
Sudah 3 minggu pernikahan livia dan andrew lalui, andrew mulai sibuk akhir akhir ini ternyata ia juga pria yang sibuk seperti naoki, livia juga sering merasa kesepian meskipun ia memiliki seorang suami sekarang, apalagi hana dan yukari juga tinggal di tokyo.
Mereka sedang duduk di sofa menonton televisi saat itu
“livia kita kayanya gak bisa tinggal di kyoto lagi” kata andrew memullai pembicarannya
“kok gitu sih drew? kemarin kamu bilang kita akan menetap di jepang sebelum kita nikah, sekarang kok gak bisa? aku gak mau yah tinggal di jakarta drew di sana panas dan juga macet aku gak sanggup lagi” livia langsung bicara panjang lebar
“yang bilang kita akan tinggal di jakarta siapa?” tanya andrew gemas sambil menarik hidung livia yang mancung “semua urusan yang terkait pekerjaanku di jepang itu lebih banyak di tokyo, aku gak mungkin kan bolak balik tokyo terus tiap hari aku juga gak mungkin lama lama di tokyo ninggalin kamu sendirian disini” jawab andrew memberi pengertian livia “kadang ada pertemuan pertemuan yang harus di tangani mendadak gak bisa terus terusan melalui telfon dan video call” lanjutnya
“terus gimana?”
“kita pindah ke tokyo”
“kapan?”
“besok kita pindah, nanti biar anak buahku yang ngurus barang barang kita”
Livia tampak cemberut
“kita bisa ke sini pas hari libur sayang” andrew menggigit telinga livia dengan pelan, ia sangat gemas setiap kali livia mulai merajuk dan cemberut
“iiih sakit drew gimana kalo telinga aku putus?”
“lebay banget livia, pelan banget gigitnya gak mungkin putus” kata andrew membela dirinya
Livia tertawa kecil kemudian ia berkata “sayang, anak kita cowok apa cewek ya?” sambil mengelus perutnya
“kamu mau apa?”
“cewek biar bisa couple bajunya sama aku”
“cowok aja, cewek repot pasti cengeng kaya kamu”
“enggak ya aku gak cengeng”
“masa sih? Kalo gak cengeng masa nangis nangis di kareta pengen balik ke kyoto” ejek andrew
“drew kamu nyebelin banget sih”
“nyebelin tapi kamu cinta kan sama aku”
“aku gak pernah bilang ya...”
“masa siiihh..... tapi kalau lagi dikamar suka keceplosan drew aku cinta kaamu” tiru andrew menirukan suara livia
“iiiissshhh nyebelin banget” kata livia sambil menyingkap kaos yang di kenakan andrew hingga menampakkan perut dan dada andrew,
“livia mau ngapain?”
__ADS_1
“mau periksa”
“apa yang di periksa”
“mau periksa sesuatu” jawab livia santai dan melancarkan aksi jahilnya pada andrew
“liviaaaaa...” panggil andrew ketika livia bangkit dan hendak meninggalkannyaannya
“aku ngantuk suamiku” jawab livia manja
“selesaikan atau aku yang selesaikan kamu” ancam andrew
“kamu aja kerja sendiri” livia menjulurkan lidahnya pada andrew
Dan andrew menyelesaikan permainan mereka seperti biasa hingga mereka tertidur tanpa mengenakan pakaian mereka dan pagi harinya livia terbangun masih pagi, ia menggesek gesekkan kakinya ke paha andrew
“drewwwww”
“mmmmmmmmm”
“lapar drewwww” rengek livia
“mau sarapan apa?” tanya andrew membuka matanya
“telur sama sosis” jawab livia
“disini aja” rengek livia
“siapa yang masak kalo disini?”
"sarapan pagi........" livia membisikkan sesuatu di telinga andrew, hanya mereka berdua yang tau
Dan mereka melakukan olah raga 'pagi sebentar’
Andrew menarik hidung mancung livia karena gemas dan senang “ayo sarapan terus kita ke siap siap ke tokyo”
Di perjalanan menuju tokyo livia memposting foto bersama danu dan yudha dalam balutan kimono dengan captoin “cocok sama yang kanan apa yang kiri?”
Andrew tersenyum melihat tingkah livia
“kok foto weding kita belum di posting sih sayang?”
“kamu juga gak posting drew” kata livia malas
“oooh gitu?”
“iya lah masa aku posting kamu enggak? Kamu takut kan mantan mantan kamu tau kalau kamu dan nikah?” tanya livia
“mantan ya mantan aja udah jadi sampah” jawab andrew enteng
__ADS_1
“gak boleh bilang gitu drew jahat banget” kata livia kesal
“emang bener kan?”
“kalau mantan itu sampah berarti kamu sampah dong drew? Bekas sampah berapa orang? Dan aku juga sampahnya naoki yang kamu ambil dong?” tanya livia galak
Wajah andrew langsung berubah gelap, selalu begini setiap livia menyebutkan nama naoki atau danu hati andrew terasa terbakar cemburu.
“iya deh aku salah aku minta maaf istriku yang baiikkkk” lagi lagi andrew harus mengalah dengan istrinya
Livia masih merengut
“Udah jangan cemberut lagi, aku kan dah ngaku salah dan minta maaf” pinta andrew. “kalo cemberut aku bukain telur ama sosis kamu nih aku masukin ke mulut kamu disini” ancam andrew
“andrew kamu nyebelin banget deh” livia terkekeh dengan ancaman andrew
“drew mobilku di kirim ke tokyo kapan?”
“nanti di urus”
“trus bugati kapan di jual?”
“kamu yakin mau di jual?”
“drew, selama A6 itu masih layak pakai jangan coba coba mengganti“ ancam livia
“kenapa sih livia?” andrew heran apa sebegitu berartinya semua barang pemberian naoki
“drew bukan aku gak menghargai kamu, tapi ku pikir kita udah ada suv dan a6 kita bukan anak muda lagi yang perlu hal hal kaya gitu buat di pamerin kan?” tanya livia “lagi pula sebentar lagi kita akan bertiga, mobil gitu udah gak cocok buat kita kalau mau mending beli mobil keluarga tapi nanti kalo anak kita udah lahir” lanjut livia
“tumben kamu pinter livia” ledek andrew
“kamu pikir aku bodoh? Lihat aja nilai nilai aku di universitas” sungut livia
“iyaaaa iyaaa istriku terbaik” andrew mengecup kening istrinya...
Livia membaca komentar komentar teman temannya pada foto yang di postingnya dan menunjukkan pada andrew... ia tampak asik membalas komentar komentar itu, beberapa saat kemudian andrew melihat ponselnya penuh dengan notifikasi, ia kemudian membuka ponselnnya
Ternyata livia menambahkan tanda pada fotonya dengan judul our wedding @drew.tjiptadjaja bahkan livia telah mengganti namanya menjadi @liviaputri.artajaya
Andrew dengan cepat membalas di komentar “i love you my wife @liviaputri.artajaya” dan merepost foto pernikahan mereka di atas altar yang begitu sakral romantis, akhirnya feed instahram andrew ada isinya..!!!!
Dan tentu saja segera di banjiri oleh koment oleh para netizen yang budiman.
Di sisi lain...
Sakura sedang dimarahi oleh kakaknya karena gadis itu memecat kedua sekretarisnyz dan menggantikan dengan sekretaris baru yang berjenis kelamin wanita, tidak hanya itu saja adiknya juga beberapa kali menjebaknya dalam kencan buta yang membuatnya muak.
Apakah terlihat sesedih itu keadaan naoki hingga adiknya begitu gigih mencarikan gadis untuknya???
__ADS_1