Found Love In Kyoto

Found Love In Kyoto
#Series 37


__ADS_3

Setelah selesai makan siang Olivia bergabung dengan para wanita yang masih duduk di meja makan sambil saling mengobrol seperti kebanyakan wanita biasa yang gemar duduk di meja makan seusai makan, sedangkan para pria memisahkan diri dengan kepentingan mereka masing masing, hanya Derren yang duduk di sisi lain ruangan, sambil sesekali menatap Olivia, ia memang seperti itu sejak dulu, pandangan matanya tak bisa lepas dari Olivia.


“bagaimana kalau kita main catur?” Naoki tiba tiba telah duduk di depannya


“oke” kata Derren singkat


Tidak berapa lama bidak catur telah tersusun rapi di atas papan.


“kau sepertinya benar benar hanya bisa mencintai Olivia” kata Naoki


Derren hanya diam, sambil memindah bidak caturnya.


“apa kalian sudah berbaikan?”


Derren yang semula hendak mengangkat kuda caturnya tiba tiba tangannya terhenti, beberapa detik Derren terlihat ragu.


Naoki tersenyum, ya Naoki tau pikiran Derren bisa sangat kacau jika menyangkut Olivia.


“Derren kau harus tau sifat utama wanita, mereka ingin dibujuk, di rayu dan beri dia hal hal yang romantis, daddy yakin Olivia akan bertekuk lutut padamu kembali, beri dia semua yang ia inginkan” kata Naoki


mencoba memberikan Derren nasehat.


Sudut bibir Derren terangkat


“jadi seperti itu dulu kau mendapatkan mommy?”


‘bingo...!!!’ seru Naoki dalam hati


Kali ini sudut bibir Naoki yang terangkat, ia berhasil membuat Derren membuka mulutnya


“tentu saja, dan dengan mengambil hati putranya terlebih dahulu, itu poin penting” kekeh Naoki mengenang masa lalunya bersama istrinya.


“berarti kau dulu merayuku juga?” tanya Derren dengan nada mengejek


“ya....kau yang membongkar rahasia mommymu”


“apa itu?” tanya Derren penasaran


Naoki menceritakan sedikit kisah asmaranya dengan Livia di Kyoto, Derren kecil yang dengan imut memberi tahu kalau ‘uncle naoki adalah orang yang ada di laptop mommy dan mommy sering menyentuh layarnya’


Derren tersenyum mendengar itu, wajahnya bahkan wajahnya tampak berseri-seri.

__ADS_1


Dan mereka mulai mengobrol santai, Derren mulai bersikap lunak tidak kaku lagi.


Sesekali mereka berdua di Tokyo bermain catur namun hanya Naoki yang sesekali berbicara, Derren tetap membisu. Ini pertama kali mereka terlibat pembicaraan hangat kembali setelah 3 tahun jiwa Derren seolah pergi dari tubuhnya.


Dari dalam kamar terdengar Crystal yang sedang dibujuk oleh Kenzo Keiko, rupanya gadis kecil itu telah terbangun dari tidur siangnya, begitu banyak yang menyayanginya di rumah ini, Olivia tersenyum bahagia melihat Crystal yang mendapatkan keluarganya.


Jonathan benar benar memanjakan keponakannya dengan berlebihan, tidak hanya membelikan skuter mini, ia juga membelikan Ferrany mini, ayunan, dan berbagai mainan lain yang tak terhitung jumlahnya, namun sayangnya Jonathan melupakan boneka. Seluruh mainan yang di beli adalah mainan anak laki laki sehingga Crystal tidak begitu berminat, hanya skuter dan ayunan yang di sukai oleh Crystal.


Master Edward dan kakek Artajaya juga sangat menyayangi cicit pertama mereka, dalam sekejap sepertinya posisi Keiko sebagai putri di mansion itu telah tergeser oleh Crystal.


Namun ada yang mengganjal dari benak Olivia, sejak pertama kali bertemu Keiko kembali mereka sama sama bungkam tidak saling sapa, Olivia sadar ia yang memulai semua ini, tidak hanya menjauhi Derren, bahkan semua orang yang tidak bersalah pun ia jauhi.


Malamnya Derren mendekati olivia yang sedang merebahkan tubuhnya memegang buku bergambar sambil mendongengkan isinya pada Crystal.


“Once upon a time... a lion was sleeping under a tree.


A little mouse jumped on him.


The lion woke up, picked up the mouse,


and opened his mouth to eat him.....”


“aaaaaaammmmmmmm” kata Crystal menirukan suara singa yang akan memakan tikus


“papa, apa kau ingin mendengar dongeng?” tanya Crystal pada Derren


“ya papa juga ingin” jawab Derren


“kalau begitu tidur di sini, mama sangat pandai mendongeng dan suaranya indah” kata Crystal sambil menepuk nepuk bantal di sampingnya


“baiklah” Derren dengan patuh merebahkan tubuhnya di sisi tubuh gadis kecilnya.


Olivia mulai melanjutkan dongengnya


“I’m sorry to wake you up, Please don’t eat me, I can help you one day.” said the mouse.


“That’s funny! Okay, I’ll let you go.” said the lion.


Later, a hunter’s net fell on the lion, the lion couldn’t get out.


The mouse saw the lion and ran to help.

__ADS_1


The mouse helped the lion get out!


“You are a little mouse, but you are a big help. Thank you!” said the lion.


Olivia membacakan keseluruhan dongeng dengan intonasi yang sangat tepat, Crystal tampak antusias mendengarkan hingga dongeng di buku itu berakhir.


“mama bagaimana cara tikus itu menolong singa?” tanya Crystal


“dia menggigit tali yang menjerat singa itu” jawab Derren


“papa dari mana kau tau?”


“papamu ini sangat hebat, papa tau segalanya”


“benarkah?” Crystal merasa tidak yakin rupanya dengan pengakuan ayahnya


“iya, papa hebat karena papa seorang dokter”


“mama juga seorang dokter” Crystal melayangkan protesnya


“tapi papa lebih hebat”


“mama benarkah yang di katakan papa?” gadis kecil itu harus mengkonfirmasi, ia tak mudah percaya.


Olivia tersenyum dan mengelus rambut coklat putrinya


“iya... papamu sangat hebat” jawab Olivia dengan nada sarkasnya! “Crystal, kau harus patuh, ini waktumu tidur” lanjut Olivia


“baiklah, besok icital ingin bermain bersama little uncle” ia sangat menyukai Kenzo, karena Kenzo memiliki banyak foto dan video kucing di ponselnya.


“iya, tidurlah selamat malam sayang” Olivia menepuk paha Crystal dengan lembut sambil bersenandung kecil hingga putrinya tertidur, dan kantuk itu rupanya menular pada Olivia ia juga terlarut ke dalam pusaran kantuk tanpa mempedulikan Derren yang terus menatapnya.


Derren mengecup pucuk kepala kedua gadisnya, menutupi tubuh keduanya dan mengatur suhu kamar dengan tepat agar kedua gadis kesayangannya tidur dengan nyaman.


Kemudian ia keluar dari kamar itu.


Olivia membuka sedikit matanya, ia belum tidur sepenuhnya namun Derren telah meninggalkannya.


Mangkinkah Derren pergi menemui Merry? Prasangka itu mulai menggelayuti pikirannya.


__ADS_1


UPDATE 2 KALI SEHARI YA 😙😙😙 JAM 11 SIANG SAMA JAM 11 MALAM


TAP JEMPOL KALIAN 😙😙


__ADS_2