Girl Love Story'

Girl Love Story'
BAB 10 : Jo Sakit


__ADS_3

Dua hari kemudian Lovely menjalani latihan tanpa adanya Jo. Anehnya Lovely jadi malah merindukan Jo. Dan yang gilanya lagi, ciuman Jo di mobil waktu itu terbayang terus di benak Lovely!


Kini malah Jo yang menghilang. Tak ada WA atau pun telepon. Lovely ingin sekali bertemu Jo! Bagaimana ini?! Lovely mencoba latihan sebaik mungkin. Kalau tidak, Ken bisa bawel! Untungnya latihan berjalan lancar. Tapi Jo masih saja belum nampak! Lovely buka tasnya, melihat HP nya tapi masih saja belum ada pesan dari Jo. Mana mungkin Lovely harus mendatangi tempat latihan anak putra untuk bertemu Jo?


"Olaf, gak nengokin Jo?" tiba-tiba Ken mengagetkan Lovely.


"Nengok Kak Jo?" tanya Lovely.


"Iya. Tadi pagi Mama nya Jo nelepon ke Klub. Kebetulan aku yang angkat. Katanya Jo sakit dan udah dua hari ini ada di rumah sakit"


Wajah Lovely langsung pucat! "Aku gak tahu! Kemarin malam dia masih telepon aku. Tapi emang suaranya serak"


"Jo gak menghubungi kamu? Bilang dia sakit?"


"Enggak..."


"Mau nengokin dia?"


"Aku gak tahu rumah sakit nya"


"Ayo aku antar"


"Apa?!"


"Aku antar. Aku tahu kok rumah sakit nya"


"Apa? Kak Ken mau antar aku ke rumah sakit?"


"Iya, aku anterin! Emang kenapa? Gak mau? Ya udah!"


"Eh, mau kok, ayo!" kata Lovely walau kaget. Kok bisa Ken jadi baik dan mau mengantar Lovely nengok Jo?


"Ya udah, ayo!" Ken jalan duluan. Lovely mengikuti nya dengan dada berdebar-debar.


Jo sakit? Kenapa? Jangan-jangan gara-gara bertengkar dengan nya?!


Ken mengajak Lovely naik mobilnya. Serasa mimpi berada semobil dengan pelatih yang sering bertengkar dengan nya itu. Di lihat dari samping Ken tampak tampan sekali!


Ken diam saja. Tetap dingin.

__ADS_1


"Kak Ken, aku minta maaf ya... Minggu-minggu ini sering bertengkar sama kamu" kata Lovely coba mencair kan kebekuan di antara mereka. Ken melirik sedikit, lalu tersenyum tipis. Ya ampun! Kalau Ken senyum ternyata beda banget! Manis!


"Aku kira kamu udah benci beneran sama aku" kata Ken.


"Enggak kok. Aku gak pernah benci sama Kak Ken. Justru aku mengidolakan Kak Ken, bersama Kak Mark. Kalian udah jadi kebanggaan buat aku!" kata Lovely tulus. Karena di luar sifat tengil dan galak nya, Ken benar-benar seorang atlet hebat!


Ken menatap Lovely tajam. Saat itu mereka sudah sampai di depan sebuah rumah sakit besar. "Kita udah sampai" kata Ken.


Lovely hendak keluar, tapi Ken berkata lagi "Lovely. Kamu mengidolakan aku, membanggakan aku. Tapi kamu hanya mencintai Jo kan? Hanya Jo!"


Lovely mengerutkan keningnya. "Maksud Kak Ken?" tanya Lovely. Tapi Ken tak menjawab, malah mendahului Lovely turun dari mobil. Lovely buru-buru menyusulnya.


Rumah sakit itu besar sekali. Lovely sampai pusing karena di ajak naik lift sampai lantai 19! Jantung Lovely makin berdebar. Antara kaget dan takut. Hingga akhirnya mereka masuk ke sebuah kamar rawat.


Disana ada dua orang yang sedang menunggui Jo yang tampak terbaring pucat di ranjang perawatan. Papa dan Mama Jo. Papa nya tinggi besar dan Mama nya yang cantik dengan kulit yang putih. Sekarang Lovely tahu, Jo berperawakan seperti Papa nya tapi wajahnya manis seperti Mama nya.


"Sore Om. Sore Tante" sapa Ken.


"Hai, sini Ken" Mereka ramah sekali lalu bersalaman dengan Ken.


"Ini siapa? Pacar?" tanya Papa Jo.


"Bukan! Bukan! Saya..." Lovely menggeleng panik saat di sebut pacar Ken.


"Saya calon murid di SMU Cahaya Pelita. Nama saya Lovely. Saya juga anak seorang pelatih senior di klub" kata Lovely coba memperkenalkan diri nya.


"Oh kirain pacar nya Ken. Cantik sekali kamu sayang" kata Mama Jo.


"Makasih" kata Lovely senang.


"Kalau buka pacar Ken. Gimana kalau sama Jo aja sayang?"


"Hah!" Lovely kaget sekali mendengar Mama Jo bicara begitu!


"Iya, sama Jo aja. Nanti kalau kamu sudah resmi jadi murid di sana kan kamu bisa jadi pacar Jo"


Lovely bingung sampai tak bisa menjawab


"Mama, udah jangan di godain Lovely nya. Kasihan tuh dia malu. Jo memang sebentar lagi 20 tahun. Harus mulai belajar berkencan. Jangan terlalu keras latihan" kata Papa Jo. Ken tampak bete!

__ADS_1


"Jo sakit apa Om?" tanya Ken.


"Tadi pagi Jo mau ke Klub. Katanya ada jadwal latihan. Tapi Om lihat dia pucat, terus Om larang pergi. Eh dia maksa. Pas mau naik mobil malah ambruk! Badan nya panas sekali. Kami langsung bawa kesini" tutur Papa Jo.


"Kayak nya Jo kecapean. Sepulang dari Surabaya dia tampak gak semangat. Di kamar terus..." tambah Mama Jo.


Lovely jadi sedih melihat Jo terbaring pucat begitu. Lovely jadi merasa bersalah sudah marah pada Jo karena Jo mencium nya waktu itu. Jangan-jangan sakitnya Jo gara-gara dia!


Lovely dekati ranjang rawat Jo lalu menyentuh lengan Jo. Panas sekali! Ada infus juga di tangan nya. Lovely merasa hati nya sakit sekali.


"Kak Jo belum bangun dari pagi Tante?" tanya Lovely.


"Tadi siang sempat bangun sebentar lalu minum susu, terus tidur lagi. Katanya kepalanya sakit" tutur Mama Jo.


"Kasian banget..." kata Lovely lalu membelai lengan Jo.


Ajaib nya mata Jo perlahan terbuka dan langsung beradu pandang dengan Lovely!


"Lovely..." desis Jo.


"Hai" sapa Lovely ramah.


"Love sayang... Kamu disini?"


Dan rasanya Lovely malu sekali hingga mau kabur dari situ! Sementara Jo langsung duduk dan matanya menatap tak percaya.


"Jo, kamu kenal Lovely?" tanya Mama Jo.


Jo menatap Mama nya. "Iya Ma. Ini Lovely, pacar masa depan nya Jo!"


"Oh ya?" Mama Jo langsung memeluk Lovely! "Jadi kamu calon pacar Jo? Kenapa gak bilang dari tadi? Jo memang gak salah pilih! Kamu cantik banget! Tante senang sama kamu!" kata Mama Jo.


Lovely kaget sekali. Malu. Bingung...


Papa Jo merangkul bahu Lovely. "Makasih ya kamu mau nengokin Jo dan udah mau jadi calon pacarnya. Kalau Jo manja, kamu maklumin aja ya? Jangan marahin Jo ya. Om titip kebahagiaan masa muda Jo sama kamu" kata Papa Jo.


"I... Iya Om..." kata Lovely gugup.


"Bagaimana ini?! Urusan nya jadi ribet gini" batin Lovely panik! Kebahagiaan Jo? Yang ada Lovely malah menyakiti Jo. Galak dan tidak mau memaafkan Jo! Hingga akhirnya Jo jadi sakit begini. Padahal tadi kata Papa Jo

__ADS_1


'Jangan marahin Jo ya'


Belum habis rasa kaget Lovely karena perlakuan Mama Papa Jo yang tak di sangka terdengar Jo merengek "Papa, Mama, sinihin Lovely nya! Jo kangen banget sama dia!"


__ADS_2