Found Love In Kyoto

Found Love In Kyoto
#Series 68


__ADS_3

Uzbekistan


Andrew sedang memandangi beberapa foto yang di unggah oleh Livia, Olivia, Keiko dan Tiffany.


Mereka sedang merayakan ulang tahun Derren, tampak Olivia Derren dan Crystal mereka bersama sama meniup lilin di cake yang di desain tampak kekanakan itu.



“Selamat ulang tahun suamiku tercinta 💕 kami akan segera menjadi 4” caption yang di tulis Olivia


Dan segera Keiko merespon


@yamada.keiko @olivia.tjiptadjaja oneesan, selamat, keponakanku akan bertambah lagi, dan cakenya imut seperti Crystal


@olivia.tjiptadjaja @yamada.keiko oneesanmu yaang membuatnya sendiri, aku menyukainya, pinky, sangat indah.


Sepertinya itu Derren yang membalas komentar Keiko.


Andrew tersenyum ia berulang ulang membolak balik foto foto mereka, keluarga yang harmonis.


Keluarga yang penuh kasih sayang, keluarga yang seharusnya menjadi miliknya.


“Andrew...” panggil Zakia menyembulkan kepalanya di antara pintu


“ada apa Kia?” tanya Andrew datar


“sepertinya aku lebih baik menjual beberapa store perhiasan, bisnis permata sekarang sangat lesu” keluhnya sambil duduk di depan suaminya.


“jual saja, sisakan beberapa dipusat pusat kota saja” jawab Andrew dingin, ia adalah bisnisman yang mempunyai insting tajam dan analisa yang akurat, meski dulu ia dulu di coret dari ahli waris keluarga Tjiptadjaja, hanya mendapatkan 25% dari aset keluarganya nyatanya ia mampu bangkit dan bisnisnya sekarang bisa di bilang sukses. Ia tidak lagi bergantung pada nama Tjiptadjaja.


Andrew kembali menggeser layar ponselnya sambil berbicara masalah bisnis milik istrinya, tanpa mengalihkan pandangannya.


“akhir akhir ini kau semakin murung, apa kau ingin kita bercerai?” tanya Zakia setelah mereka selesai berbicara bisnis


“omong kosong, kita sudah tua, perceraian hanya akan menjadi bahan ejekan anak anak kita” jawab Andrew cepat


“Andrew rumah tangga kita berjalan bukan seperti seharusnya rumah tangga yang normal, aku semakin merasa lelah” keluh Zakia


Andrew memang hanya mengurung dirinya di dalam ruang kerjanya sepanjang waktu setiap kali kembali ke tempat tinggal mereka, bertahun tahun pria itu menjalani kehidupan monoton, pergi ke perusahaan, kembali ke tempat tinggal mereka, setelah makan malam ia mengurung diri di ruang kerjanya lalu pergi tidur jika ia telah merasa cukup mengurung diri.


“aku tidak akan menceraikanmu meskipun kau meminta cerai setiap hari Zakia” kata Andrew dwngan nada tegas.


“Andrew aku harus bersabar seperti apa lagi? kau akhir akhir ini hanya memandangi foto foto mereka”

__ADS_1


“mereka anak anakku Zakia jangan konyol” jawab Andrew tidak suka


“Keiko bukan anakmu, dan ia tidak akan pernah menjadi anakmu” Zakia mengingatkan


“aku tau itu, aku hanya masih tidak mampu mengakui kebodohanku” jawab Andrew jujur


“Andrew aku bertahan hidup denganmu hanya karena aku tidak ingin kita menjadi bahan tertawaan orang lain, tapi sekarang ku rasa sudah cukup”


“Zakia, aku setia padamu, aku menepati janjiku, aku tidak pernah menduakanmu, apalagi yang kau inginkan?”


nada bicara Andrew tampak mulai meninggi


Zakia menghela nafas dalam dalam, suaminya adalah orang yang tidak peka pada perasaannya sama sekali.


“andrew apa sebenarnya hubungan kita? Aku merasa kita begitu jauh meski kita tidur di atas ranjang yang sama, hatimu tak mampu aku raih” kata Zakia dengan nada sangat pahit. Wanita mana pun pasti akan terluka hidup bersama pria yang seumur hidupnya hanya memandangi foto mantan istrinya setiap malam sebelum tidur.


Andrew meketakkan ponselnya, meraih pena dan menimang nimang pena itu di tangannya, tatapan matanya menerawang, ia belum menjawab kata kata Zakia, hubungan mereka selama mereka menikah memang lebih terlihat hanya bersama, bisa di bilang hubungan mereka lebih mirip pertemanan, atau saudara.


“aku ingin berkumpul dengan anak anakku lebih sering lagi” guman Andrew dengan nada murung, ia memang sangat menginginkan bisa bersama dengan Derren dan Jonathan, juga Crystal dan Kevin. Ia ingin memiliki hak bersama mereka seperti Naoki.


Meskipun ia sangat sadar semua itu sangat sulit, kedua putranya sangat jelas terlihat tidak bisa menerima kehadirannya, mereka seperti terus saja membangun tembok penghalang setiap Andrew berusaha mendekati mereka.


“jangan bilang kau ingin tinggal di Tokyo” jawab Zakia cepat, ia tidak ingin tinggal di Tokyo, suaminya bisa saja merusak hubungan baik keluarga mereka jika ia terlalu sering bertemu Livia.


“lalu?”


“mulai sekarang kita akan lebih sering mengunjungi Crystal dan Kevin”


“aku tahu kau hanya ingin bertemu Livia”


Andrew terdiam, salah satunya memang itu faktanya.


“jangan bertindak bodoh, atau Derren dan Jonathan semakin tidak ingin memandangmu” Zakia memperingatkan


“aku tahu” Andrew menjawab dengan nada berat


“kau tau namun kau tidak bisa mengontrol dirimu sendiri” gerutu Zakia


Andrew “.....”


“dan bisakah kau lebih baik pada Nameera juga? Ia putri kandungmu, Kau sering mengabaikannya, ia juga selalu mengeluh ingin seperti Keiko bisa memiliki kakak yang menyayanginya, ia tidak bisa mendapatkan kasih sayang kakaknya, setidaknya ia mendapatkan kasih sayang ayahnya”


“itu mustahil, Derren sangat sulit di dekati, semua orang tau itu, satu satunya yang bisa mendekati Derren hanya Olivia. Tapi kulihat hubungan Nameera dengan Jonathan baik baik saja”

__ADS_1


Zakia hanya mengangkat kedua bahunya, perceraian adalah hal yang tidak mungkin, namun untuk terus menjalaninya bagi Zakia itu adalah hal sulit, bahkan untuk Andrew sekalipun. Mereka berdua menebus kesalahan mereka berdua dengan setimpal.


Sementara Di London.


Keiko baru saja menyelesaikan latihan fisik rutinnya, ia selalu menjaga penampilannya, bukan hanya berat bandannya namun juga bentuk tubuhnya adalah penunjang utama dalam hidupnya, ia adalah gadis yang memyukai kesempurnaan di setiap hidupnya, penampilannya di atas catwalk harus sempurna, permainan pianonya pun harus sempurna, ia tidak pernah merasa puas dengan semua yang sudah di raihnya.



“Kei, di tokyo sebuah groub band ingin meengajakmu berkolaborasi, mereka ingin kau tampil mengiringi piano di beberapa lagu” kata Lelya asisten yang telah bersamanya sejak ia berusia 7 tahun


“band? Apa nama band itu?” tanya Keiko


“Traped, nama band itu”


“woooooow, itu band legendaris, mereka telah 10 tahun berkibar di jajaran teratas musik Jepang dan belum tergeser” Trapped adalah salah satu grup Band asal negri sakura yang pernah Keiko idolakan


“ya, mereka memang hebat”


“kapan itu?” Keiko tentu saja merasa antusias dan tersanjung bisa berkolaborasi dengan mereka


“konser mereka 3 bulan lagi” jawab Lelya


“tapi kurasa aku tidak mau, kau tau Lelya aku tidak mungkin bermain di pentas terbuka” guman Keiko, ia adalah pianis kelas atas mana mungkin bermain di autdopr, itu mustahil


“mereka akan bermain di dalam gedung”


“benarkah? berapa bayaranku?” Keiko kembali bersemangat


“sesuai dengan biasanya”


“baiklah, kalu begitu ku rasa tidak masalah, kirimkan konsep dan nadanya aku akan mempelajarinya, kau urus kontraknya”


“baik akan ku beritahu managermu”


“beritahu juga pada mommyku bahwa aku akan pulang ke Tokyo”


Lelya justru tertawa


“kau bersedia karena kau ingin kembali ke Tokyo untuk bertemu Crystal bukan?”


“kau memang paling mengerti diriku Lelya” kekeh Keiko, pada faktanya ia memang ingin kembali ke Tokyo agar bisa bertemu Crystal lagi, Crystal, gadis kecil itu membuatnya jatuh cinta.


JANGAN LUPA TAP JEMPOLNYA YAAAA 😍😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2