
Alexandre menggerakkan dengan lembut paras Kirana agar menoleh kearahnya, hembusan nafas keduanya serasa begitu dekat dan berat. Keduanya saling berpandangan dengan penuh pancaran asa, Alexandre menyatukan kedua kening, hidung, bibir mereka bersentuhan pelan hingga secara naluri saling menyecap rasa, menyalurkan kerinduan, menuntaskan kesendirian setelah sekian lama tidak bersama. Kirana menghirup oksigen dengan irama nafas yang tidak beraturan bridal style keluar menuju tempatnya tidur.
"so beautiful" usap rambut Alexandre menatap Kirana dengan pandangan bertabur hasrat, Kirana tersenyum sayu mengulurkan tangan kirinya menyentuh pipi kanan Alexandre yang berada di atasnya. "iya kah, kenapa aku tidak merasa jika beautiful, hhmm... Harusnya aku menebar pesona diantara pemuda tampan dengan memanfaatkan kecantikan ku" goda Kirana, Alexandre tersenyum menundukkan kepalanya mencium lembut bibir istrinya.
"don't" tatap Alexandre, Kirana meraih kepala Alexandre dengan kedua tangannya kembali menyecap rasa satu sama lain, Alexandre melepas tali bathrobe Kirana dan menyibaknya cepat. Tangannya mengusap lembut benda kenyal candunya, ia bergerak turun menyesap leher jenjang Kirana, ke dua benda kenyalnya membuat Kirana mendesah mencengkeram rambut Alexandre, "aahhh, ayang" Racauan Kirana membuatnya semakin bersemangat.
"more" goda Alexandre ditelinga Kirana, "hurry, ayang" serak Kirana, Alexandre menatap istrinya yang sudah berkabut hasrat, ia memasuki milik Kirana dengan pelan agar tidak membuatnya kesakitan lagi.
Ia memompa miliknya dengan cepat setelah memastikan milik Kirana menerimanya, Kirana mendesah panjang sesaat kemudian. "are U alright" kecup Alexandre, Kirana mengangguk pelan merasakan sensasi pertamanya. Tanpa melepaskan miliknya Alexandre mengubah posisi mereka membuat Kirana berada diatasnya.
"do it, yang" senyum Alexandre menggenggam kedua jemari Kirana, secara perlahan Kirana melakukannya dengan racauan yang membuat Alexandre semakin panas. Ia mencengkeram benda kenyal candunya dengan Kirana yang bergerak seperti ada irama yang membuatnya terlihat semakin mempesona, ia menjerit pelan ketika Alexandre mengimbangi gerakan nya. Ia menggila diatas tubuh istrinya, memberikan sensasi yang memabukkan, menyalurkan hasrat yang tidak terbendung. Membuat mereka bermandikan peluh kenikmatan, Kirana tergeletak lemas tidak berdaya disamping Alexandre yang memeluknya, menyelimuti tubuh polosnya.
"honey" bisik Alexandre mengecupi bahu nya, Kirana bergumam.
"aku akan membuatkan makanan agar energi mu kembali" kata Alexandre, Kirana mengangguk semakin bergelung dibawah cover bed. Alexandre menyelusup kan tangannya untuk meremas pelan benda kenyal candunya, Kirana mendesah pelan akibat perbuatan suaminya itu. Alexandre keluar dari cover berjalan ke bathroom untuk membersihkan dirinya namun berhenti ditengah jalan kemudian berbalik menyibak cover bed dan mengangkat tubuh Kirana yang polos masuk kedalam bathroom. Ia mendudukkan tubuhnya diatas closet dan mulai membersihkan bagian sensitif Kirana yang terlihat lemas karena aktifitas mereka barusan. Ia tersenyum melihat tubuh Kirana yang penuh dengan tanda kepemilikan nya. Ia bergantian membersihkan dirinya, mengangkat Kirana kembali ke tempatnya tidur. Memakaikan joger dan t-shirt agar merasa nyaman, mengecup pipi nya sebelum keluar dari ruangan pribadi mereka.
"apa adek sudah tidur" toleh Popi, Alexandre tersenyum menggeleng.
"dia mau makan sesuatu, Pop. Tadi kami ke bookstore dan lupa waktu" ambil makanan Alexandre didalam box pendingin dan memasukkannya ke dalam box penghangat.
"tentu, kalo begitu Popi ke ruangan dulu" angguk Pram tersenyum, Alexandre membalasnya dengan senyuman, ia membuatkan coklat hangat dan segera mengeluarkan makanan setelah selesai dipanaskan.
"yang" duduk Alexandre di tepi tempatnya tidur, Kirana membuka netranya meminum pelan segelas coklat hangat dari tangan Alexandre. dengan cekatan Alexandre menyuapi Kirana yang terlihat sangat lapar.
"pelan-pelan, yang" ingatkan Alexandre melihat Kirana menghabiskan dengan cepat makanan di mulutnya.
__ADS_1
"kelaperan" jawab Kirana menggembungkan makanan di mulutnya, Alexandre tertawa kecil mendengar nya.
"ini baru permulaan, yang. Jadi kamu harus bersiap-siap setiap saat" goda Alexandre, Kirana menatap Alexandre dengan tatapan tidak tau harus menjawab apa hingga Alexandre tertawa kembali.
"kamu terlihat semakin mempesona" suapi Alexandre, Kirana mengangguk menyandarkan kepalanya ke belakang.
"kamu hanya milikku, satu-satunya yang boleh menyentuhmu adalah aku" tatap Alexandre, Kirana mengangguk.
"Luv U more, honey" senyum Alexandre, Kirana mengangguk menyudahi makannya, meminum coklat hangat hingga tak bersisa, Alexandre merapikan cover agar Kirana segera tidur, berjalan keluar membawa keluar tempat makan Kirana tadi dan mencuci nya.
"ada apa" tatap Alexandre ketika seseorang menghampirinya, Daniel memberikan laporan yang baru saja di terimanya. Membuat Alexandre terdiam lama menatap langit yang terlihat indah ditaburi bintang yang bersinar, ia memejamkan netranya merasakan energi yang di re charge dengan sempurna.
"apa dia tau keberadaan Kirana" tanya Alexandre, Daniel mengangguk tanpa suara.
"karena big disini maka dia tidak berani mengambil langkah untuk melukainya, Jack dan Pras sudah membereskan klan yang membantu mereka kemarin, Sean menyadari beberapa orang yang bergantian mengamati Kirana"
"Dek" ketuk Momi pelan, Alexandre bergerak memicingkan netranya melihat ponsel yang tergeletak disamping, melihat waktu yang sudah beranjak siang. Ia berjalan pelan menuju pintu karena Momi Kirana mengetuk pintu.
"ya, Mom" buka pintu Alexandre.
"maaf, membangunkan kalian. Tapi nanti sore Momi akan pulang, takutnya momi tidak bisa melihat kalian sebelum berangkat" senyum Momi. Alexandre mengangguk "sure, Mom, let me tell her"
"Ok, ini juga sudah jam 11 siang. Kalian harus makan" kata Kaila, Alexandre mengangguk menutup pintu pelan. Ia menepuk pantat Kirana yang terbalut cover bed duduk di tepian.
"yang, Popi dan Momi mau kembali ke Indonesia" kata Alexandre, Kirana membuka netranya dengan cepat "apa mau pulang sekarang"
__ADS_1
Alexandre mengangguk pelan membantu Kirana berjalan ke bathroom "isshh, aku susah untuk berjalan tegak, kaki ku gemetaran" cengkeram bahu Kirana, Alexandre tersenyum menahan cengkraman istri kecilnya itu, tak butuh waktu lama mengangkat tubuh Kirana masuk bathroom.
"makasih, Mom" duduk Kirana menerima makanannya, Alexandre duduk disamping nya meminum air mineral hingga tak bersisa, Kirana memakan dengan pelan. "yang" toleh Alexandre, Kirana menyuapi suaminya yang mengunyahnya pelan.
"apa mau makan itu" tunjuk Alexandre, Kirana menunjuk makanannya menggeleng. Alexandre meraih peralatan makan Kirana dan berganti menyuapi istrinya, "lagi" tanya Alexandre, Kirana mengangguk menunjuk menu makanan lainnya.
"selama Popi dan Momi nggak ada jika akan bepergian harus memberitahu satu sama lain, jangan lupa untuk setidaknya membawa satu penjaga" pandang Pram, Kirana mengangguk.
"tidak ada laporan dari mereka saat kalian ngilang tanpa ada penjaga" ingatkan Pram, Kirana nyengir mengunyah makanannya.
"dan satu lagi, jangan matikan ponsel kalian saat tidak bersama, takutnya Popi atau Momi menghubungi kalian tidak ada yang menjawab" kata Pram, Pramana manggut-manggut.
Kaila melihat anak-anaknya lengkap berkumpul makan bersama tersenyum lebar dengan hati yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata saking senangnya.
"Mom, aku ingin itu" kata Wilaga menyodorkan tempat makannya, Kaila meraihnya dan mengisi lagi hingga setengah porsi
"mungkin minggu ini akan ada kegiatan kampus" kata Wijaya, Pram mengangguk.
"bolehkah saat free pergi ke beberapa tempat" tanya Pramana, Pram mengangguk mengiyakan.
"do anything U likes guys, Popi tidak akan melarang but at least bawa penjaga sebagai teman" kata Pram, mereka mengangguk mengerti.
Hai.... hai.... hai..... all readers dukung terus karyaku yaa.... terimakasih banyak sebelumnya. Selamat membaca sembari ngopi ditemani sepiring pisang goreng bertabur coklat keju...
luv.... luv.... luv U all readers se kebon pisang goreng. terimakasih banyak sudah selalu mendukung karyaku. terimakasih.....
__ADS_1
stay healthy all...