
Untung saja jalanan Jakarta sedikit terasa lenggang, karena pada jam ini orang -orang masih berada di tempat mereka bekerja, sehingga tidak membutuhkan waktu lama mobil yang membawa Keyla dan Gerry kini memasuki pintu gerbang yang baru saja di buka oleh petugas keamanan di rumah Gerry.
Gerry dan Keyla keluar dari dalam mobil kemudian berjalan menuju pintu rumah yang tertutup rapat. Sopir pribadi Ayah Han sedang mengeluarkan barang-barang dari dalam mobil untuk di bawa kedalam rumah di bantu oleh petugas keamanan.
"Wellcome Home Keyla." Teriak Anggun dari dalam rumah ketika Gerry dan Keyla baru menginjakkan kaki mereka di dalam rumah.
Bukan hanya seluruh keluarga Gerry yang mennyambut kedatangan Keyla, tapi anak-anak dan ibu pengurus panti juga berada di sana, menyambut wanita yang sudah memberi kehidupan pada mereka selama ini. Saat di Paris, Gerry sudah meminta Anggun untuk mengurus semua ini saat mereka kembali.
"Terimakasih." Bisik Keyla pada suaminya. Dia tahu siapa yang sudah melakuakan hal sebaik ini. Sepertinya kebahagiaan selalu datang menyapa seakan tidak ada habisnya karena laki-laki yang berdiri disampingnya ini. Sungguh dia sangat bahagia, pigura besar dengan gaun putih dengan menara Eiffel sebagai latarnya kini tergantung di dinding rumah Gerry. Ada bebrapa fotonya bersama Gerry dengan ukuran sedang juga terlihat sudah tegantung di beberapa bagian dinding diruangan ini. Anggun dan mama Nia menyiapakan semuanya dengan sangat baik.
Melihat mata yang selalu menatapnya sendu kini sudah berkaca-kaca, Gerry segera membawa tubuh istrinya kedalam pelukannya, dan Keyla sudah sesegukan karena tidak bisa lagi menahan haru di dadanya. Mama Nia juga ikut mendekat kearah Putra dan menantunya untuk memberikan usapan lembut di punggung Keyla.
"Selamat datang di keluarga kami sayang, keluarga kami sangat banyak kekurangan dan mama harap kamu bisa menjadi pelengkap kekurangan kami." Ucap mama Nia tulus. Dia ikut merasa bersalah dengan apa yang sudah menimpa menantunya ini. Suami dan Putranya sama-sama pernah melukai gadis sebaik ini.
"Terimakasih sudah menerimaku dengan baik Ma." Jawab Keyla setelah berhasil membersihkan sisa-sisa air mata di pipinya.Kini tubuhnya menyambut pelukan hangat dari mama mertuanya.
Mama Nia mengangguk sembari tersenyum hangat pada menantunya setelah melepaskan pelukan mereka.
"Semoga bahagia selalu menyertaimu Key, jangan khawatirkan apapun kami akan selalu membantu dan mendukungmu." Kali ini robby yang bebicara. Dokter yang meyelamatkan nyawanya beberapa tahun lalu memang sangat jarang terlihat berbicara dan Keyla merasa sangat terharu lagi-lagi Dokter ini memberikan semangat juga dukungan untuknya sama seperti dulu.
"Terimakasih Dokter Roby." Jawab Keyla. Sambil mengecup pipi bocah laki-laki yang berada dalam gendongan Robby.
"Selamat datang di rumah aunti." Ucap Kevin dengan binar senang di matanya karena mendapat ciuman dari Keyla.
__ADS_1
"Maafkan Papa nak, maaf pernah membuat kamu terluka. Maafkan papa dan putra papa ini pernah membuatmu menderita." Sanjaya ikut mengungkapkan penyesalannya. Dia sangat menyesal telah melukai Keyla, apalagi Handoko sama sekali tidak membalas penderitaan yang dialami putrinya, padahal bisa saja orang sekuat Han dengan mudah membuatnya membusuk di dalam penjara, namun kenyataanya justru sebaliknya, Handoko bersedia menjamin kebebasan bersyaratnya. Dan setelah mendengar penjelasan dari Anggun dan menantunya tentang apa yang sudah menimpa Keyla di Paris beberapa tahun lalu karena perbuatan putranya, membuat Sanjaya semakin merutuki dirinya sendiri.
"Lupakan semuanya pa, kita akan memuali semuanya dari awal lagi. Dan terimakasih sudah menerimaku dengan baik di keluarga ini. Jawab keyla tulus. Dia benar-benar ingin melangkah tanpa beban dikehidupan pernikahan, jadi dia ingin melupakan semua yang sudah terjadi di masalalu.
Anggun membawa Ibu dan anak-anak panti yang dari tadi sangat ingin menyapa Keyla namun karena ada drama keluarga di depan mereka, akhirnya hanya bisa memilih untuk tetap diam di tempat mereka.
Keyla sudah berjalan mendekati ibu panti yang selama ini membantunya mengurus anak-anak asuhnya. Ibu Zahra mengucapkan selamat dan do'a kebahagiaan untuk pernikahan Keyla dan Keyla meminta maaf karena tidak sempat memberi kabar. Semuanya mendadak, pernikahan mereka seharusnya masih satu bulan lagi namun semua sudah di siapkan dengan matang oleh laki-laki yang kini sudah duduk bersama papa dan dokter Robby.
Anggun dan Mama Nia membantu Keyla untuk membongkar barang-barang yang sudah Keyla siapkan untuk anak-anak panti. Karena berhubung anak-anak panti sudah disini, Keyla tidak harus pergi ke Pantia Asuhan lagi. Rasa lelahnya menguap entah kemana setelah melihat wajah bahagia dari anak-anak asuhnya setelah menerima bingkisan yang dibelinya dari Paris.
Tidak terasa beberapa jam sudah berlalu, Gerry sudah menyewa sopir untuk mengantar anak-anak dan pengasuh kembali ke panti asuhan.
Hari sudah menjelang malam, Anggu dan Robby juga putra mereka sudah kembali kerumah mereka, begitupun papa dan mamanya juga sudah kembali kerumah utama.
Keyla sudah meminta mama dan papa mertuanya itu untuk menginap di rumah mereka, namun mama Nia menolaknya dengan alasan tidak ingin mengganggu pengantin baru.
Mendapatkan cinta yang begitu banyak dari orang yang kita cintai , sungguh itu sangat membahagiakan dan tidak semua orang seberuntung itu. Menikah dan hidup dengan orang yang mencintai kita selama bertahun-tahun, menyimpan nama kita di tempat terbaik dihatinya, apakah ada orang lain yang seberuntung Keyla ? yah gadis yang rela menukar selaput darahbya dengan sebuah masa depan yang cerah kini sangat beruntung karena merasakan hal itu. Transaksi itu adalah awal dari takdir yang sudah Tuhan gariskan dalam cerita kehidupannya.
Namun ketahuilah, tidak akan ada pelangi yang indah jika hujan dan mendung tidak datang menyapa cerahnya matahari. Semua kebahagiaan yang dia rasakan sekarang, adalah sebuah hadiah karena sudah mau bersabar dengan penderitaan dan pahitnya kehidupan. Tuhan akan menyiapkan semuanya dengan indah di waktu yang tepat itu benar adanya, dan kini Keyla sedang merasakannya. Semua orang pernah melakukan kesalahan, namun semua orang juga memiliki pilihan untuk memperbaiki semuanya.
"Love you my husband." Kecup Keyla dada bidang yang masih terbungkus kemeja. Dada yang akan selalu menjafi tempat ternyamannya.
"Love you too my wife." Bisik Gerry maaih dengan hujaman kecupan di puncak kepala Keyla.
__ADS_1
Beberapa saat hening kembali mengambil alih ruang tamu yang masih terlihat berantakan setelah pesta penyambutan yang di rencanakan oleh suaminya. Keyla masih meringkuk nyaman di dalam dekapan Gerry, hanya tangan milik suaminya yang terus bergerak memberiakn usapan-usapan lembut di punggungnya.
"Aku punya hadiah untukmu." Kata Gerry.
Mendengar apa yang baru saja di ucapkan suaminya, Keyla segera membawa wajahnya dari tempat ternyamannya untuk menatap wajah Gerry.
"Hadiah apa ?" tanya Keyla antusias.
"Hadiahnya besok, sekarang kita harus tidur." Jawab gerry membuat Keyla cemberut. Gerry hanya terkekeh melihat wajah cemberut yang baru kali ini dia dapati dari istrinya. Ah mungkin kedepannya akan ada banyak lagi ekspresi yang akan dia dapati dari wajah datar ini. Gerry mengangkat tubuh mungil itu kedalam pelukan, kemudian membawanya masuk kedalam kamar.
"Baiklah, besok dan bayarannya juga belum bisa di lakukan malam ini." Kecup Keyla di bibir laki-laki yang kini sudah membaringakan tubuhnya di atas ranjang yang sudah di hias sedemikian rupa.
Sejak tadi dia belum masuk kedalam kamar ini, dia akan benar-benar berterimakasih pada kaka iparnya karena sudah menyiapkan ini. Ah rasanya rugi sekali jika todak menggunakan kamar pengantin ini sebagaimana mestinya.
Dan semua lelah yang bersarang di tubuhnya ikut terbang bersama dengan di raihnya puncak kenikmatan. Kamar pengantin dengan kelopak bunga mawar sudah berhamburan kemana-mana, ikut terjun bebas di lantai mengikuti pakaian yang tadi terpasang rapi di tubuh keduanya.
****
Gerry^Keyla
Hadiahnya besok, bayarannya malam ini.
Author^Readers
__ADS_1
Bayaran malam ini, hadiah like, koment dan votenya besok ya ❤
Terimakasih sudah membaca, sungguh aku sangat senang dua hari ini karena sudah banyak banget yang membaca cerita receh aku ini. Love kalian dan tetap sehat 🤗❤