
Jo kini benar-benar tidak menemui Lovely. Menelepon atau kirim pesan pun tidak. Padahal besok dia akan berangkat ke Newzealand. Tapi Jo bertahan untuk tidak menghubungi Lovely. Sesuai permintaan Papa Lovely.
Jo sadar dia sudah berbuat salah. Kemarin dia sudah berbuat kasar pada Lovely. Dia sudah berani menyentuh dada Lovely hingga gadis itu menangis bersimbah air mata. Kenapa Jo tidak bisa menahan diri untuk tidak menyentuh Lovely?! Apalagi jika Jo sudah merasa cemburu pada cowok lain.
Sementara Jay juga sudah menghubungi Lovely. Jay sudah tidak bisa menghindar dan membohongi diri sendiri lagi. Dia benar-benar mencintai Lovely! Saat video call dengan Lovely, Jay mengutarakan perasaannya.
"Aa Jay maafkan Mama ku ya?..." kata Lovely saat Jay video call dengan nya.
"Gak papa Non... Dia begitu karena dia sangat sayang sama kamu. Sama seperti Aa. Aa juga sayang banget sama kamu Non. Aa benar-benar jatuh cinta sama kamu. Kamu juga merasa nyaman dengan Aa kan Non?" Jay mengutarakan perasaannya.
"Tapi Aa..."
"St... Udah jangan di jawab dulu. Besok kan Aa berangkat ke Newzealand. Seminggu ini kamu fikirkan dulu saja semuanya. Senin depan Aa pulang. Kamu pilih Aa atau Jo? Aa akan menunggu jawaban kamu"
"Tapi aku sudah berjanji untuk menikah dengan Kak Jo. Aku juga... Aku sudah di cium oleh Kak Jo..."
Jay tersenyum. "Non cantik, janji itu bisa di ingkari! Apalagi Jo juga sudah menyakiti hati kamu. Kalau masalah Jo sudah mencium kamu, Aa tidak perduli. Gak papa. Seandainya kamu sudah pernah tidur dengan dia pun, Aa tetap sayang sama kamu!"
Lovely menjadi bimbang. Dia terjebak di antara dua pilihan. Di satu sisi dia masih sangat mencintai Jo. Tapi selama ini Jo tidak ada saat Lovely butuhkan. Jay yang selalu ada untuk Lovely.
Jo juga mengerikan dan terlalu kasar! Apalagi kalau sudah merasa cemburu pada cowok lain. Lovely tidak yakin apa Jo mampu bertahan untuk tidak memperkosa nya jika masih saja cemburuan seperti ini!
Jay baik, Jay manis, Jay mendatangkan rasa nyaman dan Lovely menyayangi Jay. Tapi Mama tidak akan mengizinkan Lovely untuk memilih Jay!
Saat Lovely bingung seperti itu. Livi datang dan langsung membanting HP nya ke ranjang Lovely! Livi duduk di sofa yang ada di kamar Lovely dengan wajah cemberut.
"Ada apa? Kok dateng-dateng bete?" tanya Lovely.
"Aku sebel sama Kak Ken!" jawab Livi.
"Coba kamu ceritain. Ada apa?"
"Kamu lihat sendiri di HP ku itu!"
__ADS_1
Lovely mengambil HP Livi dari atas ranjangnya lalu melihatnya. Ada foto Ken. Tampaknya sedang makan malam bersama seorang wanita dewasa. Bukan gadis seusia Lovely dan Livi.
"Ini siapa? Tante nya?" tanya Lovely.
"Bukan! Itu bukan Tante nya! Itu Sera! Model seksi! Lihat caption nya! Dia tulis 'bagaimana dengan yang ini?' "
"Kok bisa Kak Ken makan malam dengan nya? Kamu sudah menanyakan nya pada Kak Ken?"
"Belum! Aku tadi malam memang main ke Timezone bersama nya. Tapi aku baru dapat foto itu tadi dari Angela. Dia kirim screenshot nya sama aku. Itu dari Instagram nya si Sera! Kamu ingat Jumat kemarin kita pergi les di antar Kak Ryan? Padahal Kak Ken pergi makan malam bersama wanita itu!"
"Bukannya kata kamu Kak Ken ada acara dengan grup Jetsky Jumat itu?"
"Tapi kamu lihat tanggal di postingan itu. Itu Jumat malam!"
Lovely jadi bingung. Padahal dari tadi dia juga sudah bingung memikirkan Jay dan Jo. Sekarang malah tambah bingung memikirkan masalah Livi dan Ken.
"Aku gak mau ketemu lagi sama Kak Ken!" tekad Livi.
"Aku akan pulang ke Belanda!"
Lovely kaget! Dia langsung memeluk Livi "Jangan dong! Kamu jangan tinggalkan aku lagi!"
"Lalu aku harus bagaimana? Katanya Kak Ken mau menikah dengan ku! Tapi tanpa izin dia pergi makan malam dengan Tante itu!" geram Livi.
"Coba kamu tanya dulu baik-baik. Gimana cerita yang sebenarnya"
"Gak mau! Aku marah!"
"Coba kita temui Angela. Kita bicarakan ini bersama"
"Gak bisa. Angela lagi ada di Bali"
"Aduh gimana dong?!"
__ADS_1
Wajah Livi merah menahan marah. Tapi matanya tidak berkaca-kaca. Lovely segera mengambilkan Livi minuman dingin yang langsung di minum habis oleh Livi. Bahkan botolnya di remas!
"Oya Lovely. Tadi malam Kak Jo kesini?" tanya Livi setelah beberapa saat.
"Iya, Kak Jo kesini. Ada Aa Jay juga" jawab Lovely.
"Apa? Kok bisa ada Kak Jay juga?"
"Aku kemarin pergi kencan bersama Aa Jay ke pasar malam. Kami naik bianglala disana. Pas aku pulang Kak Jo sudah ada disini. Akhirnya aku, Kak Jo, dan Aa Jay di sidang sama Papa"
Livi membelalakkan matanya "Hasilnya bagaimana?"
"Aku meminta jauh dulu dari Kak Jo. Tapi aku juga di minta Mama untuk menjauhi Aa Jay"
"Kamu ingin putus dengan Kak Jo?"
"Enggak sih... Seperti permainan badminton. Kita timeout dulu. Istirahat sebentar sebelum memasuki set kedua"
"Bisa gitu ya?" Livi nyengir.
Lovely mengangguk "Iya lah! Mana mungkin aku putus sama Kak Jo?! Aku sudah di atur oleh Mama ku dan Mama nya untuk menikah dengan si manja itu! Aku tidak bisa berpaling"
"Apakah kamu masih sayang sama Kak Jo?"
"Aku marah sama dia! Dia sudah berani membawa Gilsha naik mobilnya! Dia juga diam saja saat aku di bully fansnya! Eh kemarin dia malah membawa aku ke rumah Oma nya. Dia menyekap aku dan menindih tubuhku! Dadaku di remas-remas! Tubuhnya di gesek-gesek pada tubuhku! Dia mendesah puas di atas tubuhku! Sementara aku menangis tersedu-sedu! Gila kan?!"
"Ih!!!" Pekik Livi mendengar cerita Lovely tentang perlakuan Jo padanya.
"Dia selalu begitu! Walaupun dia belum menelanjangi aku tapi dia terlalu buas untuk aku! Aku mulai berfikir untuk menceritakan semuanya pada Mama. Agar aku di izinkan bersama Aa Jay. Aku membutuhkan Aa Jay! Dia selalu ada untuk melindungi aku! Dia juga ramah pada tubuhku! Di gunung salak itu, kalau dia mau dia bisa saja memaksa untuk mencium ku! Tapi di tidak melakukan nya! Padahal kalaupun aku menolak, siapa yang bisa menolong ku?! Tapi dia terus menjagaku sepanjang malam" tutur Lovely.
"Kamu fikir-fikir aja dulu Lovely" kata Livi.
"Iya Livi, selama seminggu ini aku akan berfikir. Tak ada Aa Jay dan Kak Jo karena mereka pergi turnamen ke Newzealand. Aku akan merasakan. Aku lebih membutuhkan yang mana? Aku mencintai Kak Jo... Tapi aku juga sayang pada Aa Jay..."
__ADS_1