Found Love In Kyoto

Found Love In Kyoto
Extra part 1


__ADS_3

Sudah lama livia dan teman temannya tidak berkumpul, sore itu mereka duduk bersama di sebuah cafe.


Karena sama sama sibuk livia dan hana bahkan belum sempat mengintrogasi yukari perihal sejarah asmaranya dengan yudha kakak livia hingga pernikahan yudha dan yukari hampir berjalan 10 bulan.


“yukari kau sangat menyebalkan, merahasiakan hubungan kalian benar benar tidak lucu” keluh livia sore itu


“maafkan aku livia, kami sebenarnya akan memberi tahu kalian setelah rencana pernikahan kami tersusun” kata yukari, wajahnya bersemu bahagia


“katakan kapan kalian mulai berkencan?” tanya hana


“pertama bertemu itu saat di kyoto, pernikkahanmu livia, tapi kami hanya saling sapa, lalu saat pernikahan livia di indonesia.... yaaaa kami mulai saling bicara dan kami merasa cocok” kata yukari menjelaskan


“aku senang sekali” kata livia, ia memegang wajahnya dengan kedua telapak tangannya dan menggeleng gelengkan kepalanya sambil tersenyum bahagia


“akhirnya kalian menjadi saudara” kata hana senang


“kita bisa menjadi saudara semua, bagaimana jika salah satu putraku menikah dengan tifanny putrimu?” canda livia pada hana.


“ya tuhan kau akan menjadi seperti mertuamu livia” ejek hana sambil tertawa dan mengelus perutnya yang membuncit, ia sedang mengandung anak keduanya.


Livia juga tertawa mendengar ejekan hana, ia juga mengelus perut hana sahabat yang selalu menemaninya dalam suka duka.


Tiga tahun kemudian livia melahirkan kembali putra ke empatnya, mereka memberi nama pada putra tampan mereka Yamada Kenzo kali ini ia memilih melahirkan secara cesar karena usianya terbilang tidak muda lagi. Kali ini wajah kenzo terlalu banyak mirip naoki, livia merasa ia tidak banyak kebagian dalam pembuatan putra bungsunya.


Sebuah kebetulan ayah mertuanya juga sedang di rawat di rumah sakit itu, jadi livia dan naoki berinisiatif mengunjungi ayah naoki. Di luar dugaan livia ternyata ayah mertuanya menyambutnya dengan hangat, beliau bukan peia tua yang angkuh angker dan mengerikan, ternyata ayah mertunya sangat mirip sifatnya dengan suaminya yang tenang. pria tua itu sangat antusias untuk bertemu cucu cucunya.


“papa kau tampaknya terlalu lelah bekerja” kata naoki


“ku pikir aku akan menjual sebagian saham YAMADA company”


“kenapa?”


“perusahaan itu tidak mungkin lagi bertahan lama, aku telah terlalu tua dan lelah mengurusnya jika aku tidak segera menjualnya sepertinya akan jatuh bangkrut”


Ayah dan anak itu saling bercakap cakap dengan hangat tidak ada jejak permusuhan, setidaknya itu yang dilihat oleh livia.

__ADS_1


“livia, bolehkah aku mengunjungi cucuku nanti setelah keluar dari rumah sakit?” kata tuan yamada


“papa kami tidak sabar untuk menyambut kedatangan papa dan mama di rumah kami” jawab livia sopan


“kalian jangan menjadikan sikap mama itu menjadi beban, ia adalah wanita paling keras kepala, aku bahkan 35 tahun menikah dengannya tapi tidak bisa melunakkan sifat keras kepalanya” kata tuan yamada.


Setelah berbincang cukup lama naoki mendorong kursi roda livia untuk kembali ke kamarnya.


“hubby, aku pikir lebih baik kau membeli saham yamada company dari pada perusahaan itu jatuh ke tangan orang lain”


“sayang aku juga berpikir demikian tapi saat ini aku tidak memiliki cukup uang, kau tau aku baru saja membangun beberapa proyek untuk satelit baru, mengeluarkan modal untuk percobaan pembuatan beberapa robot dan juga game”


“kau bisa menggunakan uang di perusahaanku”


“sayang itu adalah uang milik joe dan derren aku tidak berhak menggunakannya”


“anggap saja kau meminjamnya, selamatkan perusahaan orang tuamu, setidaknya 55% saham bisa kita beli itu lebih baik dari pada orang lain membelinya aku khawatir jika orang lain yang membelinya justru di masa depan akan menjadi pesaing berat perusahaanmu”


Naoki berpikir sambil memandang wajah istrinya yang kini benar benar pandai dalam perhitungan bisnis.


“baiklah, kau hubungi yudha untuk menyiapkan berkas pembelian sahamnya” naoki akhirnya mengikuti apa kata istrinya.


“okeee” kata livia.


Satu minggu kemudian ayah mertuanya benar benar datang untuk mengunjungi keiko dan kenzo cucunya, bahkan tanpa di duga orang tua itu juga menyambut hangat derren dan jonathan. Dengan senang hati derren, jonathan dan keiko menyapa pria yang tiba tiba datang mengaku sebagai kakek mereka.


Dua minggu kemudian rapat pemegang saham yamada company di adakan di perusahaan tersebut, karena livia dan naoki datang terlalu cepat mereka masuk ke ruang pertemuan lebih dulu di banding para pemegang saham lain, seperti biasa sejak yudha mengurus perusahaan livia, ia kini banyak memiliki waktu dan sengaja mengambil tugas untuk mempresentasikan semua jenis proyek yang di miliki VL Star dan VL Company. Livia ahli di bidang presentasi, itu sebabnya sekarang naoki jarang membawa sekretarisnya dalam pertemuan, livia menghandle urusan naoki dengan baik.


Livia sedang menggeser geser kursor di laptopnya sambil membaca materi proyek yang akan ia sampaikan.


Sedangkan naoki berdiri di belang kursi livia sambil kedua tangannya berumpu di atas meja.


Mereka berdiskusi dengan santai di selingi sedikit candaan candaan dari bibir mereka berdua, tiba tiba seorang wanita masuk dan dengan angkuhnya berkata


“ini bukan tempat bermesraan, sungguh tidak tau tempat”

__ADS_1


Livia tersenyum manis dan memiringkan kepalanya ke arah atas memandang wajah suaminya dan naoki mengecup pipi livia singkat.


“miss nanami, apakah anda kini menjadi perawan tua karena suami saya tidak bersedia menikahi anda?” tanya livia dengan nada mengejek


Wajah nanami terbakar amarah, ia benar benar tidak pernah bisa bersaing dengan wanita yang berada di depannya.


“kauuu....!” nanami tidak melanjutkan ucapannya karena beberapa orang masuk kedalam ruangan itu membuat ia menelan kembali kata kata pedasnya masuk ke tenggorokannya.


Nanami sebenarnya telah menikah namun rasa dendamnya pada livia dan naoki masih tersisa, apalagi pria tampan di depannya yang ia cintai sejak kecil benar benar membatalkan pernikahan mereka tepat di hari yang di tentukan, sungguh itu adalah tamparan berat bagi nanami dan keluarganya.


Memang sejak awal naoki telah tegas menolak keras perjodohan itu namun ia dan ibu naoki lah yang terus bersikeras.


Rapat di mulai dan wajah nanami kembali terbakar emosi, karena ternyata saat ini pemegang saham tertinggi di perusahaan itu adalah VL company, dan naoki bertindak sebagai wakil dari livia.


‘cih konyol’ cibir nanami dalam hati.


Tapi di sisi lain hati nanami ia mengagumi pasangan itu, yang begitu gigih hingga dapat bersama dan terlihat jelas mereka benar benar saling menyayangi dengan tulus.


Mendengar bahwa naoki dan livia membeli 55% saham keluarga yamada ibunda naoki kembali naik pitam, apalagi yang memberi tahu hal itu adalah nanami.


Midori memarahi suaminya habis habisan dan kembali mengatai livia, namun seperti pesan ayah mertuanya livia tidak ambil pusing, ia tidak membalas kata kata ibu mertuanya.


Livia juga mulai sering membawa keiko dan kenzo berkunjung mendatangi nenek dan kakeknya, meskipun sikap ibu mertunya dingin kepadanya itu bukan masalah, ayah mertuanya sangat baik kepadanya. Kedua orang tua itu sesungguhnya hanya perlu kehangatan keluarga, apalagi sakura kini telah menikah dengan rekan bisnis naoki dan tinggal di sidney, tidak mudah bagi nyonya yamada melewati hari tua tanpa anak anak di sisinya.


Seiring berjalannya waktu akhirnya ibu naoki juga melunak karena melihat cucu cucu yang menggemaskan, apalagi keiko memiliki bakat memainkan alat musik. Tidak jarang justru ibu naoki yang menemani gadis kecil itu pergi untuk les piano, menunggunya dengan sabar dan memanjakkan keiko dengan berlebihan. Naoki selalu mengingatkan ibunya agar tidak memanjakan gadis kecilnya namun hukum alam seorang nenek lebih mencintai cucunya ketimbang putranya berlaku di belahan bumi manapun. Ibunya tidak menghiraukan peringatan naoki sedikitpun.


Hubungan Andrew dengan anak anaknya juga membaik, setiap bulan andrew dan zakia datang mengunjungi derren dan jonathan, setiap hari juga zakia memanggil livia melalui panggilan video call untuk sekedar menyapa derren dan jonathan. sedangkan andrew biasanya menghubungi naoki jika rindu pada kedua putranya. Tetap saja andrew segan pada livia meskipun livia tidak pernah menunjukkan sikap tidak suka pada andrew.



Its time to say sayonara 😭😭😭


Entah kenapa author sedih sendiri mellow sendiri menamatkan novel ini 😖😖


Oke like dan komennya 😚😚😚 di tunggu sampai 1k like nya aku update ektra part 2 😚😚😚😚

__ADS_1


__ADS_2