jonathan dan menyeretnya ke dalam toilet wanita.


“Joe aku ingin berbicara denganmu sebentar” katanya


“ada apa?” tanya Jonathan sambil berusaha mati matian menahan sakit di kepalanya


“Joe, aku ingin bercinta denganmu malam ini” katanya langsung


“jangan bodoh, aku telah beristri”


“persetan dengan itu, hanya satu kali, tidak masalah di toilet”


“konyol” kata Jonathan


“Nobu tak sebaik dirimu di ranjang, kau yang terbaik Joe”


Jonathan hendak meninggalkan toilet wanita namun kepalanya berdenyut hebat, bahkan pandangannya mulai kabur. Ia bahkan berhalusinasi melihat wajah Tiffany.


Terlihat di dalam rekaman itu Anastasya yang memulai menciumi bibir Jonathan, ia juga yang membuka pakaiannya, ia bahkan beberapa kali mengambil foto dirinya dan Jonathan, ia meletakkan tangan Jonathan di dadanya. Sementara bibir Jonathan terus meracau “Tiffany.... Tiffany...”


CRAZY UPDATE INI BIKIN AUTHOR MENURUN JUMLAH LIKENYA 😏 KALIAN GITU DEH 😥😥😥

__ADS_1


__ADS_2