
Setelah Crystal tenang Olivia membuka ponsel untuk mengecek media sosialnya, sejak hubungannya berakhir dengan Derren ia tak pernah lagi membuka media sosial. Ternyata Derren tadi malam telah memposting foto jari jemari mereka yangbtadi malam di foto oleh Derren.
“and she said : ‘i do’ thank you my future wife, i love you Olivia” tulis Derren pada caption foto yang di unggahnya.
Derren tidak memiliki akun media sosial apa pun, ia mengunggahnya menggunakan media sosial Olivia, Olivia sedikit merasa geli dengan Derren yang bertingkah seperti anak remaja sekolah menengah.
@coffee.theo : “selamat, kau belum menceritakan padaku?”
@dr.miranda : “im happy for you, ayo bertemu, aku merindukan kalian”
@yamada.keiko : “Dlivia oneesan, aku mencintaimu juga”
@joetdjiptadjaja : “mrs.tdjipatadjaja kami menunggumu di tokyo”
@yamada.kenzo : “where is Crystal? I miss Crystal”
@yamada.livia : “my doughter, love you”
@dr.louis : “my lil sister selamat, kapan kita merayakan?
@zhou.tiffany : “so sweet, kami tidak sabar bertemu kalian lagi”
@yukari.artajaya : “selamat sayangku”
@yamada.sakura : “Olivia, aunty ingin bertemu Crystal”
@nameera.tdjiptadjaja : “Olivia sister in law, i love you!!!”
Semua berkomentar yang membuat hati Olivia semakin bahagia.
Sejak kandasnya hubungannya dengan derren olivia hanya membuka media sosialnya beberapa kali, ia juga tidak pernah lagi memposting foto apa pun.
Olivia mulai membalas satu persatu komen.
Dimulai dari atas
@coffee.theo : “selamat, kau belum menceritakan padaku?”
@olivia.artajaya @theocaffe : “Terima kasih, haha baiklah”
@dr.miranda : “im happy for you, ayo bertemu, aku merindukan kalian”
@olivia.artajaya @dr.miranda : “terima kasih sayangku, bersama @coffe.theo dan @dr.louis di tempat biasa”
@dr.miranda : “kapan?”
@olivia.artajaya : “sebelum kami kembali ke tokyo?”
@dr.miranda : “kapan kalian kembali? Aku harus bertemu Crystal terlebih dulu”
@olivia.artajaya : “senin kami ke Tokyo, oke week end ayo kita bertemu”
@dr.miranda : “baiklah”
@yamada.keiko : “Olivia oneesan, aku mencintaimu juga”
@olivia.artajaya @yamada.keiko “aku mencintaimu Kei, sangat!!!”
@joe.tdiptadjaja : “mrs.tdjipatadjaja kami menunggumu di Tokyo”
__ADS_1
@olivia.artajaya @joe.tjiptadjaja : “can’t wait”
@yamada.kenzo : “where is Crystal? I miss Crystal”
@olivia.artajaya @yamada.kenzo “miss you too litlle uncle”
@yamada.livia : “my doughter, love you”
@olivia.artajaya @yamada.livia “mommy i love you so much”
@dr.louis : “my lil sister selamat, kapan kita merayakan?
@olivia.artajaya @dr.louis “brother. Traktir kami kopi haha”
@zhou.tiffany : “so sweet, kami tidak sabar lagi bertemu kalian”
@olivia.artajaya @zhou.tiffany “kami juga, miss you”
@yukari.artajaya : “selamat sayangku”
@olivia.artajaya @yukari.artajaya ”aunty terima kasih, sampai jumpa”
@yamada.sakura : “Olivia, aunty ingin bertemu Crystal”
@olivia.artajaya @yamada.sakura : “aunty, kami juga ingin bertemu denganmu dan Naomi”
@nameera.tdjiptadjaja : “Olivia sister in law, i love you!!!”
@olivia.artajaya @nameera.tjiptadjaja “i love you too! Sister in law”
Olivia membalas dengan penuh semangat, ternyata bukan hanya dirinya yang bahagia dengan hubungannya dan Derren yang membaik semuanya mendoakan dan mendukung hubungan mereka. Olivia telah memikirkan, sekarang ia akan mengambil Derren kembali padanya, ia memiliki Crystal dan hati keluarga Derren yang menyayangi mereka berdua. Persetan dengan Merry, karena ia memiliki keseluruhan hati keluarga Derren, jadi ia yakin hati Derren juga akan ia menangkan.
Begitu tekad dalam hati olivia!
“dimana putri kita?” tanya Derren
“dia sudah tidur, kau terlambat pulang papa”
jawab Olivia sedikit malas
“maaf istriku, suamimu mengurus banyak hal, sayang aku tidak sabar untuk menikahimu, katakan sayang kau ingin mengambil sumpah pernikahan dimana?” tanya Derren sambil duduk di meja makan
“aku tidak tau”
“kenapa tidak tau? Apa kau ingin di tiga negara kita merayakan resepsi?”
“kau berlebihan” jawab Olivia dengan rona wajah tampak berseri, cemberut di wajahnya telah lenyap.
“baiklah, kita bahas lagi nanti. jadi istriku memasak hari ini? Aku sangat rindu masakkanmu” kata derren sambil melahap sup ikan buatan Olivia.
“bagaimana jika mengambil sumpah di gereja London dan pesta di Tokyo?” tanya Olivia setelah berpikir beberapa detik
“baiklah, besok akan ku suruh orang mengaturnya”
“kenapa bukan kita?” protes Olivia
“kau cukup menjadi pengantin wanitaku saja, aku tidak mau kau lelah”
“tapi aku ingin memilih gaunku sendiri” rengek Olivia manja
“Baik, hanya gaun oke”
__ADS_1
Olivia tersenyum puas.
Tiba tiba ponsel derren di meja berbunyi, Olivia sempat melirik.
Merry caling, tulisan di layar itu.
Olivia berpura pura tidak peduli, Derren juga mengabaikan panggilan itu. Namun ponsel derren tidak berhenti berdering, Olivia mulai merasa terganggu
“jawablah dulu panggilan itu, suaranya mengganggu” keluhnya
Derren meraih ponsel itu dan menekan tombol mematikan ponsel tanpa mengatakan apa pun dan melanjutkan makannya.
Sudut mata Derren melirik wajah Olivia yang sempat cemberut, namun sekejap wajahnya tampak berseri seri kembali.
Di tempat lain wajah Merry memerah, bukan karena merona bahagia namun karena marah!
Berani beraninya Derren mengabaikan panggilannya.
“lihat saja apa yang akan aku lakukan padamu nanti!!!!” teriak Merry memecah keheningan malam di mansion pribadinya yang sepi.
Ia memandangi satu persatu foto foto dirinya dan Derren dalam berbagai pose yang tergantung di dinding...
Matanya yang sembab penuh air mata memandanginya dangan tatapan penuh harap.
“Derren.... aku akan mengambilmu kembali, kau akan menjadi milikku...” katanya lirih bercampur isakan.
----
Pagi hari Derren sedang mengenakan setelan jasnya ketika Olivia masuk kamar, ia menggendong Crystal berniat menggoda derren untuk membangunkannya.
“ternyata kau sudah bangun papa?” kata Olivia menggoda Derren
“papa harus bekerja”
“jadi sekarang kau bekerja di London? Di rumah sakit mana?”
“apa kau lupa? Aku bukan hanya seorang dokter, Aku pemilik Tjiptadjaja group dan aku juga memiliki banyak proyek yang berhubungan dengan perusahaan konstruksi?” tanya Derren sambil mengecupi pipi dua gadis di depannya
“jadi?”
“kau akan tau nanti sayang, yang jelas aku tetap menjadi dokter di Tokyo”
“baiklah selamat bekerja papa” kata Olivia yang di tirukan Crystal “ayo sarapan dulu” lanjut Olivia
“terima kasih mama” kata derren menirukan gaya Crystal
“jam 11 siang aku akan menjemput kalian” kata Derren
“kemana?”
“ada daddy Andrew di London, ia ingin bertemu kalian”
“benarkah? Crystal ada granddadmu” kata Olivia senang.
Mereka kemudian sarapan sambil bercengkerama, Olivia sesekali menyuapi Crystal dengan sedikit bujuk rayu. Ketika Derren hendak pergi Crystal memulai kembali dramanya, ia tidak ingin ditinggalkan Derren pergi bekerja!!!
AKU MAU MINTA TOLONG SAMA READERS KESAYANGAN SEMUA, TOLONG KASIH RATING BINTANG DING DI NOVEL AKU INI, KALAU BISA 5 GITU 😙😙😙😙
JANGAN LUPA TAP JEMPOLNYA ❤❤❤❤👍👍👍👍👍👍😙😙😙😙
__ADS_1
LOVE KALIAN SEMUA !!!!