
“Derren kau kenapa?” tanya Olivia heran
Derren tidak menjawab, ia menyeret Olivia keluar dari kamar dan membawa Olivia kemansion kakeknya.
Olivia semakin bingung.
Setelah bertanya di mana kedua orang tuanya berada Derren membawa Olivia menemui mereka, tangannya terus menggenggam telapak tangan Olivia
Ketika Livia membuka pintu, wanita memandang heran pada Derren yang telah kembali berada di mansion itu. Terlebih lagi putranya datang membawa Olivia, menggenggam telapak tangan gadis itu, meskipun jelas Olivia berkali kali berusaha melepaskan tangannya namun Derren terus menggenggamnya erat.
“mommy kami ingin bicara” kata Derren
“masuklah” kata Livia
Derren duduk di sebuah sofa berdampingan dengan Olivia, sedangkan Naoki duduk tepat di depan Derren, Livia ia duduk di samping Naoki.
“mommy, daddy, aku ingin menikahi Olivia” kata Derren langsung
“Derren ? kau?” Olivia justru yang pertama bereaksi, tak mampu menyembunyikan keterkejutannya
Livia memandang Naoki, pandangan mata mereka beradu sesaat.
“mommy sangat senang mendengarnya, tapi Derren, umur kalian masih terlalu muda. Masa remaja kalian masih panjang”
‘apa? Tante Livia tidak menentang? Bagaimana mungkin?’ Olivia sangat merasa heran
“mommy, aku memiliki perusahaan, aku juga memiliki kontrak dengan beberapa perusahaan konstruksi, aku bisa menghidupi Olivia” Entah bantahan atau sedang membela diri yang jelas Derren tidak terima.
“mommy tau itu, tapi usia kalian masih dalam usia labil, pernikahan itu tidak semudah yang kalian kira” kata Livia
“mommy, aku telah siap bertanggung jawab untuk semua yang akan terjadi dalam hidup Olivia”
“Derren” kali ini Naoki yang berbicara
“hubunganmu dan Olivia, kami tidak pernah melarang, tapi alangkah baiknya kalian mengenal dulu satu sama lain, kami tidak ingin kalian gagal dalam rumah tangga nantinya”
“Daddy kami telah mengenal sejak kecil, kami tidak akan bercerai seumur hidup” Derren begitu yakin
“benar, kami semua tau kalian mengenal sejak kecil, dan kami juga tau kalian telah memiliki hubungan lain sejak tinggal bersama di London, setelah berumah tangga kalian mungkin akan sering bertengkar, pertengkaran dalam rumah tangga itu bukan seperti dua anak kecil yang bertengkar karena berebut mainan, rumah tangga tidak sesederhana itu Derren” kata Naoki panjang lebar
Olivia hanya menundukkan wajahnya, antara malu dan bahagia. Malu karena hubungan mereka ternyata telah lama terendus namun bahagia karena semudah itu mendapatkan restu keluarga.
“mommy mengizinkan kalian menikah setelah masing masing dari kalian mendapat gelar dokter, untuk sekarang kalian hanya boleh bertunangan” kata Livia tegas, ia tidak ingin putranya gagal berumah tangga seperti dirinya. Dan yang pasti untuk saat ini mereka masih terlalu muda emosi mereka masih jauh dari terkontrol.
“mommy...” Derren masih hendak bernegosiasi namun Olivia menghentikan
“baiklah tante kami setuju untuk bertunangan terlebuh dahulu” kata Olivia memotong kalimat Derren
Derren memandang Olivia sedikit kesal
“syukurlah Olivia kau mengerti dan kau Derren, kau tetap tinggal dikamarmu, tidak boleh tidur di kamar Olivia, oh iya besok kalian mulai siapkan pesta pertunangan kalian Tokyo” kata Livia lagi
“terima kasih tante”
“Olivia, sudah berapa kali mommy tidak mau kau panggil tante” Livia mengingatkan Olivia dengan nada tidak suka
“mommy” jawab Olivia tersipu malu
“biarkan mommy memelukmu Olivia” Olivia bangkit dan memeluk Livia, dengan kebahagiaan yang ada di dada mereka masing masing.
Livia bahagia karena di pastikan keluarga Artajaya akan memiliki ikatan darah dengan keturunannya.
Setelah Derren dan Olivia keluar dari kamar itu,
“hubby kapan kau mengetahui Jonathan menemukan orang tua kandungku?” tanya Livia sambil tangannya memeluk pinggang suaminya
“setelah tes DNA itu keluar ia menghubungiku, memastikan agar kita benar benar datang ke London dan Kenzo juga ikut” kata Naoki membelai rambut coklat istrinya
“aku bersyukur sekali, ternyata bakat seni keiko membawaku pada orang tua kandungku”
“Tuhan mengaturnya dengan begitu indah bukan?”
“aku sangat bersyukur” kata Livia sambil meletakkan kepalanya di pundak suaminya
“dan sepertinya, kita juga akan memiliki hubungan darah yang resmi dengan keluarga Artajaya” kata Naoki
Livia mendongakkan sedikit wajahnya matanya menatap Naoki
“benar benar Derren tidak sabar ingin menikahi Olivia”
Naoki terkekeh
“apa Andrew dulu seperti itu saat ingin menikahimu?” tanya Naoki sedikit menggoda Livia dengan masa lalunya
“ya, Derren seperti Andrew, dia tidak akan berhenti sebelum tujuannya tercapai, ku harap setelah mendapatkan Olivia ia tidak menyita nyiakan Olivia, hubby aku sedikit khawatir pada Olivia”
Naoki merangkul istrinya dan berjalan menuju balkon, memandang langit kota London di musim gugur.
“aku yang membesarkannya, kuharap Derren dan Joe menjadi pria yang hanya mencintai satu wanita di dalam hidupnya” kata Naoki
Livia memutar badannya, berjinjit menciumi bibir Naoki.
“aku wanita paling beruntung di muka bumi ini” kata Livia setelah ciuman hangat mereka terlepas
Olivia dan Derren langsung kembali ke apartemen, di kamar Olivia masih kebingungan dengan apa yang baru saja terjadi
“Derren apa yang terjadi sebenarnya?”
“mommyku telah bertemu orang tua kandungnya” kata Derren dengan wajar berbinar penuh kebahagiaan
“maksudmu?”
“ternyata mommy itu bukan putri kandung nenek dan kakek Artajaya” jawab Derren
Olivia membelalakkan matanya karena terkejut
“benarkah? Bagaimana mungkin?”
__ADS_1
Derren menceritakan semua cerita yang ia dengar di mansion kakeknya, Edward pollini siang itu.
Olivia mengangguk angguk mengerti,
“kita juga harus meminta restu pada om Andrew dan tante Zakia sebelum bertunangan” kata Olivia
“mereka tidak ada urusannya dengan kita sayang”
“Derren....” Olivia melotot galak pada Derren “mereka orang juga tuamu”
“orang tua yang tidak perduli pada anaknya, ayah macam apa dia?”
“Derren kau pilih tidak berbaikan dengan daddy andrew atau kita tidak menikah?”
“Olivia, apa apaan kau ini?”
“aku serius”
“ayolah Olivia kau tidak masuk akal”
“Derren kau tidak tau betapa sakitnya, betapa hampanya, hidup tanpa memiliki orang tua seperti aku, aku ingin berbicara dengan mereka, tapi mereka bahkan tidak mampu lagi aku sentuh bahkan dalam mimpi pun tidak bisa” kata Olivia matanya berkaca kaca
Derren terdiam
“aku yakin selama ini mommymu juga merasakan hal yang sama, mommymu meskipun sepanjang hidupnya tidak menampakkan pada siapa pun, pasti di lubuk hatinya yang terdalam ingin melihat wajah orang tua kandungnya” Olivia kini terisak
“Olivia jangan seperti ini, aku tidak ingin kita bertengkar karena ayah kandungku” Derren meraih pinggang Olivia dengan satu tangannya, dan tangan yang lain menyeka air mata Olivia.
“Derren kau harus bisa berdamai dengan daddy andrew”
“baiklah, aku akan menelfonnya nanti, kalau perlu kita akan ke Uzbekistan mengunjunginya”
“berjanjilah”
“apa pun yang membuatmu bahagia, apa pun yang kau minta, apa pun akan aku berikan untukmu ”
“benarkah?”
Derren mengangguk
“kau milikku, hatimu, jiwamu, ragamu, cintamuu, hanya milikku Olivia, aku akan membahagiakanmu, apa pun dan bagaimanapun caranya aku sangat mencintaimu Olivia” Derren mengatakan semua itu seperti merintih, ua benar bena r mencintai Olivia, ia sangat bahagia, Olivia akan menjadi miliknya seutuhnya, untuk selamanya.
Derren mengecup bibir ranum Olivia, membuai Olivia meneguk madu indahnya buaian pesona Derren, kini derren telah berada di dalam tubuhnya, menghentikan pingulnya membawanya terbang ke dalam kenikmatan yang memabukkan. Selalu seperti itu, mereka jarang berdebat panjang karena Derren selalu mengakhiri dan membungkam bibir Olivia dengan membawanya meneguk manisnya cinta, hingga mendapatkan pelepasan dan rahim Olivia terasa hangat.
Lalu gadis itu tertidur dalam pelukan hangat pria yang begitu posesive.
------
Konser orkestra bertajuk ‘AKHIR PERJALANAN’ sukses besar, bukan hanya master edward pollini yang menjadi sorotan media. Yamada Keiko sebagai pianis pembuka konser juga mencuri perhatian media. Apalagi setelah konser berlangsung, master Edward mengumumkan bahwa Keiko adalah penerusnya sekaligus cucunya, dalam sehari foto keluarga master Edward pollini menghiasi seluruh berita di jepang dan di London bahkan seluruh dunia.
"Master piano terbaik didunia Edward pollini menemukan putrinya yang hilang selama 45 tahun". Judul itu menghiasi sebagian headline berita.
"Yamada Keiko model dan pianis cucu master Edward pollini"
Tidak hanya Livia yang bahagia menemukan keluarga kandungnya, Seluruh keluarga dan teman temannya memberikan selamat pada Livia yang menemukan keluarga kandungnya..
Olivia juga bahagia, hubungannya dengan Derren menemukan titik terang.
“jadi ini cerita benci jadi cinta?” goda Miranda
“entahlah....” Olivia merona
“aku sudah lama mencurigaimu Olivia, moodmu cepat sekali berubah jika menyangkut Derren”
“dan aku harus menjaga jarak darimu atau atau benar benar akan di olah babak belur oleh kekasih posesivemu itu” Theo juga menggodanya
“berhenti menggodaku” rengek Olivia manja pada kedua sahabatnya
“kalian sungguh beruntung” kata Miranda
“ku rasa ini memang benar takdir, kalian memang jodoh yang telah di siapkan Tuhan” kata Theo
TOKYO
Dan seminggu kemudian seluruh keluarga pergi ke Tokyo menggunakan private jet, Tiffany juga turut serta kembali ke Tokyo. Mereka akan merayakan pesta pertunangan Derren dan Olivia sekaligus merayakan pesta keluarga yang telah lengkap.
Upacara pertunangan akan di langsungkan malam hari,
Pagi itu Olivia berada di dalam kamar Keiko, matanya tampak sembab
“Olivia oneesan kenapa kau menangis?”
“Kei, tidak apa apa”
“kau pasti teringat papi dan mamimu? Aku memahami” Keiko ia meskipun sering merengek dan manja namun ia juga terkadang lebih dewasa di banding umurnya, mungkin karena ia terbiasa bergaul dengan para model yang lebih dewasa darinya.
“aku bahagia, ternyata aku dan Derren tidak memiliki hubungan darah, tapi sungguh.... aku lebih bahagia jika papi dan mamiku masih ada melihat aku bersama Derren” kata Olivia menahan isakannya.
Keiko memeluk gadis yang akan menjadi kakak iparnya, bukan! sejak dulu keiko tidak pernah menganggap Olivia sepupunya, dia adalah kakak perempuan bagi Keiko.
“jangan berpikir tidak memiliki orang tua, mommy dan daddyku adalah orang tuamu, bukankah sejak dulu aku tidak pernah keberatan berbagi apapun denganmu, meskipun kau dan kakakku tidak ada hubunganpun kau tetap kakakku” kata Keiko ia juga terisak
“Kei, terima kasih”
“kau bisa mengambil hati dan perhatian Derren oniisan, ia tidak pernah menyayangiku seperti ia menyayangimu” keluh Keiko
Olivia tertawa kecil di sela isakannya
“jadi kau mulai iri padaku Kei?”
“ooooh tentu saja iya, aku benar benar iri padamu” Keiko juga tertawa sambil menyeka air matanya, memang benar kakanya itu terlalu oendiam, tidak bisa di dekati bahkan oleh adiknya sekalipun.
“jika si pria aneh itu menyakitimu, jangan sungkan katakan padaku, aku akan menghancurkan kepalanya dengan biolaku”
“kau sangat menakutkan Kei” kekeh Olivia.
“Olivia oneesan, ku harap kalian bahagia, tolong jaga kakakku dengan baik”
__ADS_1
“aku pasti menjaganya Kei, terima kasih”
Pertunangan Olivia dan Derren berlangsung meriah dan hangat, kini di jari manis Olivia telah melingkar cincin tang sangat indah!!! keduanya tak henti hentinya saling menatap penuh cinta, wajah keduanya merona bahagia.
Meskipun hanya keluarga terdekat yang di undang namun jumlah mereka tidak sedikit, keluarga Tjiptadjaja, Artajaya, Yamada dan keluarga besar Pollini yang datang langsung dari moscow, ada juga Tommy yang datang dengan istrinya.
Andrew tidak menyangka sama sekali Putra pertamanya akan bertunangan secepat ini, Meskipun ia ingin menentangnya namun ia sadar, ia tidak ikut andil dalam membesarkan putranya, ia hanya mengiyakan apa yang Derren inginkan saat meminta restu padanya. Dan untuk pertama kalinya Andrew melihat wajah putranya yang begitu ceria, putranya yang pendiam dan tanpa ekspressi mendadak berubah hanya karena seorang gadis. Benar benar tidak masuk akal!
Keiko memainkan biolanya sedangkan master Edward memainkan pianonya, bahkan Tiffany juga bergantian memainkan gitar akustiknya dan Olivia bernyanyi berduet dengan Jonathan.
Pandangan mata Derren bahkan selalu tertuju pada Olivia, seolah olah di dunia ini hanya Olivia yang bisa ia lihat.
“akhirnya kau mendapatkan gadismu” goda Livia pada Derren yang terus menatap Olivia yang sedang bernyanyi bersama Jonathan
“mommy, akun sangat mencintai Olivia” bisik Derren ditelinga ibunya
Olivia tersenyum geli, putranya sungguh lucu, tidak menyangka putranya yang terkenal pendiam dan dingin bisa bertingkah semanis ini.
“Derren selamat” kata Zakia ibu tirinya
“terima kasih tante” sampai detik ini ia dan Jonathan masih tidak bisa menerima kehadiran wanita itu.
“oh iya kenapa Nameera tidak kelihatan?”
“dia bekerja, Livia aku tidak mengerti mengapa ia ingin sekali menjadi pilot?”
“oh ya? Sangat keren, biarkan saja ku harap itu ya g terbaik untuk karirnya”
“semoga saja” kata Zakia
Kedua wanita yang pernah terlibat cinta segitiga itu berbincang hangat dan akrab selayaknya keluarga.
----
Di london seorang gadis berambut pirang nyaris menghujamkan gunting ke dalam jantungnya saat ia melihat postingan Olivia dan Keiko di media sosial milik mereka yang tampak bahagia, Derren terlihat begitu berseri seri, Olivia juga demikian, bahkan keluarga mereka begitu hangat....
‘Olivia benar benar mencuri Derren dariku’ batinnya,
Ia merasa bumi hancur dan menimpa kepalanya, batinnya benar benar sakit, ia mulai melamun dan tenggelam dalam khayalannya, terus saja meneguk anggurnya hingga ia tersungkur.
2 minggu kemudian.
Jonathan, hari ini berencana untuk memberi Tiffany pelajaran, sudah lama ia merencanakan pembalasan namun karena kesibukan ia baru memiliki waktu bertemu Tiffany.
Ia belum membalas perbuatan Tiffany yang menipu dirinya mengakui sesepupunya sebagai kekasihnya.
Jonathan menunggu Tiffany di gerbang universitasnya
Dengan aura tampan dan postur tubuh yang tegap ia bersandar di mobilnya, semua gadis yang melewatinya memandangnya dengan kagum.
“cintaku....” panggil Jonathan ketika Tiffany muncul
Tiffany menghampiri Jonathan, tatapan matanya penuh kekesalan.
“kita tidak perlu lagi berpura pura sebagai tunangan” kata Tiffany sambil menarik pintu mobil
Jonathan menarik tangan Tiffany dan membawanya ke dalam pelukannya, lalu mengecup bibir Tiffany
“seluruh teman di kampusmu telah tau kau itu tunanganku” kata Jonathan “apa kau ingin aku membuat gosip kau di campakkan olehku agar kau jadi bahan tertawaan temanmu?”
Baru saja Tiffany hendak menjawab bibirnya telah disegel kembali oleh Jonathan, hal itu sudah biasa, namun ini di depan gerbang campusnya!!!
Tiffany memberontak namun bagaimanapun tenaganya jelas berbeda dengan Jonathan.
Jonathan *** bokong Tiffany agar gadis itu membalas ciumannya,
dengan terpaksa Tiffany membuka bibirnya dan membiarkan Jonathan menjelajahi bibir dan lidahnya.
“Joe, kau benar benar!” Tiffany melotot galak saat ciuman mereka terlepas.
“pilihan ada di tanganmu, lagi pula kau tidak memiliki pilihan bukan?”
“kau benar benar licik” kata Tiffany sambil masuk ke dalam mobil
“ya, aku licik jika menyangkut obsesiku” kata Jonathan sambil menyusul masuk ke dalam mobilnya
“aku bukan obyek obsesimu”
“aku benar benar penasaran denganmu, pria seperti apa yang mempesona dimatamu?” tanya Jonathan sambil menginjak pedal gasnya
Tiffany tertawa renyah
“seperti kekasihku Nino”
“jadi kau berpacaran dengan sepupumu?” tanya Jonathan
“kau tau Nino sepupuku?” Tiffany terkejut
“ya,... beberapa hari sebelum konser kakekku” jawab Jonathan santai
Tiffany tiba tiba menegang
“jadi benar kau seperti Derren dan Olivia?”
Merasa kebohongannya terendus Tiffany menjadi gugup
“ti tidak masalah bukan?”
Hening sesaat, ‘jadi benar mereka juga dalam hubungan seperti Olivia dan Derren?’ batin Jonathan kesal, sangat kesal!!!
**JONATHAN INI MESKIPUN NAKAL TAPI BAGAIMANAPUN DIA CINTA BANGET KAN SAMA KELUARGA?
AKU MAU TANYA TOLONG DI JAWAB !!!
KALIAN MAU CERITA INI SAMPE KEIKO DAN KENZO?
__ADS_1
ATAU UDAH CUKUP SAMPAI DERREN AMA JOE AJA?
JANGAN LUPA TAP JEMPOL KALIAN TEMANS👍😊**