Found Love In Kyoto

Found Love In Kyoto
#Series 76


__ADS_3

MIAMI


^Sementara Tiffany dan Jonathan mereka berdua pergi berlibur ke Miami, seperti biasa pantai adalah tujuan traveling mereka, mereka berdua sama sama mencintai pantai, dan lautan.



Berbeda dengan Olivia dan Derren, Olivia selalu menolak untuk datang ke tempat yang berkaitan dengan lautan, lautan adalah tempat paling mengerikan di mata Olivia, lautan telah mengambil hidup kedua orang tuanya. Dan Olivia tidak ingin menginjakkan kakinya lagi di laut, sejak orang tuanya tiada.


“Joe bantu aku mengoleskan sunblok” pinta Tiffany sambil menyodorkan botol sunblok kepada suaminya.


Dengan senang hati Jonathan menerimanya dan mulai mengoleskan sunblok ke punggung Tiffany.


“Joe kurasa bukan begitu cara mengoleskan sunblock” protes Tiffany


Suaminya menyentuhnya terlalu lembut dan sentuhannya membuat sisi lain Tiffany berdenyut.


“Ini cara yang paling tepat darling” geram Jonathan sambil mengelus kulit Tiffany dengan lembut


“Joe” erang Tiffany


“Ya darling, aku di sini” bisik Jonathan lembut


“Jangan menggodaku”


“Aku sedang mengoleskan sunblok darling” geram Jonathan


“Joe, ayo kembali ke hotel” pinta Tiffany


“Bukankah kita ingin berjemur?” tanya Jonathan berpura pura,


“Ku rasa lebih baik kita ke hotel dulu Joe” rengek Tiffany


‘sialan, kenapa jadi begini, ini bukan diriku yang dulu’ batin Tifany kesal pada dirinya sendiri yang kini seperti kecanduan pada sentuhan suaminya, suami mesumnya.


“Tapi aku ingin berjemur darling” kata Jonathan sambil terus mengoleskan sunblok dan menambahkan sentuhan di kulit istrinya, bahkan tangannya menyusup ke kulit bagian perut istrinya


“Joe...” rengek Tiffany


“Memohonlah darling” goda Jonathan dengan tatapan menggoda yang mampu meruntuhkan harga diri Tiffany menjadi berkeping keping hanya untuk menikmati sentuhan suaminya.


“Hubby, aku ingin di makan oleh temanku” kata Tiffany dengan wajah merah merona


Tanpa berkata apa apa Jonathan mengambil kain pantai dan menutupkan ke tubuh istrinya yang hanya menggunakan bikini, lalu membopong istrinya ala bridal style dan membawanya ke hotel tempat menginap tak jauh dari pantai tempat mereka akan berjemur.

__ADS_1


Tiffany tidak peduli bagaimana cara suaminya membawanya, ia menikmatinya, mengalungkan lengannya di leher suaminya dan sesekali ia menciumi Jonathan sambil mereka terus tertawa bahagia, Ia bahkan tidak menyadari, bahwa mereka berpapasan di depan lift hotel dengan Taichi dan Nobu yang ternyata berada di Miami juga.


Setelah menyelesaikan beberapa babak Jonathan masih terkulai malas di samping tubuh Tiffany sedangkan Tiffany, ia menyembunyikan wajahnya di dada suaminya.


“Darling akhir akhir ini kau semakin pandai” goda Jonathan mengingat betapa panasnya permainan yang barusan mereka lakukan, bahkan mereka melewatkan sunset yang ingin mereka saksikan.


“Tentu saja aku pandai, kau gurunya” kekeh Tiffany


“Aku menyukainya, teman hidupku memang hebat” geram Jonathan dengan suara parau


Tiffany mencubit pinggang suaminya dengan lembut


“Darling bisakah kita sekali lagi?” pinta Jonathan


“Joe kita melewatkan sunset” gerutu Tiffany, apa apaan suaminya itu, mereka melakukan sudah dari jam 3 hingga jam 7 malam dan masih menginginkan lagi?


“Ranjang di miami lebih indah di banding sunset”


“Aku lapar hubby, setidaknya beri istrimu makan dulu” dengus Tiffany kesal


“Baiklah, kau ingin makan malam biasa atau makan malam romantis?” tanya Jonathan serius


“Terserah padamu” jawab Tiffany sambil mendongakkan wajahnya menatap wajah tampan suaminya.


“Akan aku aturkan yang terbaik untukmu” kata Jonathan sambil mengecup kening Tiffany “Temanku, aku mencintaimu”


“Berani sekali mengatai suamimu playboy” kata Jonathan sambil mengangkat kedua alisnya


“Aku mengatakan mantan Joe” Tiffany membela dirinya


Jonathan memang pria yang romantis, dalam sekejap ia mengaturkan makan malam yang indah untuk Tiffany, sangat romantis dengan lilin lilin kecil dan mawar yang indah mengelilingi meja mereka berdua.


Ini bukan sekali dua kali Jonathan mengatur makan malam romantis seperti ini untuknya, Tiffany benar benar di buat meleleh dengan perlakuan suaminya itu, dulu ia merasa nasibnya begitu malang karena di kejar pria playboy dan sok tampan. Namun kini ia merasa sangat beruntung dan bersyukur mendapatkan suami Jonathan, ia berbeda dari yang tampak di permukaan, ia tampak sangat santai dan tak peduli menghadapi apa pun, namun pada faktanya pria ini adalah family man, ia sangat mencintai keluarganya, sangat menghargai pasangan hidupnya. Baginya keluarga adalah prioritas nomer satu.


“Kenapa memandangiku seperti itu darling?” tanya Jonatan pada Tiffany


Tiffany hanya tersipu karena tertangkap basah sedang memandangi pria pujaan hatinya dengan tatapan penuh cinta.


Besoknya ketika baru saja Tiffany dan Jonathan memasuki restoran untuk makan siang mereka bertemu dengan Taichi dan Nobu yang kebetulan juga memasuki restoran yang sama.


“Hi, miss Tiffany” sapa Nobu


“Hi mr. Nobu, selamat siang” sapa Tiffany dengan ramah

__ADS_1


“Jadi anda di Miami juga?”


“Ya kebetulan saya dan suami saya sedang berlibur” lata Tiffany sembari mengenalkan suaminya, Jonathan dan nobu berjabat tangan dan saling memperkenalkan diri.


“Saya akan mentraktir kalian, sebagai perayaan kerja sama kita” kata Nobu ramah.


Tidak mampu lagi menolak akhirnya mereka berempat makan di satu meja, tentu saja Taichi, Jonathan dan Tiffany bercakap cakap dengan akrab karena mereka adalah teman sekolah ketika duduk di bangku sekolah menengah atas.


Sementara Nobu tidak banyak berbicara, sikapnya begitu tenang ramah dan anggun, mereka masih mengobrol dengan penuh kehangatan ketika seorang gadis berpenampilan modis dan tentu saja cantik dattang menghampiri mereka, Jonathan sangat mengenalnya, begitu juga Tiffany.


Anastasya menghampiri meja itu dan langsung bergelayut manja pada Nobu,


“Astaga kalian ternyata saling mengenal? Dunia ini sungguh sempit” racau anastasya


Pertemuan tak di duga duga di Miami itu seperti sebuah Reuni, mereka melanjutkan perbincangan dengan akrab, melupakan perselisihan yang terjadi antara Anastasya dan Tiffany di masa lalu.


“Oh iya Tiffany apa kau masih melukis?” tanya Anastasya


“Terkadang, aku tidak memiliki banyak waktu lagi sekarang karena kami memiliki seorang putra” jawab Tiffany


“Sayang sekali, bagaimana jika kau datang ke studio lukisku? Aku memiliki studio lukis kecil disini, kita bisa melukis sore ini” kata Anastasya.


Tiffany memandang wajah suaminya seolah meminta persetujuan.


Jonathan menganggukkan kepalanya


“Baiklah, suamiku mengizinkan” kata Tiffany


“Joe, apa harus seperti itu? Kau mengenalku, Istrimu ini juga teman baikku” sindir Anastasya halus


Jonathan hanya tersenyum seadanya, firasatnya sedikit tidak nyaman..


“Oh iya, besok ulang tahunku, Nobu telah menyewa seluruh Club untuk merayakan ulang tahunku, aku harap kau dan suamimu datang” kata Anastasya lagi


Tiffany memandang Jonathan kembali, kali ini belum sempat Jonathan menjawab Nobu lebih dulu mengangkat suaranya.


“Aku sangat harap kalian berdua bisa datang, jangan khawatir, pesta ini sangat terjaga privasinya” kata Nobu penuh dengan nada mengharap.


“Akan kami usahakan” jawab Jonathan mengambang


“Aku dan kekasihku akan sangat kecewa jika kalian tidak datang” kata Nobu


“Baiklah kami akan datang” kata Jonathan pada akhirnya.

__ADS_1



CRAZY UPDATE😙😙😙


__ADS_2